
Setelah pemakaman ibu Yuli Hana hanya diam tidak ada kata yang dia ucapkan di acara pemakaman ibu nya Hana ya g terpukul dan murung... Membuat semua merasa sedih termaksud kak Mira dirinya tahu Hana sangat menyayangi ibunya itu...
"Han... Kamu harus kuat masih ada nenek yang lagi berjuang nenek butuh semangat dari kamu." kata kak Mira.
"Kak...hiks... hiks..." Hana menangis, Mira menatap Devan entah apa yang di pikirkan Mira pada Devan... Devan hanya diam lalu mendekat ke Hana dan Mira yang lagi duduk di teras rumahnya yang sempit...
"Van, mama balik, nenek juga kamu harus jaga Hana." ucap mama Tika setelah itu semua anggota Devan balik.
"Aku titip Hana tuan." ucap Mira lalu pergi.
"Tuan... Aku ingin menginap disini." kata Hana yang masih meneteskan air mata.
Setelah berbicara seperti itu pada Devan Hana langsung pergi ke kamar meninggalkan Devan sendirian... Devan merasa bingung harus bagaimana dirinya putuskan langsung pergi dan pulang, di dalam mobil Devan masih terbayang bagaimana saat itu Hana datang ke kantornya dan memohon meminjam uang.
"Aaa... Bodoh... Bodoh..." ucap Devan memukul stir mobilnya itu...
Sesampai di rumah Devan melihat dimana Hana tidur... Membuka laci narkas di sebelah ranjangnya mengambil sebuah map yang di berikan oleh Robby waktu itu... Membuka dan membaca isinya membuat Devan membulatkan matanya...
Isi map itu adalah tentang Hana, alasan Hana menerima pernikahan itu... Riwayat hidup Hana kehidupan Hana dimana ibu dan neneknya berjualan mie ayam di pasar.
__ADS_1
Pagi yang cerah Hana bangun lebih lebih awal dari suara ayam, dirinya siap untuk berjualan mie ayam di pasar setelah menyiapkan semua bahan Hana pergi dengan di bantu Yoga sepupu nya...
"Kak, makasih." ucap Hana..
"Han... Kenapa kamu tidak bercerai saja.?" tanya Yoga pada Hana yang lagi sibuk beres beres menata perlengkapan..
"Kak, aku juga ingin seperti itu.. Tapi kakak tahu pernikahan aku itu karena nyonya Tika, aku takut bila meminta bercerai." ucap Hana.
"Tapi kamu liat, bagaimana dia pada kamu." ucap Yoga.
"Semua sudah di atur tuhan kak, mungkin ini yang terbaik buat ibu kak." ucap Hana.
Hana yang sibuk karena pagi ini banyak pelanggan datang... Niat Hana setelah berjualan dirinya akan pergi kerumah sakit melihat neneknya, sekarang Hana hanya punya nenek yang harus Hana perjuangkan sekuat Hana..
Saat Hana lagi asik menghitung uang terasa ada bayangan yang lagi berdiri, tanpa Hana lihat siapa yang datang.
"Maaf, sudah habis." ucap Hana.
"Han." ucap wanita yang baru datang..
__ADS_1
"Kak Mira, kak Nayla.." ucap Hana yang terkejut melihat dua wanita cantik yang berdiri.
"Han, kenapa kamu tidak pulang.?" ucap Nayla.
"A... Aku, aku harus cari uang kak karena nenek butuh biaya." kata Hana.
"Kamu kan bisa minta Devan." ucap Nayla...
Mendengar ucap itu Hana hanya diam air matanya meluncur deras...Mira langsung memeluk dan mengelus punggung Hana...
"Kenapa Han, apa Devan kasar pada kamu.?" kata Nayla.
Hana hanya menggelengkan kepala tanda tidak...
"Aku hanya tidak mau merepotkan keluarga Kaka lagi nenek adalah tanggung jawab aku kak." ucap Hana.
"Han, nenek kamu adalah nenek Devan kalian sudah menikah." ucap Nayla.
"Kak... Terimakasih." ucap Hana.
__ADS_1