Tumbal Hutang

Tumbal Hutang
Malam pertama


__ADS_3

Kini pak Suryo sudah tak perlu lagi khawatir karena kini Niko telah beristri,dan sudah pasti istrinya akan dengan setia melayani dan mengurus semua kebutuhannya.


Malam pun tiba mereka makan malam bersama,pak Suryo menyuruh mia menyuapi Niko karena sekarang kewajiban Mia adalah mengurus dan melayani Niko sebagai suaminya.


Setelah makan malam bersama pak Suryo menyuruh Mia untuk membawa Niko ke kamar mereka karena malah memang semakin larut.


Mia pun mendorong kursi roda yang di duduki Niko.


Saat memasuki kamar Mia terkejut dengan tulisan yang menempel di dinding dekat tampat tidurnya yang berisikan jadwal keseharian Niko yang harus di lakukan oleh Mia.

__ADS_1


Mulai dari pagi bangun tidur sampai malam mau tidur lagi,yang isinya jadwal memberi makan Niko,memandikannya,menggantikan pakaian,memverinya obat serta mengajak Niko menghirup udara segar di taman.


"Apa!?memandikan?apakah harus aku juga yang memandikannya?"tanya Mia pada dirinya sendiri.


Mia pun merasa bingung saat akan membaringkan Niko ke tempat tidur,Mia memanggil pelayan yang biasa mengurus Niko untuk membantunya mengangkat Niko.


Bagaimana mungkin tubuh sekecil Mia mampu mengangkat tubuh Niko yang lebih besar darinya?tapi kalau di pikir tubuh pelayan itu juga tak kalah kecil dari Mia tapi dia bisa melakukan semuanya,Pak Suryo pun mengizinkan pelayan meberikan contoh pada Mia untuk mengurus Niko dari cara membangunkan atau membaringkan tubuh Niko kembalai,cara memandikan Niko dan lain sebagainya namun Mia hanya di beri kesempatan selama 24 jam untuk di temani pelayan yang mengurus Niko,selebihnya harus Mia sendiri yang melakukanya.


Malam ini adalah malam pertama Mia menjadi istri Niko,dan malam pertama Mia tidur di rumah itu pertama kali juga Mia tidur seranjang dengan suaminya.

__ADS_1


"Memang apa yang akan terjadi,meski malam pertama tapi suami Mia adalah seorang pria lumpuh yang tak akan mungkin melakukan apapun"pikir mia.


Dan benar saja malam itu merek memang tidur bersama namun tak ada yang mereka lakukan kecuali tidur karena Niko tak mampu melakukan apapun selain tidur.


Pagi hrinya sekitar pukul 6pagi sang pelayan sudah menyiapkan segala seusuatu untuk Niko mandi,seperti air hangat untuk mandi dan baju gnti Niko.


Ia pun sesegera mungkin memindahkan Niko ke kursi roda dan membawa Niko ke kamar mandi untuk di mandikan,saat pakaian Niko di tanggalkan satu per satu oleh pelayan itu dengan malu Mia menutup matanya yang masih sici dari hal seperti itu.


"apa yang sendang anda lakukan Nona?" tanya pelayan itu pada Mia.

__ADS_1


"Besok-besok kalau saya sudah tidak di perbolehkan membantu anda untuk memandikan tuan muda,apakah anda akan memandikannya dengan mata terpejam?" kata pelayan separuh baya tersebut sembari menyenggol lengan Mia dengan lengannya karena tangannya sedang memegang sabun.


"Buka lah mata anda Nona,ini kan suami anda sendiri,anda harus terbiasa dengan ini nona." kata pelayan itu lagi,Mia mulai membuka mata di lihatnya pelanyan denga cekatan memandikan Niko tanpa sehelai pakaian pun hampir seperti seorang ibu yang memandikan anaknya,sesekali Mia membantu mengambilkan baju ganti untuk Niko.


__ADS_2