
Mata Maya yang di tutup dengan penutup mata itu dengan Leon, Leon membimbing istrinya melangkah sampailah mereka di sebuah bangunan sederhana yang sangat terang...
"Sayang dimana ini.?" ucap Maya setelah di buka penutup matanya... Melihat sekitar dan beberapa pelayan yang menyambut dirinya...
"Selamat datang nona." ucap 4 pelayan di rumah itu...
Maya memberi salam balik pada para pelayan tersebut... dengan senyum yang sangat Rahma.
"Salam nona saya Puspa saya kepala pelayan Disni nona." ucap wanita yang sudah berumur sekitar 45thn itu...
"Saya Mona nona, saya yang bertugas di bagian laundry." ucap Mona wanita berusia 35thn itu..
"Aku Dea, dan ini Tiwi kami yang membantu bi Puspa di dapur dan bersihkan rumah ini bersama sama ." ucap Dea yang umurnya terlihat lebih muda dari kedua wanita itu.
Leon merangkul pinggang Maya dan mengajak istrinya ke kamar miliknya...
"Sayang nanti kalau ada apa kamu panggil Bi Puspa dan yang lainnya." ucap Leon..
"Iya... Mohon bantuannya ya bi." kata Maya.
"Mari aku perlihatkan kamar kita." ucap Leon.
__ADS_1
Terlihat foto pengantin miliknya, dan ada sebuah pintu di dalam itu, ya pintu itu terhubung dengan sebuah kamar... Leon mengajak Maya membuka pintu kamar itu... Terlihat sangat lucu ada sebuah ranjang bayi yang sudah di hias.
"Sayang ini.?" ucap paya menutup mulutnya kagum terlihat senang di wajahnya.
"Iya ini kamar bayi kita sayang... Dan bila dia sudah besar kamarnya ada di lantai atas..." ucap Leon.
"Kamu sudah menyiapkannya .?" ucap Maya.
"Iya, aku ingin kamu dan anakku merasa nyaman disini." ucap Leon...
"Terimakasih sayang." ucap Maya lalu merangkul leher suaminya dan mencium bibir Leon... Leon tidak puas lalu ********** lagi bibir Maya sampai miliknya bangun..
"Malam ini kita akan tinggal sini dan tiga hari aku akan meraya kan acara di rumah ini sayang." ucap Leon ...
Melihat tubuh Maya yang polos dan perutnya yang membesar sangatlah seksi... Adegan panas itu terjadi di kamar mandi ini... Selesai permainan itu Maya dan Leon berbaring di tempat tidur sambil Leon memainkan benda kenyal di dada Maya.
Akhirnya hubungan panas itu terjadi lagi, membuat sepasang suami istri ini kelelahan dengan tubuh tanpa sehelai benangpun tertidur di balut selimut..
Akibat pergulatannya semalam sepasang suami istri ini bangun ke siangan...
"Mas, bangun sudah siang." ucap Maya memperlihatkan jam kecil di samping meja.
__ADS_1
"Sebentar lagi." ucap Leon ..
Maya langsung ke kamar mandi membersihkan tubuhnya dan turun untuk sarapan... Selesai mandi terdengar ponsel Leon berdering... Maya melihat siapa yang memanggil tertulis papa Devan.
"Sayang bangun, papa menelepon." ucap Maya.
Leon segera mengangkat ponselnya menjawab panggilan dari sang papa... Selesai berbincang Leon bangkit dan mandi untuk segera pergi ke kantor.
"Sayang aku tidak sarapan kamu sendiri saja." ucap Leon saat pamit dengan Maya di meja makan...
"Tunggu sayang, bawa ini." ucap Maya menyerahkan bekal.
"Makasih ya sayang, kamu jaga mami mu ya jangan rewel papi pergi kerja dulu." ucap Leon di perut buncit Maya...
Saat Maya lagi asik di halaman belakang datanglah mama Hana, nenek Tika dan kak Tasya...
"Mama, nenek dan kakak kalian kesini.?" ucap Maya senang dengan kehadiran mereka.
"Iya sayang... Kamu pasti capek ya." ucap nenek Tika.
"Tidak nek..." ucap Maya.
__ADS_1
"Lain kali jangan sampai ke atas membuat tanda nya." ucap nenek Tika lagi..
Maya bingung apa maksud nenek Tika... sementara Hana dan Tasya hanya ketawa saja.