Selingkuh Dengan Mantan Brondongku

Selingkuh Dengan Mantan Brondongku
Tegang


__ADS_3

"Yah, bajuku basah deh" ujar Aldi kesal.


Baju putih milik Aldi pun basah bekas muntahan Aimi.


Tampaknya, Aimi tak menghiraukan keluhan Aldi karena dirinya tak sadar waktu itu. Yang dirasakan Aimi hanyalah rasa panas di seluruh tubuhnya.


"Panas sekali hari ini"


Tanpa disadari, Aimi pingsan di lantai. Aldi yang melihat hal itu dengan cekatan membopong tubuh Aimi dan menidurkannya di ranjang.


Tanpa sengaja, Aldi melihat wajah Aimi yang terlihat sangat cantik hingga dia baru menyadari nya sekarang.


Rasa ingin menyentuh tubuh Aimi timbul dalam pikiran nakal Aldi walaupun rasa itu ditahannya.


"Ah, apa-apa an aku ini?"


"Pikiranku sangat buruk sekali" gumam Aldi sambil berusaha tak memandang tubuh Aimi.


Untuk menghindari pikiran kotornya, Aldi berusaha menutup tubuh Aimi dengan selimut nya.


Namun lagi-lagi, tanpa sengaja saat Aldi menutup tubuh Aimi dengan selimut, Tubuh Aldi jatuh ke ranjang dimana Aimi berada.

__ADS_1


"Ah, dasar sial" gumam Aldi sambil berusaha menghindar dari Aimi.


Di tempat lain, tampaknya, Dio dan Beni sama-sama berangkat ke korea di hari yang sama dengan pesawat yang berbeda. Mereka berdua tak tahu jika mereka sedang berjuang menemui wanita yang dicintai.


"Kak, aku harus segera membawa ku pulang bersamaku" gumam Dio dalam hati.


Tatapan mata Dio seakan layu, karena memikirkan sesuatu hal yang belum tentu dia dapatkan. Hanya saja Dio sedikit lega karena dirinya telah mendapatkan cinta dari seorang Aimi.


Di pesawat yang berbeda, Beni terlihat cemas melihat ke arah jendela pesawat. Dirinya tak sabar ingin segera menemui Aimi. Alamat Aimi sudah ada di tangannya dan hati Beni sangat risau kala itu.


"Aimi, aku akan mendapatkan mu sekarang, dan tak akan aku lepas lagi" ujar Beni sambil mengamati jam tangan nya yang masih menunjukkan pukul 7 pagi.


Sementara itu, Rudi yang merupakan orang suruhan Beni mulai melancarkan aksinya yaitu menculik Sita agar pergi dari kehidupan Beni selamanya


Akhirnya, Rudi mulai pergi mengikuti kemana pun Sita pergi. Rudi mulai mempelajari kapan Sita sendirian dan saat itulah peran Rudi dipertaruhkan.


Hingga suatu hari, Sita berangkat bekerja sendirian. Tak ada Hendra di samping nya.


Rudi menghela nafas dan memanggil teman-temannya karena saat itulah waktu yang sangat tepat untuk menyingkirkan Sita dari kehidupan Beni.


Mobil Rudi akhirnya melaju dengan kencang, menyusul mobil Sita yang terlebih dahulu berada di depannya.

__ADS_1


Setelah berhasil mengejar mobil Sita, Rudi dengan sigap menghadang mobil Sita dan karena terkejut, Sita mengerem mobil nya secara mendadak.


"Hem, ada apa ini?"


"Mengapa ada mobil hitam di tengah jalan dan menghalangi jalanku?" gumam Sita salam hati.


Sita pun segera turun dari mobil dan mulai menghampiri mobil Rudi yang mencoba menghalangi jalannya.


Sebelum Sita sampai menuju mobil Rudi, tiba-tiba, 3 orang lelaki dengan menggunakan penutup wajah datang menghampiri Sita dan langsung membekap tubub Sita hingga Sita tak bisa bergerak lagi


"Lepaskan"


"Siapa kalian?"


"Ada apa ini?" jerit Sita sambil berusaha melepaskan genggaman tangan preman yang hendak menculik nya


"Sudahlah"


"Ikuti saja kami" ujar salah satu preman itu.


Sita tak bisa berbuat apa-apa. Tangan preman itu begitu kuat memegang tangannya.

__ADS_1


Bersambung


Tunggu episode selanjutnya


__ADS_2