Siapa Aku, Lihat Aku.?

Siapa Aku, Lihat Aku.?
bab 34...


__ADS_3

Baru pertama kali Maya masuk ke kamar Leon... Di kamar itu ada sofa meja kecil di kiri kana tempat tidur, di balik tembok ada ruangan di lemari baju yang sangat besar.


Maya takjub melihatnya karena mungkin kamar Leon seluas rumahnya.


"Kamu pakailah sofa itu... Dan bila di depan keluarga kita harus seperti sepasang suami istri kamu ngerti." ucap Leon.


"Kenapa tidak besok saja kita bercerai." ucap Maya.


Leon langsung berbalik badan menatap Maya... Merasa di tatap Maya merasa takut dirinya menundukkan kepala.


"Sekali lagi, kalau kamu bicara bercerai aku tidak segan segan membuat kamu dan ibu mu menderita." ucap Leon...


Ini bukanlah ancaman Maya pun tau bahwa Leon sangat serius... Karena Maya tidak ingin ibu dan adiknya menderita Maya pun hanya bisa diam...


"Kejadian di hotel, kamu jangan salah paham." ucapan Leon.


"Kamu tenang saja tuan, saya sudah menerima bayaran dari kamu jadi aku tidak mempermasalahkan nya." ucap Maya... Walaupun hatinya sangat sakit mengucapkan kata itu dengan bergetar Maya harus tetap kuat.


Menangis di kamar mandi yang bisa Maya lakukan...


"Sayang, bagaimana kabarmu.?" ucap nenek Tika saat menyambut Maya untuk makan malam bersama.


Saat makan mereka semua diam hanya dentingan sendok yang terdengar... Tak lama saat mereka baru selesai makan terdengar suara Jerry memanggil...


"Oma, nenek ...." ucap Jerry berlari ..


"Jerry, kamu bisa diam tidak ." ucap Jimmy.


"Aduh cucu nenek datang, kamu kesini dengan siapa sayang.?" ucap nenek Tika pada jerry.


"Sama papi nek..." ucap Herry menoleh arah David yang berjalan mendekat ke arah mereka..

__ADS_1


David ikot gabung makan, selesai makan malam mereka berbincang di ruang keluarga, sementara Maya hanya diam saja saat mereka sedang berbincang dan ketawa... Hana yang melihat menantunya diam saja.


"May... " ucap Hana.


"Ah... Iya tante ada apa.?" ucap Maya.


"Kamu baik baik saja sayang.?" ucap Hana.


"A... Aku baik baik saja Tante." ucap Maya yang tidak sadar memanggil Hana Tante bukan mama.


"May, bisa tidak panggil aku mama.?" ucap Hana.


"Ah, iya maaf mah." ucap Maya merasa malu, sementara Leon cuek saja dia hanya diam duduk di tengah Jerry dan Jimmi.


"Kalau kamu capek istirahat saja May." ucap nenek Tika.


"Baiklah nek, aku pamit ke kamar dulu." ucap Maya, dirinya merasa tidak nyaman kesempatan nenek menyuruh dirinya untuk segera ke kamar.


"Leon... Apa kamu bersikap baik dengan istrimu.?" ucap nenek Tika.


"Maksud nenek.?" ucap Leon.


"Iya apa kamu berbuat kasar.?" ucap nenek Tika.


"Kenapa nenek berpikir seperti itu." ucap Leon...


"Leon, nenek seorang wanita." ucap nenek Tika.


Semua merasa diam... Saat nenek menegur Leon sampai tidak sadar Jimmy dan Jerry beranjak pergi, ya mereka menyusul Maya ke kamarnya.


Tok...

__ADS_1


Tok...


Maya merasa di ketuk kamarnya langsung membuka pintu...


"Aunty... " ucap Jerry dan Jimmy.


"Kalian, kenapa kesini.?" ucap Maya mensejajarkan ke Jerry dan Jimmy.


"Aunty bisa temenin kami tidur.?" ucap Jerry.


"Hmmmm.... Baiklah." ucap Maya lalu berjalan ke kamar Jimmy dan Jerry.


Maya yang baring bersama Jerry sedangkan Jimmy di tempat tidurnya... Maya sambil membacakan buku cerita sambil membuat dongeng untuk Jerry dan Jimmy.


"Aunty, apa setiap ibu akan menemani anaknya selalu.?" ucap Jerry.


"Iya sayang." ucap Maya...


"Lalu kenapa mami meninggal aunty, kenapa mami tidak menemani aku sama kak Jimmy.?" ucap Jerry.


"Sayang, walau mami kalian tidak di sisi kalian tapi mami selalu ada di hati kalian dan mami kalian pasti selalu menjaga kalian dan selalu dekat kalian." ucap Maya.


"Asik..." ucap Jerry.


"Sudah kalian tidur ya sudah malam." ucap Maya...


Maya tidak menyadari ada seseorang yang mengintip di balik pintu menatap memperhatikan mereka bertiga...Yang tidak di tutup rapat.


"Leon... Terimakasih." ucap David...


Ya di luar pintu Jerry dan Jimmy adalah David dan Leon... sebenarnya David lebih dulu melihat David yang bukan masuk ke kamar anaknya Leon menghampiri akhirnya mereka berdua berdiri di depan pintu tidak ingin mengganggu Maya dan anak anaknya.

__ADS_1


__ADS_2