Siapa Aku, Lihat Aku.?

Siapa Aku, Lihat Aku.?
Bab 15...


__ADS_3

Sementara di ke diaman rumah Leon...


"Sayang, kamu yakin mau menikahi Leon dengan Maya.?" tanya kakek Daniel.


"Kenapa kamu mau lihat cucu kamu menikah dengan wanita sembarangan.?" ucap nenek Tika sedikit meninggi suaranya.


"Bukan gitu... Nanti bagaimana kalau dia lebih parah dari papa nya.?" ucap kakek Daniel.


"Kamu liat sekarang Devan malah sangat sayang sekali pada istrinya itu." ucap nenek Tika, memang Devan lebih sayang istrinya Ampe dulu saja tidak membiarkan Hana hamil lagi karena Devan tidak mau istri ya merasakan sakit.


"Lagian Maya ini dia yang pilih tuan Daniel Wijaya." ucap nenek Tika menekan kata Daniel Wijaya.


"Jadi kapan kamu mau ke rumah gadis itu.?" ucap tuan Daniel.


"Besok, aku sudah bilang pada Devan dan Hana kamu harus ikot." ucap nenek Tika.


"Aku rasa cukup kamu dan Hana saja." ucap tuan daniel.


nenek Tika diam dan hanya menatap suaminya itu.


Dan Kakek Daniel juga diam karena sudah tidak bisa lagi melawan istrinya ini yang menurutnya keras kepala...


"Sayang... Mama akan ke rumah Maya besok ." ucap Hana pada Devan yang lagi asik dengan laptopnya.


"Ooh biarkan saja." ucap Devan santai.


"Kamu juga harus ikot." ucap Hana.


"Apa.? aku ikut, kenapa aku harus ikot.?" ucap Devan kaget sampai menutup laptopnya dan lupa save kerja nya.


"Iya jelas kamu ikut, karena kita mau meminta anak gadis orang untuk jadi menantu." ucap Hana.

__ADS_1


"Siapa yang mau menikah, Leon apa David.?" ucap Devan...


"Jelas Leon... Siapa disini yang belom menikah kalau bukan putra kesayangan kamu." ucap Hana.


"Kamu yakin, keduanya saling mencintai." ucap Devan.


"Bukannya kita dulu." ucap Hana langsung terhenti.


"Sudah jangan di bahas, besok aku akan ikot." kata Devan.


Hana senang suami nya mau ikut apa kata dirinya....


"Wow tampan sekali pria itu." ucap Dinda melihat Leon yang baru keluar dari mobilnya.


ya setelah berdebat dengan sahabatnya Reza dan Billi, akhirnya Leon memutuskan pergi menemui Maya di butik milik Tia istri Reza... Sementara Reza sedang di kantor menggantikannya selama Leon lagi keluar.


Maya yang tadinya lagi tersenyum senang, ketawa gembira seakan melupakan masalah dirinya... Kini melihat Leon yang tiba tiba muncul hatinya jadi tidak jelas.


"Ikot aku ." ucap Leon.


"Tapi aku masih kerja tuan, ini belom jam pulang." kata Maya menolak.


Leon hanya menatapnya... Maya pun mengerti dan akhirnya Maya meminta izin pada Tia untuk pergi bersama Leon.


Maya meminta izin pada Tia, setelah mendapat izin dari Tia, Maya pun ikot Leon entah kemana dirinya akan di bawa oleh Leon.


Tak lama mereka sampai di rumah Maya Leon yang memikirkan mobilnya di depan mini market, mereka berjalan berdua menuju rumah Maya...


"Assalamualaikum... " ucap Maya sebelum.masuk rumah dirinya memberi salam.


"Kakak sudah pulang.?" sambut Sania.

__ADS_1


"Kemana ibu dek.?" ucap Maya.


"Ibu ke rumah Tante Yanti kak, soalnya hari ini Tante Yanti ngadain acara." ucap Sania.


"Tuan silakan masuk." ucap Maya mempersilakan Leon untuk masuk.


"Siapa kak.?" tanya Sania.


"Ini... Leon kamu bisa panggilnya tuan saja." ucap Maya pada adiknya, Sania memberi salam pada Leon.


Leon melihat sekitar rumah Maya di sana hanya ada foto dirinya saat lulus kuliah bersama ibu dan adiknya... lalu ada foto dirinya dengan sang adik...luas rumah Maya mungkin sama dengan kamar mandinya.


Sania pergi memanggil ibunya karena Maya menyuruh nya... Maya tidak mau Leon menunggu terlalu lama di rumah nya...


"Tuan apa tujuan anda ingin ke rumah saya.?" ucap Maya.


"Saya ingin memenuhi permintaan nenek saya... Kamu jangan salah paham..." ucap Leon.


"Tapi tuan, apa anda sudah yakin sama keputusan anda.?" ucap Maya lagi...


( kenapa gadis ini selalu menolak ku... selama ini tidak ada wanita yang menolak ku... ) batin Leon.


"Sepertinya ibu saya akan lama tuan." ucap Maya lagi.


"Apa yang ingin kamu minta dari ku.?" tanya Leon tutup point'.


"Apa boleh tuan.?" tanya Maya... sebenarnya tanpa Leon menyuruhnya Maya akan tetap meminta syarat pernikahannya.


"Katakan saja." ucap Leon...


"Saya ingin setelah menikah, anda memperbolehkan saya bekerja di butik kak Tia, dan saya mau setiap akhir pekan dan libur saya ingin pulang ke rumah saya tuan." ucap Maya.

__ADS_1


__ADS_2