
Leon hanya diam melihat Maya pergi dirinya tidak peduli... Satpam yang melihat Maya keluar sambil menyeka air matanya... Merasa sangat kasian pada Maya.
"Kenapa aku bodoh..." ucap Maya lalu mengeluarkan ponselnya untuk memesan ojek online...
Tak lama ojek online yang di pesan Maya pun datang segera Maya pergi... Satpam yang melihat pun lega karena Maya tidak berjalan sendiri di malam.
Maya sudah tiba di rumah, dirinya langsung masuk kamar ibu dan Sania yang melihat kepulangan Maya...
"Kenapa Bu sama kakak.?" tanya Sania yang melihat kakak nya langsung masuk kamar tidak menyapa dirinya dan ibu.
"Entah, lebih baik besok kita tanya." ucap ibu Erika pada Sania..
ibu Erika pun mengajak Sania untuk tidur... Karena besok mereka harus melakukan aktivitas masing masing...
"Kenapa aku terlalu bodoh...hiks... hiks... hiks..." ucap Maya menangis meratap kebodohannya.
Mengapa dia meminta Leon untuk mengantar dirinya, tapi apa yang Maya takutkan ternyata benar saja bahwa dirinya akan di tinggal begitu saja..
"Kenapa aku tidak menolaknya saat di ajak." ucap Maya pada dirinya sendiri.
Sementara di kamar Leon yang lagi sibuk dengan laptopnya pun tidak konsen memikirkan sikapnya pada Maya tadi...
__ADS_1
"Gimana, apa dia sudah sampai rumah.?" ucap Leon dalam hati memikirkan Maya.
Leon langsung mengambil ponselnya dan menghubungi Reza...
"Hallo... Ada apa ini sudah malam.?" ucap Reza yang mengangkat telepon dari Leon.
"Kamu hubungi Maya tanya apa dia sudah di rumah.?" ucap Leon di sebrang benda persegi yang tipis berwarna hitam... langsung di putuskan sambungan itu tanpa menunggu jawaban dari Reza.
Sementara Reza kebingungan...
"Ada apa sayang, siapa yang telepon.?" tanya Tia.
"Leon, dia nyuruh aku telepon Maya apa sudah sampai rumah.? gitu." ucap Reza pada Tia.
"Hallo...." ucap Reza...
"Aku suruh kamu telepon." ucap Leon tanpa basa basi lagi...
"Aku sudah mengirimnya kenapa tidak kamu yang tanya langsung." ucap Tia ya ponsel Reza Tia yang menjawab.
"Ini perintah." ucap Leon memutuskan panggilannya...
__ADS_1
Akhirnya Reza dan Tia malas berdebat dengan Leon akhirnya Tia menghubungi Maya... menanyakan kabarnya Maya sekarang...
"Hallo, selamat malam kak Tia, ada apa.?.." ucap Maya .
"Kamu lagi dimana.?" tanya Tia.
"Aku di rumah kak, ada apa.?" tanya Maya...
"Tidak ada apa apa... Kamu istirahat saja lah May sudah malam." ucap Tia mengakhirkan sambungannya.
Reza menghubungi Leon memberi kabar bahwa Maya sudah ada di rumah... Leon yang mendengar merasa lega, biar bagaimana dirinya juga masih ada rasa kemanusiaan yang di didik oleh mama Hana.
"Leon jam berapa Maya pulang.? kata satpam nenek tanya kamu tidak .mengantar maya... bisa kamu jelaskan.?" ucap nenek Tika.
"Tidak ada yang perlu di jelaskan." ucap Leon.
Leon langsung pamit dan pergi ke kantor... meninggalkan kakek serta neneknya sarapan.
"Sayang ada apa dengan mereka.?" ucap nenek Tika cemas..
"Sudah kamu jangan terlalu memikirkannya." ucap kakek Daniel.
__ADS_1
"Kalau gitu kenapa tidak kamu percepat saja pernikahan mereka.." ucap kakek Daniel...
"Benar juga ya sayang..." ucap nenek Tika yang setuju apa kata kakek Daniel ... Padahal kakek Daniel hanya asal bicara tapi nenek Tika malah setuju dengan pendapat suaminya itu.