
"Deni...!" Suara teriakan Mia mengagetkan Deni yang masih terlelap di sebelahnya,spontan Deni langsung beranjak bangun dari tidurnya.
"Ada apa sih Mia....pagi pagi udah teriak teriak kayak jam weker aja!"Deni hanya menjawab santai sambil masih melingkarkan tangannya ke tubuh Mia,tubuhnya semakin menempel ketubuh Mia.
Mia hanya bisa menggliat hendak melepaskan pelukan Deni yang hampir seluruh tubuh mereka menempel hanya pakaian merek saja yang masih menghalangi,semakin Mia nenggeliat semakin Deni menegang Mia yang menyadarinya kembali berteriak semakin kemcang.
"Deni......!kamu jangan macam macam,kita gak bolek lakuin ini....!"
"Tapi Mia......aku cuma mau......"gubrak!
Mia menendang tubuh Deni sekuat tenaganya hingga membuat Deni terjatuh dari tempat tidur.
"Aduh...!"Deni berusaha bangun dari jatuhnya sambil mengaduh.
__ADS_1
"Aku kan masih ngantuk semalem aku gak bisa tidur njagain kamu.Aku cuma mau meluk kamu dan tidur lagi sebentar aja".
Mia hanya bisa terdiam merasa malu sekaligus kesal,Mia hanya takut Deni melakukan hal yang lebih padanya,dia juga takut ikut terbawa suasana yang tak mampu mengendalikan perasaannya.
Tiba-tiba sang montir pemilik bengkel pun datang sudah membawa beberapa barang belanjaan dan segera memperbaiki sepeda motor mereka,setelah motor selesai di perbaiki mereka berdua segera pulang mumpung hari belum terlalu siang.
Saat di perjalanan karena merasa lapar Deni segera mmberhentikan la motornya menuju tempat makan yang ada di pinggir jalan,meski hanya sarapan nasi soto dan minum teh hangat setidaknya itu bisa mengisi perut mereka yang kelaparan sejak semalam.
Akhirnya mereka pun sampai di depan rumah Mia,dengan ragu dan takut Mia melangkah menuju rumah.
"Kamu mau ngapain ikut masuk?"tanya Mia pada Deni
"Aku mau ketemu nenek kamu,sekaligus minta maaf takutnya nenek kamu salah faham."
__ADS_1
Benar saja karena mereke berdua tidak pulang semalaman sudah pasti nenek Mia sangat cemas dan khawatir,dan sudah pasti nenek memikirkan hal yang tidak-tidak karena mereka hanya berdua laki-laki dan perempuan semalaman tidak pulang lagi.
Namun saat mereka memasuki rumah tidak ada siapapun,sepertinya nenek tidak ada di rumah karenan memang biasanya jam segini nenek belum pulang dari pasar.
Setelah tau neneknya Mia tidak ada di rumah,Deni segera berpamitan dan pulang sementara Mia segera mandi dan beristirahat karena semalaman dia sebenarnya tidak bisa tidur dengan nyenyak.
Sesampainya di rumah Deni langsung di brondong mercon,eh...di brondong pertanyaan oleh kedua orang tuanya karena berpamitan pergi dengan anak gadis orang lalu semalaman tidak pulang.
Ayahnya Deni pun berkata bahwa semalam neneknya Mia datang kerumahnya menanyakan perihal soal Mia dan Deni,setelah menjelaskan panjang kali lebar kali tinggi kayak rumus balok akhirnya orangtua Deni memakluminya.
Namun beda cerita dengan Mia,karena neneknya yang terlalu panik tak ada kabar dari Mia dan karena beliau sangat menyayangi Mia maka marahlah sang nenek sehingga Mia pun di sihir menjadi seorang gadis yang semakin cantik di mata siapapun.
Sebenarnya nenek Mia sangat marah karena Mia melanggar janji akan segera pulang ketika petang,bahkan nenek Mia sampai berhari-hari baru mau bicara dengan Mia karena sebenarnya orang yang marah dengan cara diam justru jauh lebih susah di rayu menurut Mia.
__ADS_1
Namun setelah benerapa hari akhirnya nenek memaafkan Mia dengan catatan tak boleh di ulangi lagi,Mia pun berjanji sambil mereka berpelukan bak telletubies.