Teror Di Desa Angker

Teror Di Desa Angker
BAB 103 Pesan


__ADS_3

Pertunjukan sirkus yang disuguhkan begitu memukau semua penonton yang memenuhi tenda berukuran besar ini. Kelompok sirkus ini adalah kelompok paling langka dan terkenal. Namun, disetiap pertunjukannya, mereka lebih memilih lokasi terbuka. Mereka juga lebih suka mendirikan tenda khusus yang mereka buat sendiri ketimbang beraksi di gedung megah seperti kelompok sirkus-sirkus lainnya.


Kelompok sirkus yang diketuai oleh Salvataro, memiliki anggota tetap dimana hampir semua anggotanya punya keunikan dan ciri khas masing-masing. Beberapa diantaranya adalah manusia yang terlahir abnormal. Salah satunya adalah orang berkepala manusia berwajah tampan dan rupawan tapi bagian leher hingga ujung kakinya bersisik ular.


Manusia yang dijuluki sebagai manusia ular itu tidak memakai kostum apapun, sisiknya benar-benar asli dari wujudnya yang memang berbeda dengan manusia lainnya. Anggota lain selain manusia ular adalah manusia berkaki panjang yang tingginya hampir mencapai 3 meter lebih. Bagian perut ke atas tampak seperti ukuran tubuh manusia biasa, tapi bagian pinggang hingga kaki, memiliki ukuran yang amat sangat panjang.


Semua orang berpikir si kaki panjang memakai alat bantu yang bisa membuat kakinya seperti memanjang, padahal kaki yang berukuran 2 meter lebih itu benar-benar panjang dan itu murni dari ciptaan Tuhan Yang Maha Kuasa. Tentu saja yang mengetahui kebenaran semua keunikan anggota sirkus hanyalah Refald dan Fey serta keluarga Salvataro sendiri. Meski beranggotakan manusia-manusia abnormal, kelompok sirkus mereka adalah kelompok sirkus terbaik dibandingkan yang lain.


Refald saja sampai kagum dengan kehadiran kelompok itu dan tidak berhenti mengungkapkan kalimat pujian disetiap pertunjukan yang disuguhkan. Padahal semua yang ditunjukkan adalah adegan-adegan ekstrim di mana manusia biasa takkan pernah bisa melakukannya.


Kalau sirkus yang sering ditampilkan adalah melompat masuk ke alam lingkaran api, bermain dengan binatang buas, berayun dan bergelantungan tanpa pengaman dan yang sering dilihat adalah pertunjukan sulap, maka lain halnya dengan kelompok sirkus satu ini. Mereka menyuguhkan adegan diluar nalar manusia, seperti bertarung melawan sesama anggota masing-masing. Dan yang kalah siap dipenggal kepalanya atau dipotong bagian tubuhnya seolah adegan itu benar-benar nyata.


Bahkan mereka menghadirkan binatang beracun dan rela menghisap racun binatang tersebut hingga habis tapi mereka tidak mati atau baik-baik saja. Dan masih banyak pertunjukan-pertunjukan ekstrem lainya yang bisa memicu adrenalin. Bagi seorang penakut, pasti tidak akan kuat melihatnya.


“Kau sama sekali tak berkedip melihat pertunjukan sirkus tadi, Refald? Padahal aku tak berani melihat betapa gilanya mereka semua. Dan mereka baik-baik saja seolah kematian bagi mereka adalah hal yang biasa,” komentar Fey saat ia dan suaminya berjalan keluar dari tenda begitu pertunjukan sirkusnya selesai.


“Semua yang mereka lakukan itu nyata, Honey. Bukan trik ataupun sulap seperti permainan sirkus lainnya. Tak heran jika sirkus ini dibayar mahal dan amat sangat langka. Salah prediksi saja, nyawalah taruhannya.” Refald menggandeng tangan Fey dan berputar arah menuju belakang tenda dimana para pemain sirkus sedang berkemas dan bersiap-siap pergi dari sini.


“Kita mau ke mana?” tanya Fey heran.

__ADS_1


“Kita tidak tahu kapan akan bisa bertemu dengan mereka lagi, tidak ada salahnya kalau kita bercuap-cuap sebentar dengan mereka selagi mereka semua ada di sini,” ujar Refald sangat bersemangat.


Fey agak terkejut sebenarnya, ia pikir para pemain sirkus akan dijaga dengan ketat dan tak seorangpun diperbolehkan menemui mereka setelah pertunjukan. Tak disangka, mereka tidak melarang siapapun untuk menemui mereka bahkan dengan senang hati akan memberikan tanda tangan bagi yang menginginkan tanda tangan mereka.


“Wuah, mereka ternyata punya banyak sekali penggemar, artis top BTS aja kalah tenar dengan mereka.” Fey terpukau melihat banyaknya orang yang antre hanya demi bisa bertemu dan melihat dari dekat para anggota sirkus yang baru saja menunjukkan performa mereka.


Fey pikir akan menunggu lama melihat antrian panjang didepannya, tapi dugaannya salah besar. Ketua sirkus alias vampir Salvataro, muncul dari dalam tenda lain yang tak di huni oleh siapapun dan melambaikan tangannya untuk Refald sebagai tanda agar sang raja demit beserta istrinya menghampirinya.


“Ayo Honey, sepetinya ada yang menunggu kita.” Refald terus menggandeng tangan istrinya dan menuju tenda tempat Salvataro berada.


“Mari silahkan masuk Raja Mirza Banta, aku sudah menunggumu sejak tadi,” ujar Salvataro ramah dan mempersilahkan pasangan suami istri Refald dan Fey duduk di kursi panjang berbahan dasar emas.


Vampir paruh baya itu rupanya tidak sendiri, seluruh anggotanya termasuk vampir Richard Athan Salvataro juga ada di sana. Ia menatap ramah Refald dan Fey secara bergantian.


“Mumpung kita bertemu, ada 2 hal yang ingin kusampaikan dan kutanyakan padamu Raja. Aku harap kau tidak keberatan membuang waktumu untuk kami.”


“Tentu saja tidak, suatu kehormatan bisa bercuap-cuap sebentar dengan Anda.” Refald tak kalah ramah dengan keluarga vampir ini.


Sedangkan Fey masih ketar-ketir. Dihadapannya ada banyak sekali vampir dan ia sudah berhalusinasi yang bukan-bukan. Syukurlah para vampir itu tidak bertaring jadi hatinya sedikit lega karena Refald berkali-kali mengatakan bahwa mereka semua adalah vampir baik yang tidak membahayakan manusia kecuali dalam keadaan terdesak.

__ADS_1


“Baiklah, langsung saja pada intinya.” Salvataro mulai menyampaikan apa yang ingin ia sampaikan pada Refald. “Aku mendengar bahwa Raja demit paling ditakuti di dunia memliki kekuatan supranatural luar biasa sehingga takkan ada iblis manapun yang bisa mengalahkanmu, benarkah itu?” tanyanya.


“Itu terlalu berlebihan, aku tak sekuat itu bila dibandingkan habitat Anda,” ujar Refald berlitotes ria. Suami Fey ini cuma bisa pamer kekuatan pada istrinya, tapi tidak pada orang lain.


“Jangan merendah Raja, aku tahu kau tahu apa maksud pertanyaanku. Bisakah kau beritahu aku, bagaimana Athan masa depan Athan putraku. Aku sudah tak bisa mengendalikan dia lagi. Dia sering menyebabkan masalah dikeluarga kami karena ketampanannya menjadi bahan rebutan vampir wanita lain. Sebab itulah kami harus sering berpindah-pindah tempat. Aku sangat lelah dan aku ingin menetap di Kanada, tapi Athan, tak bisa tinggal dengan kami di sana. Bagaimana menurutmu, aku juga tak bisa membiarkan dia sendirian.” Salvataro, ternyata meminta bantuan Refald untuk mengatasi masalah keluarganya.


Sayangnya, Refald tak langsung menjawab. Ia mengamati di meja kerja Salvataro, ada sebuah globe dan dengan kekuatannya, globe yang merupakan replika bentuk bumi langsung berpindah tempat ke hadapan Refald. Dengan santai, Refald menunjuk sebuah salah satu wilayah yang ada di negara Indonesia sehingga mata Salvataro terfokus pada tempat yang ditunjuk Refald.


“Apa maksudnya ini, Raja?” tanya Salvataro masih tidak paham.


“Mister Athan, bisa tinggal disitu. Jika Anda ingin kehidupan putra bungsu Anda tak diusik oleh siapapun, biarkan dia tinggal di situ. Disanalah dia akan menemukan seseorang yang pas untuknya, tapi aku tidak bisa jamin kapan tepatnya. Bisa setahun, dua tahun, atau bahkan bisa berabad-abad lamanya. Ini hanya saranku, tidak wajib untuk diikuti. Desa itu masih sangat terpelosok, tapi lingkungan di situ aman. Penduduknya juga tidak banyak.”


Ganti Salvataro yang diam, sekilas ia menatap putranya untuk mengetahui bagaimana reaksinya. Tak disangka, pangeran Vampir Athan, langsung menyetujuinya tanpa syarat.


“Aku akan pergi ke sana. Kalau bisa sekarang juga,” tandasnya tanpa ragu.


“Aku bisa mengantarmu Pangeran, kita terbang sama-sama!” ujar Refald senang sehingga membuat mulut Fey menganga.


BERSAMBUNG

__ADS_1


***


Maaf kalau upnya lama, harap sabar menunggu untuk novel ini ya ... sekalian promo novel baru juga, novelnya mas vampir Richard Athan. Yang belum baca yuk mampir di novelnya. Jangan lupa like ghift dan komen ya ... ikuti terus ceritanya karena nanti bakal ada give awaynya.


__ADS_2