Siapa Aku, Lihat Aku.?

Siapa Aku, Lihat Aku.?
bab 41...


__ADS_3

Aku mendengarkan cerita Nia dari sekolah sampai dia menghayal ingin memiliki suami seperti suami ku... Aku ingi sekali bilang sama Nia bahwa tidak seperti Leon. Tapi aku diam saja karena aku tidak ingin mengecewakan mereka tentang Leon...


"Kak apa nanti malam kak Leon akan kesini.?" ucap Nia bertanya pada ku...


"Sepertinya tidak dek, kak ingi bersama kamu dan ibu tanpa di ganggu siapapun..." ucap ku...


"Tapi kak, sekarang kak Leon bukan orang lain." ucap Nia pada ku...


"Tapi kalau ada kak Leon kakak tidak bisa bersama kamu dan ibu." ucap ku dan Nia akhirnya mengerti...


Aku yakin sebenarnya Leon sangat baik hati... Mungkin hanya pada ku dia berbuat kasar... Selesai bercerita aku dan Nia tertidur siang bersama di kamar ku sampai tak terasa waktu sudah sore, aku keluar melihat ibu yang asik memasak di dapur..


"Ibu masak apa.?" tanya ku yang melihat ibu di dapur.


"Ibu buatkan masakan kesukaan kamu soto ayam." ucap ibu..

__ADS_1


"Asik terimakasih Bu." ucap ku senang.


"Kamu suruh suami kamu makan disini." ucap ibu membuat aku bingung 😕...


"Sepertinya tidak bisa, karena malam dia lembur Bu ada klien dari luar kota Bu..." ucap ku bohong, mungkin tuhan membenci ku karena berbohong pada ibu ku.


"Baiklah..." kata ibu sedikit kecewa...


"Nanti akan aku bawakan saja besok, atau akan aku ajak kesini Bu suatu saat nanti." ucap ku agar ibu tidak sedih...


"Iya Bu..." ucapku lalu mandi..


Sebelum mandi aku menghubungi Kak Tia untuk cuti besok rasanya aku ingin satu malam lagi di sini... Lalu aku menelepon mama Hana untuk meminta izin satu malam lagi aku di rumah ibu ku, rasanya aku masih kangen dan belom siap buat ketemu Leon...Aku rasa sudah cukup izin dari mertua ku dan tidak perlu aku minta persetujuan dari suamiku walau sebenarnya itu harus.


"Bu besok aku masih libur, kita ke pasar ya Bu." ucap ku selesai mandi dan duduk di meja makan sambil menemani ibu dan Nia yang lagi sibuk... Ibu sedang menyiapkan lauk sedangkan Nia sedang mencuci piring...

__ADS_1


" Apa kak Leon kasih kakak untuk menginap 2 malam disini.?" tanya Nia.


"Kakak akan beri tahu, kakak yakin dia pasti setuju." ucap Maya. Sebenarnya Maya hanya mengirim pesan singkat pada Leon bahwa dia akan 2malam di rumah ibunya, meski tidak di balas oleh Leon setidaknya pesan dari ku sudah di baca olehnya. Dan Maya merasa dia sudah dapat izin dari suaminya.


Makan malam tiba aku, ibu dan Nia kami makan bersama di meja makan sambil bercerita... Masa kecil Nia dan ibu sedikit cerita tentang masa kecil ku, aku senang sekali lihat tawa di wajah ibu dan adikku...


"Bu, ibu tau tidak ternyata Leon juga suka soto ayam Bu." ucap ku tiba tiba ada rasa kangen padanya.


"Kalian emang jodoh... Kak nanti aku mau ponakan cowok ya kak ." ucap Nia...


"Hust, kamu ni... Rezeki pilih pilih cowok atau cewek sama saja yang penting ibu sama anaknya sehat selalu." ucap ibu ke Nia...


Aku terdiam, mendengar ucapan Nia yang ingin ponakan laki laki... Seandainya aku hamil apa ayah nya akan menerima anak ini secara Leon sangat membenciku... Dia sangat jijik paa diriku..


"Kamu doain ya dek..." kata ku lalu lanjut makan malam ini aku makan banyak... Entah kenapa aku napsu makanku bertambah...

__ADS_1


MOHON DUKUNGANNYA....


__ADS_2