Tumbal Hutang

Tumbal Hutang
Menghindar


__ADS_3

Istri pak Suryo meninggal dunia saat melahirkan Riyan karena terjadi pendarahan,dokter sudah berusaha semaksimal mungkin menolong istri pak Suryo namun Tuhan berkehendak lain.


Sejak saat itu pak Suryo membesarkan sendiri kedua anknya di bantu oleh para pelayan,pengasuh dan penjaga.


"Kalau saja anak kita seumuran Nang,maka kita bisa saja menjadi besan."


kata pak Suryo pada sahabatnya yang sudah menolongnya bertemu tabib yang sampai membuatnya bisa punya anak,tak lain adalah pak Danang kakeknya Mia.


"Iya yo,sebenarnya aku punya anak perempuan namun usianya terlalu terpaut jauh dengan anakmu."


jawab pak Danang sambil terkekeh.


"Bagaimana kalau kau punya satu anak lagi perempuan supaya kita bisa berbesanan."

__ADS_1


jawab pak Suryo lagi sambil mereka tertawa bersama.


Sebenarnya pak Suryo sudah berkali kali menasrhati sahabatnya agar berhenti berjudi dan menawarinya pekerjaan namun dasar pak Danangnya saja yang selalu menolak.


Sampai suatu hari pak Danang bercerita bahwa sekarang ia telah menjadi seorang kakek,dan betapa bahagianya pak Suryo ketika mendengar bahwa cucu pak Danang perempuan.


Mereka sepakat akan menjodohkan anak pertama pak suryo dengan cucu pak Danang,Pak Danang pun menyetujuinya dengan syarat meminjamkan sejumlah uang untuk modal usaha,tanpa pak Suryo ketahui ternyata uang tersebut justru habis di meja judi.


Pak Tejo dan Bu Wita adalah saksi bisu kesepakatan perjanjian kedua sahabat tersebut.


Karena pak Tejo dan bu Wita sudah mengabdi di keluarga pak Suryo sejak mereka masih sangat muda,sampai kini mereka merasa masih memiliki tanggung jawab untuk menjaga tuan mudanya tersebut.


Saat mendengar berita keganasan Riyan yang hampir melahap habis kakak iparnya tersebut,pak Suryo segera terburu buru pulang kerumah.

__ADS_1


Pak Suryo akhirnya memutuskan untuk mengirim Mia dan Niko ke luar negri,keputusan tersebut sebenarnya sudah pak Suryo rencanakan atas saran dokter Tio,dokter yang menangani Niko selama ini.


Dokter Tio bilang ada salah satu rekan sesama dokter spesialis syaraf yang mampu menyembuhkan pasien yang memiliki kasus hampir sama seperti Niko,tentunya selain dokternya yang sudah sangat berpengalaman juga di dukung dengan kecanggihan tehnologi yang ada di negara tempat rekan dokter Tio tinggal.


Akhirnya pak Suryo segera mengurus surat surat keberangkatan Niko dan Mia,pak Suryo menugaskan pak Tejo dan bu Wita ikut serta untuk membantu Mia mengurus Niko saat pengobatan keluar negri.


Sebenarnya selain melakukan pengobatan untuk Niko pak Suryo juga bermaksud mengungsikan Mia agar tidak terus terusan di ganggu oleh Riyan yang sudah sangat terkenal playboy dan bad boy sejak SMP itu.


Riyan selalu membuat ulah,dan tak jarang membuat susah orangtua dengan kenakalan kenakalannya,meski pak Suryo memakluminya karena memang Riyan selalu cari perhatian dengan cara nakal seperti itu.


Riyan memang selalu mendapatkan apapun yang dia mau,termasuk perempuan manapun yang di incarnya harus dia dapatkan juga.


Jadi pilihan untuk mengirim Mia dan Niko keluar negri adalah pilihan yang tepat untuk menghindarkan mereka dari gangguan Riyan,agar Niko dengan tenang menjalani pengobatan dan juga aman dari gangguan Riyan tentunya.

__ADS_1


__ADS_2