Selingkuh Dengan Mantan Brondongku

Selingkuh Dengan Mantan Brondongku
Kegundahan Aimi


__ADS_3

Ajakan Hendra rupanya membuat hati Sita sedikit bergetar.


Karena tak ingin terlambat kerja di kantor, Sita akhirnya menyanggupi permintaan Hendra yaitu mandi bersama.


"Baiklah Hendra"


"Kalau begitu, aku akan mandi bersamamu" jawab Sita sambil membuka bajunya lagi


Sita mulai sedikit percaya diri dihadapan Hendra karena telah terbiasa.


Di dalam kamar mandi, Hendra dan Sita mulai bersenda gurau hingga Sita melupakan kesedihannya untuk sementara waktu.


Di tempat lain, Aimi yang telah selesai berbelanja bersama Aldi mulai gelisah karena Aldi mulai protektif kepadanya.


"Aimi, ayo cepat"


"Belanjanya jangan lama-lama"


"Kamu kan harus memasak terlebih dahulu" ucap Aldi pada Aimi yang saat itu berada di samping nya.


"Hem, baiklah tuan" jawab Aimi singkat


Mereka berdua akhirnya kembali ke rumah kontrakan Aldi.


Sesampai di rumah kontrakannya, Aimi segera memasak dalam jumlah yang banyak. Malam ini ada beberapa teman Aldi yang akan datang di acara ultah nya.


"Aimi, apa perlu aku membantu mu memasak?" tanya Aldi yang tiba-tiba saja berada di dapur


"Hah, tumben tuan Aldi datang ke dapur"


"Tak biasanya dia seperti ini" gumam Aimi dalam hati.


"Eh, iya tuan Aldi"


"Boleh"

__ADS_1


"Tapi, apa tuan Aldi tidak capek nantinya?" tanya Aimi pada Aldi


"ya gak apa-apa"


"Mumpung aku lagi santai" jawab Aldi sekenanya.


Aldi dan Aimi akhirnya mulai memasak bersama. Hingga saat Aimi memasak, ponsel Aimi pun berbunyi. Tak sengaja Aldi berada di dekat ponsel Aimi dan dirinya melihat foto Dio yang terpampang di ponsel milik Aimi.


"Aimi, Dio menghubungi mu nih"


"Emangnya, apa hubungan mu dengan Dia?" tanya Aldi penasaran


Hati Aldi sedikit kecewa pada Aimi dan Dio karena Aimi dan Dio sama sekali tak menceritakan perihal hubungan dekat mereka kepadanya.


"Oh, Dio?"


"Hubungan ku hanya sebatas teman saja kok Tuan"


"Dia berlangganan baju desain ku" ucap Aimi mencoba menutupi hubungannya dengan Dio


Tak lama kemudian, saat situasi telah tenang kembali, rupanya Ponsel Aimi berdering lagi dan itu berkali-kali hingga Aldi kesal dibuatnya.


Karena kesal, Aldi mulai mengangkat ponsel itu


"Halo, ya Dio?"


"Ada apa kau menelepon Aimi?" tanya Aldi sekenanya


"Wah, kamu Aldi?"


"Mengapa ponsel Aimi ada padamu?"


"Mana dia?"


"Aku ingin bicara sebentar" pinta Dio pada Aldi.

__ADS_1


"Oh, dia sedang memasak tuh"


"Ponsel Aimi sementara aku yang pegang" jawab Aldi pendek


"Dreg" hati Dio sangat panas mendengar jawaban Aldi


"kenapa ponsel Aimi begitu mudah dipegang oleh Aldi?"


"Oh ya Aldi"


"Nanti kalau Aimi ada di samping mu, tolong sampaikan kepadanya bahwa aku meneleponnya" pinta Dio pada Aldi


"Oh baiklah Dio" jawab Aldi pendek


Aldi pun menutup ponsel milik Aimi begitu juga dengan Dio.


"Yah, tuan Aldi kok bilang gtu"


"Padahal, aku kangen banget ama Dio" gumam Aimi dalam hati.


Aldi tampak nya sedikit curiga melihat gelagat Aimi yang gelisah ketika dirinya mengangkat telepon dari Dio


"Aimi, kenapa dengan kamu?"


"Nih, ponsel nya"


"Kalau kau sudah selesai memasak, Kau diminta untuk menghubungi dia"


"Sepertinya ada hal penting yang ingin disampaikan nya" ujar Aldi pada Aimi


"Oh ya tuan" jawab Aimi pendek


Aimi akhinya kembali memasak dan Aldi pun membantunya.


Bersambung

__ADS_1


Tunggu episode selanjutnya


__ADS_2