
Eldon yang berusia 8 tahun ini selalu saja komplain kenapa Leon belom mendapatkan pasangan hidup... Ya karena selama ini Jimmy, Jerry dan Eldon tidak pernah melihat uncle Leon membawa seorang wanita ke rumah untuk dikenalkan...
"Mah... Aku pergi dulu." ucap Leon yang sudah rapi...
"Kamu mau kemana.?" ucap tuan Daniel.
"Aku mau jalan.." ucap Leon.
"Sama siapa uncle, cewek apa cowok.?" tanya Eldon.
"Kamu masih kecil." ucap Leon.
"Kami ikot " ucap Eldon dan Jimmi bersamaan.
"Kalian temenin saja Oma, opa, kakek serta nenek kasian mereka sudah tua." ucap Leon...
"Uncle, karena mereka sudah tua kenapa Uncle tidak cari istri buat di kenalkan pada Oma,opa, kakek dan nenek." ucap Eldon...
"Lagi di dalam perut mama kamu, dikasih makan apa sih kamu .?" ucap Leon kesal pada Eldon yang selalu saja menyindir Leon.
"( Hana ketawa kecil ) sudah Leon kalau mau keluar jangan marah sama mereka, lagian Eldon ada benarnya juga... " ucap Hana pada anaknya itu.
"Mama, kok mama bela bocah ini." ucap Leon.
"Sudah sudah kalian berempat... Kamu hati hati dan jangan pulang malam." ucap Devan.
"Siap komandan." ucap Leon lalu pergi.
Leon pergi bersama temen temennya ke sebuah bar yang elit, ke dua sahabatnya dari TK Billi dan Reza... Hanya Reza yang bekerja dengan LOEN karena Reza anak dari tuan Robby yang sudah di latih untuk menjaga Leon.
__ADS_1
Billi sudah bertunangan dan Reza sudah menikah. Saat ketiganya lagi asik menikmati musik yang di putar oleh DJ tiba tiba ada beberapa kelompok anak muda yang mengganggu pelayan wanita cantik si bar itu.
Reza memang tidak suka ikot campur urusan orang kecuali orang itu yang sudah kelewatan batas paa wanita...
"Lepaskan." ucap Reza.
Sementara Billi dan Leon hanya diam saja... Melihat Reza yang membela pelayan itu... Billi dan Leon tahu banget bagaimana watak Reza...
"Terimakasih tuan." ucap Qisera yang biasa di panggil Ara atau Maya.. gadis yang di tolong oleh Reza itu langsung segera pergi...
Qisera Maya Sari berusia 22 tahun... Yang bekerja paruh waktu di Bar ini karena perekonomian, semenjak ayah nya berselingkuh meninggalkan dirinya dan ibunya kini Ara lah yang menjadi tulang punggung untuk ibu dan adik nya.
"Cantik juga." ucap Billi.
"Ingat Helena." ucap Reza.
"Bosen lebih baik kita ke rumah Reza saja." ucap Leon.
Ya terpaksa mereka ikot apa kata Leon... Apalagi Reza yang tidak bisa menolak permintaan Leon majikannya itu.
"Itu gadis yang tadi kamu tolong bukan.?" ucap Billi pada Reza.
Karena Billi yang bawa mobil jadi Billi menepikan mobilnya mendekat Maya....
"Kamu mau pulang.?" ucap Billi pada Ara.
Sementara Ara hanya diam saja dirinya masih trauma dan takut... Billi yang menyadari nya diketawain oleh Reza.
"Tampang Lo sama kaya perempuan tadi." ucap Reza.
__ADS_1
Sementara Leon yang di kursi belakang memperhatikan Maya di balik kaca jendela sekilas. Billi yang berapa kali menwarkan Maya tumpangan di tolak terus oleh Maya lalu meyerahkan sebuah kartu nama ke Maya untuk besok datang ke kantornya.
Maya menerimanya... Billi dan Leon serta Reza meninggal kan Maya..
"Lo yakin bro mau nyuruh wanita itu kerja di kantor Lo.?" ucap Reza.
"Ya gw kasian juga." ucap Billi.
"Lo nggak takut Hellen cemburu.?" ucap Reza lagi.
"Iya juga ya, kalau GK kerja tempat Lo aja deh." ucap Billi.
"Gue aja kerja sama." ucap Reza melirik Leon.
Leon yang sadar pun langsung mengalihkan pandangannya dari ponselnya ke kedua temennya Billi dan Reza.
"Ngak ada lowongan." ucap Leon langsung menolak.
"Itu Lo dengarkan." ucap Reza.
"Pleas la bro... Kasian wanita itu pasti dia masih kecil dan butuh biaya." ucap Billi memohon.
"Lo kira perusahaan gue bakti sosial." ucap Leon.
"Gue yakin bokap Lo juga ngak akan marah, apalagi Tante Hana yang baik hati seperti peri itu akan setuju juga." ucap Billi.
"Jangan bawa orang tua gue." ucap Leon.
Bersambung.....
__ADS_1