Siapa Aku, Lihat Aku.?

Siapa Aku, Lihat Aku.?
bab 27...


__ADS_3

Maya yang hanya menunggu di teras rumah meski luna sudah menyuruh nya masuk... Luna berumur 12 tahu jaraknya dengan Nia hanya selisih 1 tahun saja....


( Apa nanti Leon akan seperti ayah ? tidak usah nanti sekarang saja sudah jelas mirip .) batin Maya...


"Maya... Ada apa kamu kesini.?" ucap ayah Ari.


"Kenapa tidak masuk saja.?" ucap ayah Ari lagi.


"Tidak biar Disni saja, aku tidak lama aku hanya ingin sampaikan bisakah anda hadir di pernikahan ku tanggal xxxxx di pulau balik, dan besok bisakah anda sempatkan diri ke butik ini." ucap Maya meyerahkan sebuah kartu nama butik Tia.


"Baiklah, bagaimana kabar Sania.?" ucap ayah Ari.


"Maaf aku harus pulang." ucap Maya lalu pamit...

__ADS_1


Maya tidak banyak bicara pada ayahnya, meski ayah nya sadar tapi tetap mencintai kedua putrinya darah dagingnya sediri saat dirinya meninggalkan Maya saat itu usia Maya baru berusia 12 tahun sementara Sania yang baru berusia 3 tahun... 10 tahun Sania dan Maya bersama ibunya harus tinggal sana sini di rumah kontrakan.


Bermacam macem pemilik rumah kontrakan itu mengusirnya entah di bilang rumah mau di renovasi, ada harga kontrakan di naikin sampai ada yang bilang rumah akan di jual itu hanya bertahan paling lama 6bln.. Karena kecantikan ibu Maya membuat para ibu ibu khawatir suaminya di menggoda ibu Erika.


Di kontrakan sekarang walau Maya sering telat membayar ibu pemilik hanya mengomel tapi hatinya masih baik pada Maya dan ibunya. Mereka sudah 2 tahun tinggal di sana ada rasa takut akan di usir kembali.


"Aku pulang Bu, Nia kemana ibu.?" ucap Maya yang melihat sania lagi duduk sambil melukis.


"Ibu ke rumah Bu RT kak." ucap Sania.


Seminggu sebelum mereka berangkat ibu Erika mengundang tetangga untuk acara Maya hanya kecil kecilan macem selamatan gitu. Karena ibu Erika tidak ingin tetangga salah paham sama pernikahan Maya, Sisa uang dari acara sama ibu Erika di kembalikan lagi ke mama Hana saat mereka ketemu di butik Tia ya Bu Erika dan Sania datang ke butik milik Tia di jemput oleh Hana dan Tasya.


"Apa kabar.?" ucap pak Ari saat bertemu ibu Erika.

__ADS_1


"Baik..." ucap ibu Erika.


"Sania kamu sudah besar ya nak." ucap pak Ari.


Pak Ari dan ibu Erika selama 10 tahun tidak bertemu suaminya di butik milik Tia lah mereka bertemu kembali.. Sania yang merasa asing dengan ayahnya sendiri pak Ari.


"Kenalkan saya Hana Mama nya Leon, ini putri saya kakaknya Leon." ucap mama Hana mengenalkan diri dengan pak Ari.


"Tasya." ucap Tasya mengenalkan diri.


" Saya Ari, ayah Maya." ucap pak Ari.


Hari ini Leon tidak datang ke butik karena Leon sangat sibuk, semua sudah dia serahkan pada nenek dan Tia. Semua gaun yang akan di gunakan mereka Tia yang urus dan bawa... Sementara nenek Tika dan kakek Daniel serta Denis dan Devi sudah di Bali terlebih dahulu.

__ADS_1


Tibalah di hari ( H ) di mana Leon dan Maya sudah sah menjadi sepasang suami istri... sekarang mereka lagi berdiri di pelaminan menyambut tamu yang mengucapkan selamat serta doa terbaik untuk ke dua pasangan yang bahagia ini, Acara berjalan sangat lancar.


Bersambung....


__ADS_2