
Maya melahirkan bayi perempuan yang sangat lucu yang di beri nama Maria Leona Wijaya.. Yang di panggil Maria ini lahir dengan cara normal... Semua yang bahagia dengan kelahiran anak Leon.
Kini ada dua putri cantik di keluarga besar Wijaya... Anak Denis dan anak Leon... Leon yang melihat persalinan istri nya tidak hentinya mengucapkan terimakasih pada Maya. Dan berjanji tidak akan membuat Maya bersedih lagi.
"Terimakasih sayang." ucap Leon..
"Aku senang kamu selalu di sampingku." ucap Maya...
Semua berebutan mengendong bayi mungil itu... Yang beratnya 2,8kg itu dan panjang 49cm... Bayi itu menangis mencari sesuatu membuatnya tidak nyaman...
Mama Hana menyerahkan bayi itu ke Maya untuk di beri susu sepertinya bayi itu lapar... Jerry dan Jimmy serta Eldon yang dari tadi hanya diam saja, semua tidak sadar kalau mereka cemburu.
"Kenapa kalian.?" tanya David heran apalagi Jerry yang dari tadi di pangku oleh mami nya, Jerry tidak mengizinkan Tiara menggendong bayi mungil itu...
"Mereka cemburu..." ucap Tiara.
"Kamu tidak cemburu." ucap Jerry.
"Lalu kenapa.? " tanya Denis.
"Kalian selalu dekat sama Dede bayi kamu juga mau." ucap Eldon.
"Mami, Eldon juga mau boneka hidup itu yang bisa nangis." ucap Eldon..
__ADS_1
"Eldon Maria itu buka boneka dia adik bayi dulu Eldon juga Segede Dede Maria dan tumbuh tumbuh menjadi besar seperti sekarang." ucap Devi menjelaskan ke eldon.
Setelah 3 hari di rumah sakit Leon yang tidak pernah meninggalkan Maya di rumah sakit .. Kini kak Tia sudah hamil usia kandungan nya sudah masuk 4 bulan...
"May... Bagaimana.?" ucap Billi.
"Bagaimana apa kak.?" ucap Maya.
"Ternyata Leon tokcer juga ya..." ucap Billi.
"Iya emang punya Lo." kata Leon..
"Wei jangan salah boleh coba." ucap Billi.
Vanesa pun sudah di ancam oleh Leon jadi tidak lagi pernah muncul menganggu Maya... Kini Leon dan Maya hidup bahagia... Mereka sebagai papa muda dan mama muda mengurus anaknya sendirian.
Setiap malam maya terjaga Maria rajin begadang karena Maria rajin mengajaknya bermain... Walau Maya sudah mengubah jadwal putrinya itu tetap saja...
"Kamu kenapa Leon.?" tanya Billi.
"Kamu ngapain kesini.?" ucap Leon.
"Gue bosen..." ucap Billi.
__ADS_1
"Lo datang yang tidak tepat." ucap Reza.
"emang ini anak begadang apa jaga pos ronda." ucap Billi.
"Lo nggak Maria itu setiap malam mengajak mereka bermain karena itu anak tau kalo papi nya pulang malam." ucap Reza.
"Hahahaha... Makanya perut si Maya jangan Lo kompa terus..." ucap Billi.
"Lo tau tidak si Maya malah mau lagi punya anak setelah Maria berusia 2 tahun." ucap Leon.
"Wow hebat si Maya hahahaha... Semangat ya bro." ucap Billi.
"Jadi kapan.?" ucap Billi lagi.
"kapan apa.?" tanya Leon dan reza bersamaan.
" kapan kita akan ke proyek di Kalimantan." ucap Billi.
"Aduh gue tidak bisa tinggalkan Maya sendirian mengurus Maya." ucap Leon.
"Maaf untuk tugas ini aku menolaknya karena Tia lagi hamil muda." ucap Reza.
"Iya gw juga gak mau merasa bersalah kalo Ampe terjadi apa apa sama Tia." ucap Leon.
__ADS_1
"Kalau gitu gw aja sendiri kesana.?" ucap Billi.