
Malam ini dengan penampilan seperti ini membuat Leon selalu menelan liurnya... Maya yang merasa sangat dingin sekali dirinya sudah berapa kali mandi di tambah ini malam AC kamar yang dingin.
"Aku rasa tuan muda tidak akan tertarik pada tubuh ku..." ucap Maya dalam hati...
"Mau apa kamu.?" ucap Leon yang melihat Maya berdiri di hadapannya.
"Izinkan aku tidur di sebelah anda tuan." ucap Maya meminta izin.
"What .? kamu menggodaku.? jangan mimpi tubuh tidak menarik...lebih baik aku membayar wanita bayaran di luar sana daripada aku menyentuh tubuh mu." ucap Leon...
Kenapa sakit banget mendengar ucap Leon... Walau tak berdarah tapi kenapa perih banget rasanya...
"Saya hanya merasa dingin tuan bila tidur di sofa dengan baju seperti ini." ucap Maya terlihat banget sangat tidak nyama menggunakan baju ini...
"Kamu sengaja.? agar aku menyentuh tubuh mu." ucap Leon.
"Kenapa tidak kamu ganti baju saja." ucap Leon...
"Kalau ada saya juga akan ganti..." ucap Maya.
__ADS_1
"Wanita licik." ucap Leon.
Maya kesal langsung mengambil kopernya di bongkar semua isi koper itu yang semuanya lingerie... Leon sangat terkejut tapi dirinya menepisnya dan tetap berpikir bahwa Maya sengaja.
"Lalu kamu mau bilang bahwa ada orang yang sengaja mengganti isi koper kamu.?" ucap Leon.
"Terserah anda tuan... Terserah anda mau berpikir apa saya akan tetap tidur di tempat tidur." ucap Maya lalu naik ketempat tidur...
Leon langsung menarik lengan Maya agar tidak berbaring di tempat tidur tapi sayang entah apa yang terjadi Maya jatuh di pelukan Leon kedua gunung kembar itu menempel tak ada jarak seinci di dada Leon... Hidung mereka pun tak ada jarak napasnya pun sangat berasa berhembus di wajah Maya.
Maya yang sudah pasrah dirinya bila di sentuh Leon... tapi sayang semua tidak terjadi sesuai keinginan Maya biar bagaimana Maya juga wanita normal yang butuh sentuhan pria, Leon langsung melempar Maya di sofa. samping tempat tidur.
Leon berbalik sebenarnya dia juga tidak ingin seperti itu pada Maya tapi apa boleh buat ini yang dia bisa lakukan sebelum yakin sama perasaan nya.
"Pakai selimut ini aku Tandi memintanya sama resepsionis." ucap Leon.
"Besok aku akan menyuruh pelayan restoran membelikan mu baju." ucap Leon.
Maya hanya diam dan berbalik badan membelakangi Leon... Air matanya menetes terus sakit sekali Maya menahan agar tidak mengeluarkan suara.
__ADS_1
Sementara Leon melihat punggung Maya walau tak bersuara tapi Leon tahu bahwa Maya menangis...
"Baik... terimakasih." ucap Leon sambil menerima sebuah paper bag...
"Pakailah ini." ucap Leon menyerahkan paper bag itu ke Maya, yang di terima Leon oleh seorang pelayan hotel tadi.
"Terimakasih..." ucap Maya menerima paper bag itu lalu segera masuk ke kamar mandi.
Maya pun selesai mandi melihat Leon yang lagi duduk di tepi tempat tidur sambil bersandar...
"Tuan, apa bisa kita pulang hari ini saja." ucap Maya.
"Kenapa.?" ucap Leon.
"Aku hanya ingin pulang tuan." ucap Maya.
"Tidak bisa, karena ini perintah nenek." ucap Leon.
"Sampai kapan tuan.?" ucap Maya lagi...
__ADS_1
Sebenarnya hari ini adalah hari terakhir yang di suruh nenek tapi Leon sengaja menambahkan 2 hari lagi karena besok dia kebetulan ada meeting dengan klien nya dari Jepang.