Tumbal Hutang

Tumbal Hutang
Kepulangan Riyan


__ADS_3

Selama tinggal dirumah besar itu,Mia hanya melaksanakan tugasnya sebagai istri Niko. Lebih tepatnya seperti pelayan atau pengasuh Niko,karena tak ada hal lain yang ia lakukan selain mengurus Niko.


Tak pernah dia pedulikan penghuni lain dirumah itu,bahkan dia juga tak pernah bertanya atau ingin tau soal siapapun disana.


Sesekali ia bertemu dengan pak Suryo mertuanya yang begitu sibuk mengurus bisnisnya,yang tanpa Mia ketahui pak Suryo sering kali memperhatikan Mia dan Niko lewat CCTV,lewat para pelayan di rumah yang di suruhannya untuk mengawasi Mia,atau bahkan terkadang saat malam sudah larut.


Ketika pulang dari bekerja lembur seringbkali pak Suryo memandangi anaknya meski sekarang hanya bisa sebatas dari pintu saja.


Biasanya ketika pulang larut malam pak Suryo masuk ke kamar putra kesayanganya itu,lalu membelai lembut rambut putranya memastikan bahwa putranya baik-baik saja dan sedang mimpi indah.

__ADS_1


Pak suryo selalu memperlakukan Niko seperti anak kecil,karena Niko memang masih seperti anak kecil yang selalu penurut dan pandai sejak kecil maka dari itu pak Suryo lebih menyayangi Niko dari pada Riyan adiknya yang sangat nakal,badung dan selalu iri pada Niko.


Sampai suatu hari saat itu Niko masih duduk di bangku kelas 3SD sedangkan Riyan duduk di kelas 1SD,jarak usia mereka memang tak terlalu jauh,hanya selisih 2tahun dan ibu mereka Mariyam meninggal dunia saat melahirka Riyan karena pendarahan.


Riyan yang nakal sering kali di banding-bandingkan dengan Niko yang pandai dan penurut,namun siapa sangka hal itu membuat Riyan menjadi anak yanh semakin nakal,selalu cari perhatian dan menyimpan dendam pada kakaknya.


Bahkan kelumpuhan Niko sampai sekarangpun juga karena ulah Riyan,karena keusilan dan kenakalan Riyan lah yang mengakibatkan Niko terjatuh dan mengalami benturan di kepa hingga membuat Niko koma sampai beberapa bulan di rumah sakit.


Segala pengobatan medis sampai non medis pun sudah di datangi namun tak ada perubahan,hanya saja dokter Tio yang sampai sekarang masih optimis menyembuhkan Niko.

__ADS_1


Doktet Tio berpendapat bahwa Niko bisa di sembuhkan meski kemungkinannya sangat kecil dan jikapun Niko sembuh mungkin tidak bisa sembuh total setidaknya Niko bisa melakukan aktivitasnya sendiri tanpa bergantung lagi pada orang lain.


Saat selesai sarapan seperti biasa Mia membawa Niko ke taman untuk berjemur dan menghirup udara segar di teras depan rumah sambil Mia membacakan buku novel romantis untuk Niko karena Mia fikir Niko sudah bukan anak kecil lagi jadi sudah seharusnya dia di perlakukan selayaknya orang dewasa pikir Mia.


Saat Mia hendak medorong kursi roda Niko memasuki rumah tiba-tiba Mia terhenti karena melihat sebuah mobil memasuki gerbang rumah dan mobil pun terparkir disana,ternyata Riyan sang pengendara mobil tersebut.


Setelah melihat ternyata Riyan yang datang Mia melanjutkan kembali mendorong kursi roda Niko memasuki rumah menuju ruang Tivi,mereka menonton tivi bersama sambil sesekali Mia mengajak bicara Niko meski terkadang Niko hanya sesekali saja menanggapi Mia.


Tiba-tiba Riyan datang kan ikut merebahkan tubuhnya di sofa sebelah tempat duduk Mia.

__ADS_1


"Aku dengar kabar katanya kalian berdua sudah menikah,apa kamu hanya istri bayaran?atau kamu hanya menginginkan harta?"tanya Riyan ketus yang sudah pasti di tujukan untuk Mia,siapa lagi memangnya karena disana hanya ada mereka ber tiga.


__ADS_2