Selingkuh Dengan Mantan Brondongku

Selingkuh Dengan Mantan Brondongku
Dio dan Beni


__ADS_3

Sementara itu di bandara korea, tampak Dio berjalan cepat menuju ke sebuah tempat dimana disitu sudah ada orang yang akan mengantarkannya ke rumah Aldi.


Sebelum sampai di rumah Aldi, Dio terlebih dahulu menelepon Aldi dan tampak nya Dio serius melihat ponsel nya itu.


"Kring.." Aldi, kau ada dimana sekarang?" tanya Dio sambil melihat ke arah jalan dimana jalan itu menuju ke arah rumah Aldi.


Aldi yang saat itu masih mabuk bersama Aimi terkejut mendengar panggilan itu berasal dari Dio, teman nya dari Indonesia yang berkunjung ke tempatnya.


"Ahz, kenapa sih Dio menelepon aku pagi-pagi sekali"


"Mana Aimi belum bangun" ujar Aldi kesal.


"Tak biasanya dia datang ke korea sesering ini, apa dia uda gak da kerjaan di indonesia?" Setahuku dia kerja di sana sebagai dokter obgyn dan pasien nya sangat banyak, kenapa dia sesempat ini berkunjung ke korea?" gumam Aldi terus berpikir tentang gelagat Dio yang mulai aneh di matanya.


"Halo,, Aldi, kok gak jawab sih" ujar Dio kesal.

__ADS_1


Aldi yang sejak tadi bengong memikirkan alasan mengapa Dio meneleponnya mulai berusaha menjawab pertanyaan sahabat nya itu dengan berkata


"Oh ya Dio, aku berada di rumah sekarang"


"Kau terlambat datang ke acara ulang tahun ku, sekarang aku sedang bersama Aimi, asisten pribadiku"


"Dia tampaknya tak pernah mabuk ya?" Lihatlah sekarang, setelah meminum minuman yang aku berikan, dia langsung mabuk tak sadar sampai sekarang, dan dia ada di kamar, ha ha ha" ujar Aldi sambil melihat respon Dio menanggapi ucapannya kala itu.


Mendengar ucapan Aldi, Dio tampaknya marah karena Aimi mempunyai penyakit asma, dan alkohol bisa memicu penyakit nya kambuh.


"Dreg" hati Aldi sedikit bergetar ketika Dio berkata demikian.


"Secemas itukah Si Dio pada sosok Aimi?" Apakah dia datang ke korea hanya untuk bertemu dengan Aimi saja dan bukan datang ke acara ulang tahunnya?" Hati Aldi mulai memikirkan hal-hal diluar batas nalar nya.


Hingga akhirnya Aldi berkata

__ADS_1


"Tenang Dio, Aimi baik-baik saja dan sekarang ama bersamaku" ujar Aldi menahan diri.


Ucapan Aldi rupanya tak bisa membuat Dio tenang, dengan wajah yang gugup, Dio segera meminta sopir taxi nya untuk mempercepat laju mobil nya.


"Cepat pak, saya terburu-buru nih" pinta Dio dengan wajah yang menunjukkan kecemasan.


Sopir taksi pun segera mempercepat mobil nya dan melaju ke arah dimana Aldi dan Aimi berada.


Sementara itu, Beni juga saat itu sedang berada di korea. Dia juga sampai di korea, namun lebih lambat dari Dio.


Beni masih berada di bandara dan melihat situasi negara itu. Tampak nya Beni baru pertama kali ke korea dan terlihat Rudi ada di sampingnya.


"Tuan Beni, kita sudah berada di korea, aku sudah mencari keberadaan nyonya Aimi dan ternyata nyonya Aimi berada di rumah seorang warga Indonesia yang berprofesi sebagai dokter" ujar Rudi sambil menunjukkan data akurat tentang Aimi.


Beni mulai melihat data yang diperlihatkan Beni kepadanya. Dengan mata sedikit berkaca-kaca, Beni mulai berjalan menuju ke sebuah tempat makan yang ada di dekat bandara.

__ADS_1


"Rudi, kita makan dulu saja, bukankah alamat Aimi sudah jelas?" Setelah makan, kita langsung saja menuju ke sana" ujar Beni pada Rudi.


__ADS_2