Terjebak Cinta Mafia

Terjebak Cinta Mafia
Berada jauh


__ADS_3

Dalam jangka waktu beberapa saat. Leo berendam di dalam bathub dengan air hangat dan aroma terapi, dengan wajah yang mendongak ke langit-langit, lalu terpejam mengingat sang istri yang sedang berada jauh dengannya.


Tidak lama kemudian Leo menyelesaikan ritual mandinya, dia keluar mengenakan kimono handuk! dan baru saja melangkahkan kakinya mendekati tempat tidur, dari luar terdengar suara bell sehingga dia langsung mendatangi pintu tersebut.


"Halo ... Tuan Leo? lama kita nggak jumpa ya? sombong sekarang tidak lagi mendatangi ku apalagi menggunakan jasaku padahal aku sudah rindu padamu!" tiba-tiba terdengar suara itu dan menghampiri Leo setelah Leo membukakan pintu.


Dan wanita itu langsung berjalan masuk ke dalam! tanpa dipersilakan lebih dulu oleh yang punya rumah.


Seorang wanita cantik yang berpakaian seksi, tubuh tinggi dan rambut disanggul simple memperlihatkan lehernya yang jenjang.


Leo tidak berkata apapun. Dan Dia mundur Berapa langkah lalu berdiri melihat wanita tersebut, wanita itu yang dulu sering ia pakai tapi sudah sekian lama ini Leo tidak menggunakan jasanya.


Wanita tersebut yang bernama Mawar! menatap lekat ke arah Leo yang hanya mengenakan kimono handuk, tubuh mawar mendekati tubuh Leo dengan tatapan yang penuh damba, pandangannya begitu intens ke tubuh pria itu.


"Apa kabar, Tuan? kau semakin tampan saja dan buat aku semakin persona!" tangan mawar mengelus pipi Leo kanan dan kiri dan mendekatkan wajahnya seolah dia ingin menyentuh sesuatu.


Sementara Leo masih terdiam tidak berbuat apapun dan memandangi dengan meneliti tubuh wanita tersebut! dulu memang sering ia pakai dan dia sepertinya menyukainya Leo! tapi setelah itu lama Leo tidak menggunakan jasanya di mawar.


Mawar semakin mendekat dan mengelus-elus dadanya Leo. Lantas mencium pipi Leo dengan hidungnya! mencium wangi tubuh pria itu yang lama tidak ditemui.


"Oh ... Tuan, aku siap melakukannya saat ini juga." Mawar memegang tangan Leo dan diarahkannya agar memegangi pinggangnya.


"Siapa yang menyuruh mu datang? aku tidak menyuruh mu untuk datang! dan aku sedang tidak ingin menggunakan kamu," ucapnya Leo sambil menetap tajam ke arah Mawar, juga menarik tangannya dari pinggang nya.


"Benarkah kau sedang tidak ingin menggunakan ku? tidak merindukan ku, pelayanan ku yang bikin kamu semakin bergairah?" Mawar bersuara pelan dan di arahkan pada telinga leo. Menatap penuh gairah kepada Leo.

__ADS_1


Mawar itu bukan sekedar wanita penghibur, namun juga seorang model dari kalangan atas.


Leo mendudukan dirinya di atas sofa dengan tangan terentang, dan kaki terbuka, menjauhi sosok Mawar yang mulai menggodanya.


Namun mawar menggerakkan kepalanya mengikuti pergerakan Leo, begitupun dengan langkah kakinya yang hingga membawa sosok wanita itu di dekat Leo. Dan juga mendudukan dirinya di samping pria tampan yang berbau halus tersebut.


"Jujur, aku sangat kehilangan mu sekarang. Kau sulit dihubungi ataupun ditemui, begitu mudahnya kamu melupakan ku!" ucap Mawar sembari menyentuh kembali pipinya Leo.


"Sudahlah, jangan banyak basa-basi. Kita itu nggak ada hubungan apapun. Hanya sebatas penjual dan pembeli tidak lebih dan jangan pernah berharap lebih padaku!" jelasnya Leo sambil melepas pandangan ke lain arah.


"Siapa juga yang berharap lebih? Aku hanya tidak ingin jauh darimu setidaknya ... ketika aku rindu, aku bisa menemui mu. Mencurahkan rasa kangen padamu! dari sekian banyak klien ku ... hanya kamu yang bertatah dan paling berkesan di hatiku, Leo. Aku menginginkan mu." Cuph! bibir wanita itu menyentuh pipi Leo dan hendak bergerak menyentuh bibirnya.


Namun Leo segera menghindar, begitupun dengan posisi duduknya. "Pergilah, Aku sedang tidak ingin macam-macam. Dan jangan memaksa aku untuk berbuat sesuatu yang tidak diinginkan."


"Oh ya! apa benar kau sedang tidak menginginkan itu?" Mawar membuat posisi yang sangat menggoda, menampilkan pahanya yang sangat mulus dan dadanya yang terbuka mengekspos isinya, rasanya laki-laki yang mana sih? yang tidak akan tergoda dengan kecantikan wanita yang berada di hadapan Leo saat ini.


Sehingga mawar merasa kalau dirinya diinginkan oleh Leo! terlihat dari gerak-geriknya dan pandangan mata yang mendalam.


Dengan beraninya mawar pun kembali mendekat dan merangkul pundaknya Leo, bahkan dengan cepat dia menyentuh bibir Leo dan sejenak menikmatinya.


Dalam beberapa saat Leo pun tidak menampik dan menikmati sentuhan bibir wanita itu yang terasa manis dan lembut, serta sebelah tangannya bergerak menyentuh punggung wanita itu lalu maju bergeser ibarat memetik mangga.


Membuat Mawar merasa senang. Bibirnya tersenyum tipis dengan yang Leo lakuan, yang tidak menolak dirinya! namun tiba-tiba Leo malah mendorong tubuh Mawar ke belakang sembari berdiri.


"Sudah ku-kubilang, pergi lah?jangan ... jangan menggoda ku!" suara Leo yang sedikit bergetar dan nafasnya pun mulai tidak terkontrol.

__ADS_1


"Kenapa baby? jangan pura-pura seperti itum Aku tahu jika kamu menginginkan ku juga, ayolah baby ... lakukan yang kamu mau, seperti dulu lagi. Aku nggak akan mengecewakan mu malam ini baby!" suara Mawar penuh gairah sembari menggigit bibir bawahnya, menahan rasa yang membuncah naik ke ubun-ubun.


Leo gegas berjalan mendekati pintu lalu membukanya. "Aku mohon kamu pulang lah! pergi dari sini!" usir Leo yang tentunya ditujukan kepada Mawar.


Namun Mawar tidak serta merta, untuk menuruti perintah Leo, dia malah mendekati kembali tubuhnya yang berdiri dekat pintu.


Mawar berdiri di hadapan Leo dan tangannya lagi-lagi merangkul lehernya pria tersebut, dengan tatapan sendu. Sayu dan merindu.


"Aku tahu, saat ini kamu sangat menginginkan nya! namun entah kenapa kamu malah menolak aku, apakah ada wanita lain yang lebih dari aku? padahal malam ini aku gak akan minta bayaran darimu, karena aku akan memberikannya sukarela!" Mawar menatap wajah Leo yang memerah, kemudian turunkan pandangannya ke bawah, dimana ada yang menonjol dan berharap dimanjakan.


Leo segera mundur menjauh dari Mawar, dan kini tangannya mendorong bahu mawar agar keluar dari apartemen nya. "Pergilah? untuk saat ini dan seterusnya, aku gak membutuhkan mu ataupun yang lainnya!"


Brugh ....


Leo menutup pintu tersebut dan Mawar berdiri termangu, lalu membalikan badannya menatap daun pintu yang sudah terkunci kembali.


"Sungguh aku merasa terhina. Baru kali ini aku ditolak oleh dirimu, dari sekian banyak laki-laki, tidak pernah ada yang menolak ku! hanya kamu dan itupun saat ini, dulu kau tidak pernah menolak ku bahkan kau selalu mengejar ku untuk bisa menemani mu. Tetapi kenapa kali ini kau berubah?" gumamnya Mawar sambil berdiri dan memandangi pintu tersebut.


"Aku tidak terima! kau sudah menolak ku mentah-mentah. Padahal aku tahu kau sangat menginginkan nya. Kali ini kau bisa menolak ku! tapi lain kali ... kau akan kembali jatuh ke dalam pelukan ku! Leo Lie. Aku pastikan kau akan kembali terjatuh dalam pelukanku!" Mawar mencabikan bibirnya.


Mawar nggak sangat yakin, kalau suatu saat nanti ... Leo akan kembali terjatuh dalam pelukan dirinya. Serta memohon-mohon untuk dilayani.


Leo merasa kesal dan marah, karena bagaimanapun saat ini Leo memang sedang terbakar dan dia ingin menyalurkan hasratnya, tapi sayang! Sonia tidak berada di sana yang membuat dia uring-uringan dan sangat tampak gelisah ....


... 🌼---🌼...

__ADS_1


Mana nih like comment dan subscribe-nya ... dan aku ucapkan makasih banyak.


__ADS_2