Selingkuh Dengan Mantan Brondongku

Selingkuh Dengan Mantan Brondongku
Terluapnya hasrat


__ADS_3

Aimi langsung mengangguk kan kepalanya menanggapi permintaan Dio. Bagi Aimi, Dio adalah sosok lelaki yang paling sopan diantara lelaki yang pernah dekat dengannya.


Tanpa menunggu waktu lama, Dio langsung mencium bibir merah Aimi dan Aimi membiarkannya saja.


"Dio, sepertinya kamu sedang dahaga"


"Aku akan memberikan suatu hal yang indah untukmu" gumam Aimi dalam hati


******* bibir Dio mulai menggebu dan mendarat erat di bibir Aimi, dan Aimi menikmatinya.


"Kak, kenapa kamu diam saja?" tanya Dio setelah berhasil mencium Aimi dengan sangat ganas.


"Enggak Dio, lakukanlah sepuasmu"


"Mungkin kamu sudah ingin merasakan tubuhku?" tanya Aimi pendek


"Kak, mengapa kau menjawab seperti itu?"


"Mengapa kau terlihat pasrah kepadaku?"


"Dulu, kau benar-benar menjaga apa yang kakak miliki"


"Sekarang?"


"Kakak seolah sangat murah sekali memberikannya padaku" ujar Dio pada Aimi


Mendengar ucapan Dio yang membuatnya tersinggung, Aimi langsung berdiri mematung.


"Dio, memang harga diriku sudah tak ada lagi di matamu"


"Kau juga sudah tau, semua yang ada dalam tubuhku"


"Jadi, apa yang harus aku tutupi lagi?"

__ADS_1


"Yang jelas, aku gak akan mau kembali ke Indonesia"


"Aku akan tetap di korea dan menjadi asisten Aldi saja"


"Dengan begitu, aku akan lebih tenang" ucap Aimi pada Dio


Dio yang mendengar jawaban Aimi mulai tertunduk lesu.


"Jika kau tak mau kembali, berati kak Aimi akan bercerai dengan Beni?" tanya Dio serius


"Dio, aku takut dengan perangai Beni"


"Dia selalu memaksaku"


"Aku tak suka itu" ucap Aimi pada Dio


Sambil bercakap-cakap, Tubuh Dio mulai mendekat ke arah Aimi. Gairah Dio mulai memuncak kala itu. Wajah Dio memerah seakan dirinya sudah sangat siap jika dirinya bercinta dengan Aimi


Aimi mulai pasrah dengan segala apa yang dilakukan oleh Dio kepadanya. Satu persatu pakaian Aimi mulai terlepas. Gunung kembar milik Aimi pun terlihat dengan jelas.


"Kak, tubuhmu terluka?"


"Apa Beni memperlakukan kamu dengan sangat kasar?" tanya Dio sambil melihat beberapa luka yang ada di seluruh tubuh Aimi


Aimi terdiam dan tak menjawab pertanyaan Dio.


Setelah lima menit Aimi terdiam, Aimi mulai menjawab


"Ya Dio"


"Dia selalu memaksa saat tubuhku tak bisa melayaninya"


"Aku tak kuat lagi jika bertemu dengannya lagi" ucap Aimi jujur

__ADS_1


"Dasar Beni"


"Aku tak bisa memaafkannya" gumam Dio dalam hati


Aimi bersandar di dada Dio yang bidang. Sepertinya malam itu Aimi terlihat pasrah pada sosok Dio.


Senjata Dio mulai menegang, dan tubuh Dio yang masih perjaka itu mulai menggerayangi tubuh Aimi.


"Kak, bolehkah aku melakukannya kepadamu?" tanya Dio pada Aimi


"Ya, Dio"


"Lakukan lah sesukamu"


"Aku sayang padamu sejak dulu" ucap Aimi berusaha mencium lagi bibir Dio.


Mereka berdua akhirnya melakukan penyatuan tubuh yang tak semestinya dilakukan.


"Ah, ..."


Dio mengerang dengan keras, karena baru kali ini dia merasakan bercinta dengan seorang wanita.


"Kak, jangan tinggalkan aku lagi"


"Aku akan merebutmu dari Beni"


"Setelah aku pulang dari korea, kita harus menikah" ucap Dio pada Aimi


"Ya Dio"


"Sudah lama, hubungan kita tak pernah jelas"


"Sekarang, aku buktikan kepadamu jika aku telah menyerahkan hatiku kepadamu" ucap Aimi pada Dio

__ADS_1


Rintihan malam itu membuat Suasana kamar hotel sedikit bergairah.


Hentakan tubuh Dio yang gagah membuat Aimi merasakan kenikmatan yang luar biasa. Rasa ini persis dirasakan nya ketika dia bercinta dengan Alex, almarhum suaminya dulu


__ADS_2