
...27 Februari 2007...
Seorang gadis berusia sepuluh tahun yang baru saja pulang sekolah berjalan dengan riang menuju rumahnya. Ia bertanya-tanya pada dirinya sendiri, apa yang akan ia lakukan setelah ini bersama ayah dan ibunya. Mungkin mengajak mereka pergi ke taman tidak buruk juga. Kakinya terus berjalan dengan sedikit melompat, rasanya hari ini berlalu terlalu cepat. Namun, perasaannya berubah sangat drastis ketika melihat kedua orang tuanya terbaring tak bernyawa di lantai ruang tengah dengan keringat yang mengucur dari pelipis.
Spontan, dia berteriak meminta tolong dan memanggil kedua orang tuanya sambil menangis meskipun tahu itu sia sia. Orang tuanya, telah tiada.
'Mama.... Papa.... Jangan tinggalkan aku, kumohon..... '
Hari terburuk yang pernah ia alami.
"Sepasang pasutri ditemukan tak bernyawa di ruang tengah rumah mereka. Polisi tengah menyelidiki kasus ini... "
"Setelah hasil otopsi keluar, ternyata korban telah mengonsumsi Antrovitoxin... "
__ADS_1
".... Apa Antrovitoxin itu? Belakangan ini media ramai dengan pembahasan ini... "
"... Sebuah racun temuan baru yang bahkan para ilmuwan masih memperdebatkan kehadirannya, efeknya, dan juga asalnya, dua tahun lalu.... "
"Racun yang sampai sekarang belum ada, dan mungkin tak akan pernah ada penawarnya... "
"Sehari setelah ditemukannya korban Antrovitoxin, kini polisi menemukan enam korban lagi pagi ini. Diduga, penyebab kematian korban sama dengan penyebab kematian mendiang Gerald Anugralia dan Sienna Amira...."
"Korban terus menerus bertambah, ambulan berpergian seakan itu pemandangan yang normal. Total korban yang telah dikonfirmasi oleh lima Rumah Sakit kini sebanyak dua puluh tiga korban. Sampai saat ini pun, Polisi, Ilmuwan, Ahli Obat-obatan, dan bahkan para Dokter masih belum menemukan ide mengenai penyebab korban berjatuhan ini..."
"Antrovitoxin, para ahli sepakat untuk menyebutkan bahwa racun ini yang telah membuat dua puluh tujuh orang kehilangan nyawa. Tiga diantaranya adalah anak berusia dibawah lima belas tahun."
"Namun.... Anehnya, saat jasad sedang di otopsi, darah yang muncul berwarna sedikit oranye. Dan hal ini tentu membuat para ilmuwan berambisi untuk mempelajari jenis racun yang entah diciptakan oleh siapa..."
__ADS_1
"Racun itu bak hukuman dari Tuhan, karena sampai sekarang pun... Belum ada yang mengetahui siapa pembuatnya. Namun para ahli masih yakin jika racun ini adalah buatan manusia. Sekarang... Semua ini masih menjadi rahasia..."
"... Tentang siapa yang membunuh puluhan orang secara misterius, dengan cara yang cerdas..."
"... Dan tidak meninggalkan jejak..."
Berita kian memanas. Sejak hari itu, seluruh alat penyalur informasi seperti Televisi, radio, internet dan koran, memberitakan hal yang sama dan sepertinya tak akan ada habisnya.
Bagaimana tidak?
27 orang meninggal dalam kurun waktu yang cukup singkat dan penyebab yang sama. Bahkan berita ini didengar oleh media internasional. Presiden sepakat untuk tidak menceritakan sedikitpun mengenai kejadian ini pada anak-anak di masa depan. Membiarkan para generasi muda... Melupakan kejadian mencekam, di tahun 2007.
Jika semakin digali, akan ada muncul banyak pertanyaan seperti, "apa ada pelaku dibalik semua ini?", "siapa pelakunya?", "apa dia sengaja membunuh mereka?", dan... "apa alasannya melakukan itu...?"
__ADS_1
...πβπThe Poison πβπ...