Siapa Aku, Lihat Aku.?

Siapa Aku, Lihat Aku.?
bab 53...


__ADS_3

Sementara Maya di kamar kost nya hanya duduk sambil memegang beberapa lembar uang menatap uang di tangannya... Sambil mengelus perutnya yang buncit itu...


" Maafin mama nak, kamu harus kuat mama yakin kamu anak yang kuat." ucap Maya.


"Aku harus cari kerja, tapi siapa yang akan menerima kondisi ku saat ini.?" gumam Maya.


Dirinya sudah membayar untuk 1 bulan... Esok maya memutuskan untuk mencari kerja siapa tahu ada seorang yang berbaik hati mau menerimanya dengan kondisinya sekarang.


...*****...


Sementara Leon menepikan mobilnya di tepi jalan dirinya sudah putus asa mencari Maya...


"Kenapa dia pergi.?" gumam Leon... Lalu dirinya baru ingat iya pun segera balik ke apartemen miliknya... Sesampai di apartemen Leon segera meriksa cctv yang terpasang.


Betapa terkejutnya Leon melihat apa yang terjadi di cctv saat Vanessa datang sampai akhirnya Maya keluar dari kamar sambil membawa tas lalu pergi meninggalkan apartemen miliknya.


"Jadi wanita itu, apa yang dia lakukan pada istriku." ucap Leon lalu memukul meja karena sudah kesal.

__ADS_1


Leon tidak menyadari hati dan ucapannya sekarang karena tidak ada Maya malam ini ke khawatirannya pun itu semua murni, sekarang lein baru sadar dia sangat peduli paa istrinya... Setelah memutuskan esok dirinya akan mencari Maya Leon pun segera mandi...


"Saya lebih baik besok ke rumah ibu untuk mengambil berkas buat melamar kerja." ucap Maya... Dirinya segera tidur.


Pagi ini begitu cerah, tapi tidak untuk Maya dirinya yang lagi hamil harus berjuang menyambung hidup agar dirinya dan anak yang di kandungnya bisa sehat selalu.. Hari ini Maya putuskan akan ke rumah ibu Erika ibu nya..


"Maya... Kenapa pagi sekali kesini nak.?" ucap ibu Erika melihat Maya datang di pagi hari.


"Iya Bu Maya kangen sekali sama ibu." ucap Maya.


"Leon tidak ikot.?" ucap ibu Erika.


"Kamu sudah sarapan.?" tanya Bu Erika.


"Belom Bu.." ucap Maya.


"Ya sudah kita sarapan dulu... Ibu buatkan nasi goreng." ucap Bu Erika.

__ADS_1


Maya masuk ke kamarnya mengambil beberapa surat untuk dirinya melamar kerja... Dan memasukannya ke dalam tas yang di bawa oleh nya, Bu Erika memanggil Maya untuk sarapan...


"Nak ibu sudah dapat kerja, jadi setelah kamu sarapan kalau kamu mau balik tolong kunci pintunya." ucap ibu Erika.


"Bu, maafin Maya." ucap Maya sedih.


"Kenapa kamu nak.?" tanya ibu Erika.


"Maya belom bisa bahagiakan ini sama Sania." ucap Maya.


"Kamu ngomong apa.? Sudah kamu sarapan dan jangan mikir macem macem kamu pikirkan anak kamu yang segera lahir." ucap ibu Erika.


"Nak, kamu harus sabar ibu yakin Leon sangat mencintai dirimu... Ibu tahu kamu berbohong setiap ibu tanya Leon, tapi ibu akan selalu percaya." ucap ibu Erika.


"Hiks.... Hiks... Hiks... Ibu maafin Maya." ucap Maya menangis.


"Ibu sudah maafin kamu, kamu fokus sama kehamilan kamu saja ya May." ucap ibu Erika.

__ADS_1


Maya hanya menganggukkan kepalanya... Tidak mungkin ibu nya tidak tahu setiap Maya ke rumah selalu sendirian tidak pernah suaminya menemaninya atau menjemput dirinya...


Setelah sarapan Maya mencuci semua dan bersih bersih sebelum dia pergi dari rumah ibu Erika yang di beliin oleh suaminya... Beristirahat sebentar di kamarnya karena kondisinya yang lagi hamil membuatnya gampang capek.


__ADS_2