Selingkuh Dengan Mantan Brondongku

Selingkuh Dengan Mantan Brondongku
Pesta Aldi


__ADS_3

Di korea dimana Aimi berada, terlihat jelas wajah Aldi yang menyiratkan kebahagiaan karena hari itu adalah hari dimana dirinya akan merayakan pesta bersama teman-temannya.


"Tok tok tok" pintu rumah Aldi mulai ada yang mengetuk.


Aimi dengan gerak reflek segera membukakan pintu karena saat itu, posisi Aimi berada di dekat pintu ruang tamu.


"Oh, ya silahkan masuk" Ucap Aimi dengan bahasa korea yang masih belum fasih


Anton segera masuk dan terkejut melihat sosok wanita cantik yang ada di depannya


"Wah, siapa kamu?"


"Apakah kamu pacar Aldi?" tanya Anton pada Aimi yang saat itu berada tepat dihadapan Anton


"Ehm, bu bu..... "


sebelum menjawab lengkap pertanyaan Anton, Aldi langsung merangkul pundak Aimi dan berkata


"Yaw, dia pacarku" ucap Aldi dengan nada keras hingga membuat Aimi dan teman teman Aldi terkejut mendengar jawaban Aldi.


Tak lupa, saat Aldi berkata demikian, dirinya sesekali mencubit tangan Aimi yang dipegangnya agar tak berkata lebih banyak lagi.


Teman-teman Aldi saling berpandangan.


"Apakah ini wanita yang sering diceritakan oleh Aldi kepadaku?" gumam Anton dalam hati.


Anton dan teman wanitanya tampak mematung melihat hal yang terjadi hingga pada akhirnya Aldi membuyarkan lamunan mereka.


"Hei, kenapa kalian bengong"?

__ADS_1


"Ayo, masuk"


"Aku dan Aimi sudah mempersiapkan semua makanan untuk kalian" ujar Aldi sambil menunjukkan beberapa makanan yang memang sudah siap di atas meja.


"Hem, baiklah" jawab Anton pendek.


Mery dan Ani pun juga ikut serta berjalan di belakang anton.


"Wah, enak benar makanan nya?"


"Oh ya, aku bawa minuman hangat untuk kita semua"


"Jarang sekali kita bisa mabuk kalau di indonesia"


"Disini, kita bebas khusus hari ini" ujar Anton sambil mengambil bir dari tas rangsel nya.


"Wah, kau ini seorang dokter masih saja suka minuman ini" ujar Aldi menahan tawa


"Jangan berpura-pura"


"Kau juga sebenarnya suka juga kan?"


"Apa wanita ini yang mempengaruhi mu sehingga kau jadi tak suka?" tanya Anton sambil mencubit pipi Aldi.


"Yah, sudahlah"


"Jangan bicara yang tidak-tidak"


"Ayo, cepat"

__ADS_1


"Makananya nanti uda keburu dingin" ujar Aldi sambil menikmati makanan yang baru saja di masak oleh Aimi.


Mery, Ani, dan anton pun ikut menyantap makanan yang sudah dihidangkan di atas meja.


Kebetulan, mereka belum sarapan sejak tadi pagi sehingga rasa lapar sudah terasa di perut mereka sejak tadi.


Aimi yang melihat semua kejadian ini hanya bengong saja. Dirinya tak menyangka pertemanan Aldi begitu bebasnya.


Sambil melamun, Aimi sampai tak mendengar panggilan Aldi berkali-kali tertuju kepadanya.


"Aimi, ayo ikut makan bersama kami" ucap Aldi pada Aimi


"Oh, iya " jawab Aimi merespon ajakan Aldi.


"Aimi pun bergabung dengan mereka semua dan akhirnya ikut makan bersama. Sesekali Aldi melirik ke arah Aimi.


"Wanita ini hanya merespon datar saja"


"Aneh sekali"


"Aku berhutang banyak padanya" gumam Aldi sambil menikmati hidangan yang ada di depannya.


Sementara itu, Dio tampak gelisah karena Aimi tak kunjung meneleponnya. Dalam hati Dio dirinya ingin kembali menemui Aimi dan membawa nya pulang bersamanya.


"Hem, aku tak tahan lagi dengan sikap kak Aimi terhadapku"


"Dia telah mendapatkan semuanya dariku"


"Keperjakaanku sudah aku serahkan kepadanya"

__ADS_1


"Aku tak boleh menyerah dan harus mendapatkannya" gumam Dio sambil terus menerawang jauh membayangkan sosok Aimi yang menari di matanya..


__ADS_2