Takdir Cinta Raina (S1&S2)

Takdir Cinta Raina (S1&S2)
33


__ADS_3

Setelah kedatangan Raina dan Devano, banyak tamu undangan yang kembali mencemooh mereka.


"Siapa gadis itu?"


"sebenarnya putri tuan Bima itu siapa?"


Bisikan demi bisikan mulai terdengar, jangan lupakan satu hal, Raina tidak menyukai dirinya menjadi pusat perhatian. Gadis itu menampilkan wajah tidak sukanya, dan berjalan ke arah Shakira.


"Shakira, Raina benar-benar ndak nyangka Shakira dan tante Yuna tega lakuin ini sama Raina. Shakira sengaja memanfaatkan hilangnya Raina untuk menggantikan posisi Raina? Shakira ndak punya malu kah?" ucap Raina, gadis itu terlihat sangat berbeda.


Bima dan keluarganya hanya diam melihat apa yang akan gadis nakal mereka lakukan. Selama ini Raina sudah menunjukkan ketidak sukaan nya terhadap anak dan ibu itu selama tinggal di rumah keluarga Aryasetya.


"Adik Raina, aku benar-benar tidak ada niatan untuk berbicara seperti itu hiks, kenapa kamu menuduhku seperti itu adik hiks, aku ini kakak mu saudari kembar mu hiks, hiks," kedua mata Raina membola mendengar perkataan sandiwara yang di ucapkan Shakira.


Perkataan Shakira sukses membuat keluarga Aryasetya semakin menjadi sorotan. Bima, Dewi, dan Revan tidak kaget lagi dengan perkataan Shakira, karena selama oma dan opa bersama mereka semua kejadian 9 tahun dan 19 tahun yang lalu sudah mereka ketahui. Jadi, sudah tidak ada rahasia di antara keluarga mereka. Kecewa, marah, pasti ada dalam diri mereka tapi semuanya sudah terjadi Rachel tidak dapat mereka buat hidup kembali.


"Kau?!! Jangan pernah coba-coba mengaku sebagai saudari kembarku!! Saya tidak pernah memiliki saudari yang licik seperti dirimu ini!!!" Marah Raina, gadis ini sangat sensitif saat membahas saudari kembarnya dan sekarang Shakira dengan beraninya mengaku sebagai saudari kembar nya.


"Kenapa adik? hiks, kenapa kau enggan mengakui diriku?" Shakira mengeluarkan air mata buayanya, namun sama sekali tidak membuat Raina iba sedikitpun.


prok prok prok prok prok


"Hebat sekali, sandiwara mu sangat lah fenomenal. Saya jadi ingin membuatmu menjadi bintang sinetron, peran mu sangat cocok sebagai gembel yang mengemis di lampu merah. Kau tau Shakira, sandiwara mu ini sangat tidak akan mempengaruhi keluargaku, aku Rachel tidak akan pernah membiarkan mu merusak kehidupan saudari kembarku!" Ucap Raina ralat, lebih tepat nya jiwa Rachel yang selalu ada di dekat Raina. Yang menjadi alasan kenapa Raina kerap kali mengubah sikapnya seperti Rachel yang tegas dan tak kenal rasa takut, hingga mati pun Rachel masih ingin melindungi Raina.


Rachel mewujudkan setiap doa yang di panjatkan Raina agar dirinya selalu berada disisinya. Jadilah Rachel sebagai alter ego Raina, tapi Raina tidak mengetahuinya karena apa yang di ucapkan masih di bawah sadarnya seolah-olah apa yang di lakukan Rachel adalah dirinya sendiri bukan Rachel.

__ADS_1


"Raina, kenapa kamu_"


"DIAM! Shakira, sudah cukup semua sandiwara mu ini. Mulai sekarang, jangan pernah menginjakkan kaki mu dirumah ku lagi serta bawa juga ibumu yang tak tahu terima kasih itu! Saya sendiri yang akan pastikan kamu menderita di jalanan." Bukan Raina maupun Rachel, melainkan Bima yang sudah muak dengan sandiwara yang di lakukan Shakira dan ibunya.


"Bima, kenapa kamu melakukan ini pada kami? bukan kah Shakira juga adalah putrimu? Kau juga sudah berjanji akan menikahiku, kenapa sekarang kau malah mengusir kami?" ucap Yuna yang juga mulai memainkan sandiwaranya.


"Tante ini sepertinya sangat menikmati semua fasilitas yang di berikan papa yaa," sinis Raina.


Bima tidak mau berbasa basi lagi, pria itu memerintahkan bodyguard nya untuk membawa ibu dan anak itu keluar dari gedung dan segera menyelesaikan acara yang sesungguhnya.


"Saya meminta maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi, saya juga tidak ingin berlama-lama lagi. Gadis di dekat saya ini adalah putri saya yang sebenarnya, Raina Vischa Arabella. Putri kesayangan kami yang selama 9 tahun ini kami sembunyikan." Bima memperkenalkan Raina pada seluruh tamu undangan dan juga wartawan yang khusus datang untuk meliput.


"Selamat malam, perkenalkan nama saya Raina. Terima kasih atas semua perhatiannya dan ketersediaan nya untuk menghadiri acara malam ini." ucap Raina, memperkenalkan dirinya dengan sedikit membungkuk.


Acara pun berjalan dengan lancar, namun lagi-lagi harus hancur karena seseorang.


"lo ngapain ada disini?" tanya Raina dengan tatapan permusuhan.


"Raina, gue udah bilang kan sama lo. Kalo lo cuma milik gue dan gue pastiin lo bakal jadi milik gue."


"cukup GIO!" teriak Raina, gadis itu sudah muak dengan tingkah laku pria di hadapannya ini. Terlebih, banyak yang sedang memperhatikan mereka.


Siapa yang tidak kenal dengan putra tunggal keluarga Frederick, Gio sudah di kenal khalayak umum sebagai salah satu pebisnis sukses meskipun hanya sebagai penerus perusahaan tapi cukup memberikan kemajuan untuk usaha keluarganya.


"Lo tau, dengan sekali omong gue bisa hancurin semua kesombongan lo ini. Lo fikir, gue terpikat dengan kemajuan, kesuksesan lo itu? Hahaha, gue gak pernah suka sama lo ingat itu."

__ADS_1


"Lo bisa aja ngomong seperti itu sekarang, tapi nanti setelah gue berhasil dapetin lo, gue pastiin lo bakal bersujud di bawah kaki gue ini."


"Sayang, ada apa? Kenapa wajah kami merah seperti itu?" Devano yang baru saja datang usai mengangkat teleponnya bingung dengan wajah Raina yang memerah.


Sedangkan itu, Gio masih belum mengetahui perihal siapa Devano.


"lepasin tangan lo dari calon pacar gue!" Ucap Gio yang marah saat Devano memeluk Raina.


Devano menaikkan alisnya, bingung dengan sosok di samping tunangannya.


"Calon pacar?" Bingung Devano, pria itu sebenarnya tau siapa Gio tapi dirinya hanya ingin memulai permainan seru. Sepertinya sifat jahil dan nakal Raina sudah menular pada Devano.


"Ndak Dev, dia itu hanya masa lalu Raina. Raina ndak suka dia ada disini, usir aja dia Dev, Raina ndak suka!!" ujar Raina, gadis itu tidak ingin Devano salah paham pada dirinya.


"Heyy, mana mungkin aku percaya dengan ucapan omong kosongnya itu. Dia hanya calon pacar, sedangkan Dev mu ini calon suami kamu. Aku masih menang banyak sayang." Perkataan Devano membuat Gio menggeram marah.


"Apa kau bilang hah?!! Berani nya kau bersikap seperti itu pada Raina ku!! Raina, ayo sini. Kamu hanya milik seorang Gionardo Frederick, tidak akan saya biarkan siapapun memiliki kamu selain aku!" Gio menarik pergelangan tangan Raina dengan kasar hingga gadis itu meringis kesakitan.


Bugh bugh bugh


Tiga pukulan keras melayang di wajah angkuh Gio, jelas saja Devano adalah pelakunya.


"Beraninya kau menyentuh calon isteriku!!" marah Devano, apalagi melihat wajah Raina yang meringis kesakitan membuat amarah Devano semakin menjadi.


Udah ahh sampai sini dulu, Raina masih punya tugas yang bejibun🙃

__ADS_1


jangan lupa like, komen, vote, dan juga kritik sarannya yaa😘


see u next time🤗


__ADS_2