
"Selamat siang,selamat datang di MAMAMIA."
Sapa seorang penjaga yang bekerja di kue toko milik Mia menyapa pengunjung yang baru saja memasuki pintu toko.
"Maaf,saya sedang mencari kue ulang tahun"
Ucap seorang lelaki yang baru saja datang.
"Mari pak sebelah sini,banyak pilihannya pak."
"Saya pesen yang seperti ini,buat lusa."
"Baik pak,maaf dengan bapak siapa?"
"Deni"
"Nomor yang bisa dihubungi pak?"
Setelah selesai melakukan pembayaran,sang pembeli keluar dari toko kue dan melajukan kendaraannya.
Tak lama berselang mobil Mia datang,dan Mia segera masuk ke dalam toko setelah memarkirkan mobilnya,hari ini Mia datang ke toko tak seperti biasanya hari ini tanpa di temani sopir karena sang sopir sedang izin pulang kampung.
"Kak Mia,hari ini ada pesanan kue ulang tahun untuk lusa."
"Ok"
Jawabnya singkat,lalu berjalan menuju ruangannya.
Toko kue MAMAMIA memang bukan toko yang besar dan mewah namun setiap harinya ada aja yang datang berkunjung,dan bisa dibilang lumayan ramai jika akhir pekan.
Hari ini adalah hari ulang tahun Dion,anak laki-laki semata wayang Deni.
Seisi rumah mulai sibuk menghias rumah untuk acara ulang tahun yang akan diselenggarakan sore nanti.
__ADS_1
Sementara di dapur mama Deni ikut sibuk membantu mempersiapkan camilan untuk orang-orang yang bekerja mempersiapkan semuanya,sedangkan papa Deni sibuk bermain denga Dion di halaman belakang.
Bocah berusia lima tahun itu sedang asik bermain robot-robotan bersama kakeknya setelah bosan mengganggu para pekerja mempersiapkan pesta.
"Kakek,nanti pas Dion ulang tahun papa datang gak ya?"
Tanya polos bocah yang tak ingin ayahnya tak bisa datang ke acara ulang tahunnya tahun lalu karena harus pulang terlambat dari luar kota.
"Pasti pulang dong.....kan papa Dion sudah janji."
"Dion......"
Deni menghampiri putranya dan sang putra bergegas lari memeluknya.
"Papa nggak kerja hari ini,kok pulangnya cepet?"
"Iya dong...hari ini spesial,kan ulang tahun Dion."
Anak laki-laki tersebut sangat antusias karena di ulang tahunnya kali ini akan dirayakan bersama papanya.
"Dion mau nggak ikut papa?
"Kemana pa?"
"Kita ambil kue ulang tahun Dion."
"Mmmmmm,kue ulang tahunnya spiderman ya pah?"
"Iya dong......buat anak kesayangan papa yang suka spiderman."
Deni mencubit lembut hidung putranya yang ada dalam ge dongannya.
Deni memarkirkan mobilnya lalu membukakan pintu untuk putranya.
__ADS_1
Ia berjalan menuju pintu masuk sebuah toko kue sambil menggandeng tangan putranya.
"Permisi mbak,saya mau ambil kue pesanan untuk hari ini atas nama pak Deni."
Ucapnya pada seorang wanita yang membelakanginya karena sibuk menata kue-kue kering di sebelah meja kasir.
Saat wanita tersebut menoleh betapa teekejutnya Deni bagai tersambar petir.Bagaimana tidak perempuan yang sekian lama ia cari-cari kini berdiri di hadapannya.
"Mi,mia...?"
Ucapnya sambil terbata.
"Deni?"
Mereka mengobrol dengan sedikit canggung karena ternyata sekarang mereka telah memiliki kehidupan masing-masing.
"Oiya Den,ini anak kamu?"
"Iya."
"Hai ganteng,hari ini kamu ulang tahun ya?"
Mia berjongkok untuk menyetarakan tinggi badannya dengan Dion agar lebih mudah mengobrol.
"Selamat ya sayang,ini ada hadiah untuk kamu."
Mia benberikan sebuah bingkisan untuk Dion.
Memang selama satu bulan ini Mia sengaja memberi hadiah khusus untuk setiap pembelian kue ulang tahun.
"Terima kasih tante."
Deni bersama putranya berpamitan untuk segera pulang mengingat waktu acara akan segera dimulai beberapa jam lagi.
__ADS_1