Siapa Aku, Lihat Aku.?

Siapa Aku, Lihat Aku.?
kehidupan baru....


__ADS_3

Sudah satu tahun pernikahan yang di jalani Hana dan Devan....


Hana merasa resah walau selama ini sikap Devan sangat baik pada dirinya, selama menikah Devan tidak pernah bilang cinta pada dirinya walaupun sikap Devan yang sedikit menghangat Hana masih merasa tidak yakin.


"Han... Sedang apa kamu.?" tanya Devan mendekat ke Hana yang sedang asik melamun itu.


"Tidak ada, aku hanya sedang menikmati suasana sore disini." ucap Hana tersenyum.


"Hari ini kita akan menghadiri acara ulang tahun anak sahabat aku... jadi kamu bersiap siaplah.." ucap Devan mengecup kening Hana sebelum meninggalkan Hana sendirian.


Hana hanya menatap punggung suaminya....


" Ya tuhan kenapa ciptaan kamu begitu sangat sempurna. " batin Hana melihat punggung suaminya yang perlahan menghilang dari pandangannya itu...


Setelah beberapa jam akhirnya mereka berangkat ke acara ulang tahun sahabat Devan...


"Tante..." sapa seorang anak wanita yang memakai gaun berwarna kuning dengan sedikit hiasan di kepalanya.


"Iya cantik..." ucap Hana lalu mensejajarkan dirinya dengan gadis kecil itu dengan cara Hana berjongkok di hadapan anak yang seperti princess.


"Apa Tante mau menjadi mama ku.?" ucap anak kecil itu.

__ADS_1


Hana kaget matanya membesar... Tidak tahu harus menjawab apa tiba tiba sekali anak yang baru di temuinya meminta dirinya menjadi ibunya.


"Sayang, kamu pasti sudah punya mama yang sangat cantik, baik hati dan sangat menyayangi diri mu..." ucap Hana pada anak tersebut, dirinya tidak mau membuat gadis kecil itu terluka apalagi sedih atau kecewa di hari spesialnya ini...


"kata Oma kalo mama aku sudah pergi ke surga dan bersama pencipta." ucapnya lagi.


"Dania.... Nia, sayang apa yang kamu lakukan.?" tanya seorang yang menghampiri Hana serta gadis kecil itu.


Hana memberi salam pada wanita tersebut karen memang tampak sudah berumur walau terlihat cantik... Wanita itu adalah Oma Fitri nenek dari Dania gadis kecil yang hari ini berulang tahun mama dari almarhumah dari mama nya Dania sahabat baik Devan..


"Maafkan Nia... Pasti Nia sudah mengganggu kamu.?" ucap seorang wanita tua.


"Sayang..." ucap Devan mendekat ke Hana dan 2 wanita itu.


"Kenalkan ini..." ucap Devan terhenti.


"Om wanita ini adalah mama Dania." ucap Dania yang membuat Devan berhenti berbicara...


"Hana..." sapa seorang wanita dari dalam menghampiri mereka semua...


seorang wanita pula yang memang Hana kenal yaitu nyonya Tini mama dari Toni ayah dari Dania.

__ADS_1


"Apa kabar kamu sayang.? dan ini..." tanya Oma Tini.


"Devan suami Hana." ucap Devan pada wanita tua lalu bersalaman mengenalkan dirinya pada nenek Tini...


"Saya sudah tahu, ..." ucap nenek gadis gaun kuning itu mama dari Toni Oma Tini..


"Saya Dania... biasa Oma panggil saya Nia mama.?" ucap anak kecil berusia 4 tahun dengan gaun berwarna kuning yang sangat polos, Hana sangat bingung karena anak kecil itu selalu memanggilnya mama... dirinya mengenalkan dirinya mengikuti gaya kedua Oma nya...


"Apa.?" ucap Devan kaget.


"Maaf, nak Devan... Nia sudah besar dan beberapa bulan ini dia selalu bilang ingin punya mama." ucap nenek nya Dania yaitu Oma Tini.


"Saya turut berduka cita Bu." ucap Devan dan Hana bersamaan.


"Tidak apa, memang sudah takdir mereka." ucap nyonya atau nenek Fitri...


"kalian sudah datang... Hana kamu Hana.?" ucap Toni menyapa Devan sahabat istrinya itu dan menyapa Hana sahabatnya bukan dari sekolah atau kerja mereka di kenalkan oleh temen mereka yang bersahabat pada Hana.


Hana hanya tersenyum pada Toni .... Dirinya merasa tidak nyaman pada Devan...


"Papa, ternyata papa benar kalau ulang tahun aku mama akan datang." ucap Dania menghampiri Toni papa nya.

__ADS_1


__ADS_2