The Crane Dan Lima Bayi Kembar

The Crane Dan Lima Bayi Kembar
Bab. 43


__ADS_3

Semakin semangat Sebi menambah-nambah pujian agar sering-sering diajak main ke tempat Kak Kiren.


Gleg.


Ini yang tuan rumah siapa seenaknya main ngundang sembarangan.


Batin Dewa meneguk liurnya, bertemu pandang dengan Baim.


Tidak mau ketinggalan menjalankan tugasnya membela harga diri anggota kelompoknya. "Jangan khawatir mengenai biaya, serahkan padaku tagihannya sebagai Bendahara." Baby Moni berkata serius.


Dewa udah senang, tapi belum dengan Baim. "Nona yang mau bayar?" Tanyanya gak percaya.


Benar saja seketika Moni melotot padanya. "Mau bikin Papa Bram bangkrut, no way!" Ketusnya.


"Disini nasibku dan Choi yang dipertaruhkan, bisa-bisa kami berdua dipaksa menikah sama Nena Alisha. Pernikahan bisnis untuk menghindari kepailitan," jelas Moni merinding membayangkan dirinya yang masih bayi, setahun kemudian sudah punya bayi, i...


"Sebagai Bendahara tugasku hanya menyerahkan tagihan pada Paman Dewa sebagai kepala rumah tangga! Ini Mansion siapa? Meja makan siapa? Bukankah semua punya Paman Dewa, jadi yang harus membayar adalah Paman Dewa. Mengerti Baim!"


"Hm," serentak kelima bayi mengangguk setuju.


Hah?


Dewa terhenyak, dia berharap punya bayi yang biasa-biasa saja. Tidak perlu terlalu smart, cukup ponselnya aja yang smart.


"Tidak berani merepotkan Nona, biar Baim yang menyerahkan langsung tagihannya kepada Bos Dewa," ujar Baim menggaruk kepalanya yang gak gatal pun dipaksa gatal. Ampuni Baim ya Allah batinnya.


Hihi.


Kireni terkikik geli, punya teman baru gak punya malu banget, seru juga dalam hatinya.


*


Selesai sarapan, waktunya berangkat ke Apartemen di daerah Jkt.


Kembali terjadi masalah kerena bayi berebutan ingin satu mobil bareng Kireni, bahkan bodyguards dan sitters tidak mampu melerai mereka.


"Lihat muat kan, tubuhku ini kecil saja. Bersempit-sempit juga tidak apa-apa, aku gak masalah," Sebi alasan biar tidak disuruh turun.


"Tapi yang masalah itu Paman Dewa," Kireni dan Sora serentak.


Karena Duta sudah masuk duluan Sebi pun gak mau kalah dong, kan dia ketua kelompok masa kalah sama anggota. Itulah gara-garanya, Duta tidak mau pisah dari Kak Kirennya tersayang. Kalau cuma dia seorang masih muat pikirnya, tapi empat bayi lainnya jadi cemburu.


"Aaaaa! Aku mau sama Kak Kiren juga uwaaa," Sevi, Choi serta Moni yang ketinggalan sontak menangis bombai.


Astaga!


Dewa pusing bertambah pening, dia masih berdiri di luar mobilnya sudah disesaki oleh bayi-bayi. Sejak kecil sampai dewasa tidak pernah melihat anak-anak apalagi bayi, tiba-tiba sekarang diusianya yang matang ini, dihadapkan dengan lima bayi kembar sekaligus. Itupun bukan darah dagingnya sendiri.


"Baim! Keluarkan Limousine," titahnya.

__ADS_1


Tidak akan kelar ini masalah kalau tidak ada yang mau ngalah, kapan mau berangkatnya


Dalam hati Dewa khawatir Claudi menunggu lama, merasa bersalah juga semalam kenapa dia kabur seperti pengecut.


"Baik bos," jawab Baim.


"Anak-anak turun dulu ya, Baim mau mengganti dengan mobil yang lebih besar biar muat semua."


Akhirnya bayi-bayi senang dapat duduk bersama Kireni, di dalam mobil panjang dan luas bertingkat dua. Main bola bisa, lari-lari bisa. Berenang juga bisa, ada barnya, ada helikopter bahkan garasi mobilnya juga ada.


Bayi-bayi terlalu gembira sampai lupa pada orang tuanya. Panggilan masuk dari Mama Kiara direject Baby Moni saat sitter memberi sambungan telepon padanya.


"Orang lagi khusuk menikmati mobil keren diganggu," gerutunya seketika langsung menyesal.


Kenapa menyesal selalu datang terlambat, ah.


"Tante!" Panggil Moni pada Sora yang asik berselfi ria bersama Kireni.


Hm, Sora memajukan monyongnya. Sudah berapa kali diingatkan jangan manggil tante masih saja diteruskan. "Ada apa, hum?" Bertanya jutek.


"Ambil photo aku dong, mau kasi Papa Bram lihat. Nanti minta dibelikan satu mobil untukku yang seperti ini," jawab Moni.


"Jangan cuma kamu Moni, aku juga mau," protes Choi cemburu.


"Baiklah, kita minta berdua sama-sama." Moni menunggu jawaban Sora.


"Deal!" Moni dan Choi bersamaan. "Asal kita diajak kemana saja tante pergi," sambung Moni. Hehe, semenjak pulang ke negara I bertemu Sora, banyak pengalaman seru dan menarik yang ia alami.


"Oke, sip! Silahkan pose yang ceria anak-anak." Sora mengarahkan Kameranya. "Ayo Kiren kamu juga ikutan di samping Moni," lanjutnya.


Mendengar nama Kireni. "Aaaaaaaaaaaaa, mau!!!!" Hebohlah semua bayi, petete minta ikut diphoto.


Ckrekk, ckrekk, ckrekk!


Setelah beberapa cekrekkan, Sora melihat pada Dewa yang lagi serius mantengin laptopnya. "Minta Baim yang ambil dong, biar kita pose bareng Paman Dewa sekali-sekali," bisiknya di telinga Kireni dengan suara khasnya yang gak bisa pelan, tentu saja masih kedengaran pada semua orang yang berada di dalam mobil.


Hah!


Dewa yang mendengarnya mendesah, tidak bisa menolak saat mendapat satu senyuman dari Kireni.


"Ayolah Paman," rayuan maut menggoda iman, Kireni memeluk di pundak Pamannya.


Cup pipi kiri, cup pipi kanan.


Hah!


Sora cemburu mengelus dada, andai Omjenya seperti Dewa yang perduli, ah! Tapi siapa yang nikah kemaren ih, Sora kembali ilfeal melihat Dewa.


Walau enggan, dengan terpaksa Dewa melayani kerenah bocil-bocil narsis. Ia duduk diapit oleh Kireni dan Sora yang menggelayut manja.

__ADS_1


Bayi-bayi terserah, ada yang berdiri, ada yang duduk di bawah, ada juga yang baring, ada yang manjat di atas sandaran bangku. "Kimchi cheese, smile." Baim memberi aba-aba.


Ckrekk ckrekk ckrekk!


Berbagai pose ada, bagus-bagus semua. "Terima kasih Baim, kamu berbakat jadi photograper," puji Sora mengacungkan jempolnya.


Hehe. "Terima kasih kembali Non Sora," balas Baim.


Segera Sora meng-upload photonya yang ada Paman Dewa, langsung diserbu oleh followers nya.


Mira-lua aaaaa!!! Live dong mau lihat abang ganteng.


1 menit 36K like ♥️


Saripa-28 salam sama abang gantengnya, please!


1 menit 10K like ♥️


BrendaK kenalan sama abang tamvan dong. Hi, abang I lobe u.


Rima-80, salam sayang sama Papa, aih ada anaknya. Mau dong jadi Mamanya.


1 menit 2jt like ♥️


BundaGio baby mirip semua aaaa! Mau dong bawa pulang satu.


1 menit 5k like ♥️


MamaLia baby siapa sih keriting-keriting seksi.


1 menit 30 like ♥️


Jandeshorn Oh baby so cute, bapake mau dong adonin kita satu.


1 menit 1jt like ♥️


Hilmanantara @Kireni salam kenal.


1 menit 3jt like ♥️


Noname hi dede kembar kakak culik mau gak, mau ya..🙏


1 menit 2K like ♥️


Dan banyak lagi lainnya, saat itu juga followernya bertambah, naik jadi 10jt. "Aaaaa!!!" Pekik Sora kesenangan.


***tbc.


Like, komen and Share, 👍

__ADS_1


__ADS_2