
Kekuatan Refald jauh lebih unggul dibandingkan Ratu Badaharui dan para pengikutnya. Hanya saja, raja demit itu sengaja bermain-main dengan siluman ular yang menjadi musuh bebuyutan Refald. Kalau saja ia tak punya perjanjian damai dengan Ratu Badaharui untuk menyelamatkan Fey kala itu, sudah lama Refald memusnahkan siluman ular licik tersebut dari dunia lain ini.
Bertahun-tahun telah berlalu sejak ikatan perjanjian itu terjadi. Kini, Refald sudah menjadi raja dedemit paling berkuasa dan ditakuti semua iblis di alam ghaib ini. Berurusan dengan Refald sama saja dengan mendaftarkan diri masuk alam baka. Namun, Ratu Badaharui bukanlah iblis biasa yang mudah dikalahkan, sebab dia adalah mantan bawahan Nyi ratu kidul yang melarikan diri dari lautan dan mendirikan kerajaan di sebuah desa yang bernama desa Penari.
Kenapa dinamakan desa Penari? Karena sebagian besar wanita di desa ini adalah seorang penari. Ratu badaharui sangat menyukai para penari-penari ini karena dia juga seorang penari handal ala zaman kerajaan. Kekuatan ratu Badaharui semakin meningkat kala masyarakat awam setempat yang kental akan adat istiadat memuja dirinya karena dianggap memiliki kekuatan mistis. Sejak saat itu, para gadis belia di desa dihasut dan dijebak untuk melakukan tindakan amoral agar bisa membuat para manusia-manusia lemah iman, masuk dalam perangkapnya, sehingga jiwa mereka menjadi budak iblis yang disebut sebagai Ratu Badaharui.
Sudah lama Refald mengetahui kelicikan ratu tersebut. Apalagi, iblis itu berani mengincar Fey sebagai penerusnya. Refald tak bisa tinggal diam sehingga muncullah perjanjian antara dirinya dan ratu Badaharui kala itu.
Namun, sebagai Raja demit, Refald berhak membatalkan perjanjian dan memusnahkan siluman ular itu dari muka bumi ini. Tak butuh waktu lama bagi para pasukan Refald yang terdiri dari mas Ger beserta rekan-rekannya, untuk mengalahkan para demit yang ada di istana milik Ratu Badaharui. Dengan kata lain, sekarang hanya tinggal iblis jahat itu saja yang berperang melawan Refald. Seluruh pasukan si siluman ular telah berhasil dikalahkan oleh para pasukan Refald. Sementara para penari-penari yang terdiri dari jiwa-jiwa manusia, hanya bisa diam tanpa berbuat apa-apa.
"Kau tahu kalau kau takkan bisa menang melawanku Ratu Badaharui. Hentikan semua ini dan kembalilah ke asalmu! Jangan sesatkan para manusia untuk kau jadikan budakmu!" seru Refald dengan lantang. Sepertinya jiwa encum raja demit itu sudah hilang. Wajahnya sudah mulai tampak serius.
Wuah, sepertinya Refald sudah selesai bermain-main. Batin Fey sambil menatap bangga suaminya.
"Jangan asal tuduh sembarangan," seru ratu Badaharui dengan lantang. "Jangan mentang-mentang kau adalah Raja, bukan berarti kau bisa bicara seenak jidatmu sendiri di sini! Jelas-jelas kau tahu, bagaimana peraturan dalam dunia lain ini! Para manusia itulah yang sudah melampaui batasan mereka. Mereka pula yang berbuat amoral dan asusila di tempat tak seharusnya. Bukan salahku bila aku menghukum mereka yang tak punya iman dan hanya menuruti naffsu birahi semata atas tindak tanduk mereka. Sebagai Raja demit, tak perlu kujelaskan bagaimana caraku memperbudak mereka yang lemah imannya. Kau tak berhak ikut campur urusan dan semua aturan kerajaanku!" dengan sombongnya, ratu Badaharui kembali duduk di singgasananya seolah dirinyalah yang berkuasa di istana ini.
__ADS_1
"Ini sudah tak bisa dibiarkan, kau melanggar peraturan yang sudah kita buat dengan menikahi salah satu jiwa manusia yang kau budak. Kau bahkan ...," Refald enggan meneruskan kalimatnya dan malah menatap tajam Fey yang berdiri disampingnya.
"Ada apa Refald?" tanya Fey melihat kecemasan di wajah suaminya. "Apa ... wanita ular itu ... tekdung dengan jiwa pemuda itu?" tebak Fey dan Refald mengangguk pelan.
Beberapa tahun silam, Istri Refald ini sudah menduga kalau hal ini, cepat atau lambat bakal terjadi mengingat betapa gencarnya ratu Badaharui ingin mendapatkan seorang mahasiswa yang sedang kkn di desa ini. Ratu licik itu memanfaatkan kelemahan hati manusia yang rapuh karena terlalu menuruti hawa naffsu birahi mereka ketimbang akibat dari perbuatan terlarang yang mereka lakukan, sehingga 2 dari anggota kkn itu jiwanya terjebak ke dalam dunia lain ini dan menjadi budak ratu badaharui selamanya. Yang perempuan dipaksa menjadi penari, sedangkan yang laki-laki dipaksa menjadi budak birahi sang ratu.
"Aku sudah bisa menduganya, kalau ini bakal terjadi. Harusnya ... kita datang lebih cepat," gumam Fey tanpa ekspresi.
"Honey, aku harus melenyapkannya, siluman ular itu, akan melahirkan sosok yang seharusnya tak boleh ada di dunia lain ini. Sebab ... sosok itu akan menyulitkan kita suatu hari nanti." Refald mengusap lembut perut Fey dan langsung tersenyum senang begitu merasakan ada pergerakan kecil didalamnya.
"Lakukan apa yang menurutmu terbaik, Suamiku. Aku akan selalu mendukungmu. Jangan khawatirkan aku." Fey balas tersenyum dan Refald mulai bersiap untuk mengeksekusi ratu Badaharui di saat itu juga.
"Pak Po, tumben otakmu waras? Kita datang tepat sebelum Raja benar-benar memusnahkan Ratu iblis itu? Bagaimana kau bisa tahu rencana busuknya?" Tanya mbak Kun yang lumayan kaget juga karena begitu masuk istana ini pak Po langsung menyelinap masuk ke ruang rahasia siluman ular dan diikuti olehnya.
"Aku adalah penjaga raja dan ratu beserta seluruh keturunan mereka. Aku diciptakan peka terhadap sesuatu hal berbahaya yang tidak bisa dijangkau oleh raja. Kekuatannya saat ini, terfokus pada kehamilan ratu sehingga raja tidak tahu, iblis jahat itu sedang menyiapkan jebakan untuknya. Sesekali aku harus waras, sebab jika tidak popularitasku sebagai pocong tampan bakal tercoreng dari dunia perdemitan. Meski aku bukan artis, aku juga pengen tampak beken seperti Raja. Terbukti, kau saja kagum padaku tapi sorry, aku sudah punya istri," ujar pak Po mulai narsis.
__ADS_1
Mbak Kun langsung keki habis melihat tingkah rekannya mulai kumat somplaknya. Ternyata warasnya pak Po tidak bisa bertahan lama.
"Siapa juga yang mau sama pocong miring sebelah kayak kau bangkeeee!" sengal mbak Kun dan langsung meninggalkan pak Po melesat cepat ke tempat Fey dan Refald berada daripada ia darah tinggi.
Saat ini, Refald mencoba meredam amarah karena istrinya melarangnya bertarung. Keadaan akan semakin parah bila sampai suaminya itu melenyapkan ratu ular itu. Seluruh raja-raja yang ada di dunia lain ini akan menyerang Refald karena benih yang ada di dalam jiwa ratu badaharui masih berhubungan langsung dengan Ratu Kidul.
Sontak saja Refald tercengang dan langsung murka. Rupanya, ratu Badaharui tak main-main dengannya dan memang sudah merencanakan ini sejak lama. Berada di istana ratu Kidul begitu lama, siluman ular itu telah mempelajari dan mengetahui banyak hal. Rupanya iblis tersebut sengaja membuat salah satu garis keturunan ratu laut pantai selatan itu datang ke desa ini dan menjebaknya hingga sampai ke titik ini. Tak ada yang bisa melenyapkannya karena kini, dirinya telah menghasilkan benih keturunan lain dari ratu pantai selatan. Bahkan Refald akan mengalami bahaya tujuh turunan jika tetap nekat membunuh ratu badaharui.
Tak heran, Refald langsung muntap begitu mendengar kabar dari Fey dimana Refald tak bisa melenyapkan siluman ular itu dengan tangannya sendiri padahal ia sangat menunggu momen ini. Refald juga kaget karena informasi yang diperoleh Fey berasal dari detektif dadakan pasukannya sendiri, yaitu pak Po dan mbak Kun.
"Sial! Bagaimana bisa aku tidak tahu?" geram Refald sambil menatap marah Ratu Badaharui yang tersenyum sinis padanya.
"Itu karena Anda terlalu encum Raja, makanya tidak peka!" ledek pak Po.
"Diam kau pak Po! Atau kulempar kau ke palnet Pluto!" bentak Refald kesal. Pak Po jadi pelampiasan Refald.
__ADS_1
BERSAMBUNG
***