Turns Out My Mate

Turns Out My Mate
Eps 17. Berkenalan


__ADS_3

... ||•🥀Happy Reading🥀•||...


... _____...


“Tidak—Itu tidak akan terjadi lagi! Kakak berjanji akan menepatinya kali ini. Kalau kakak tidak menepati lagi, kamu boleh melakukan apa saja. Seperti itu saja bagaimana?” usul Jun yang sepertinya sedang menawarkan kesepakatan pada Zishu.


“Eum boleh melakukan apa saja ya!? Cukup menarik. Aku setuju tapi dengan 1 syarat,” Zishu tersenyum licik. Sepertinya ia memiliki syarat yang tepat untuk usulan Jun.


“Apa syaratnya? Kamu katakan saja! Kakak pasti akan menyetujuinya,” sahut Jun dengan cepat.


“Nanti saja ku beritahu tapi kakak harus menyetujuinya kalau tidak bisa menepati kalau,” ucap Zishu tidak mau memberitahu syaratnya sekarang. Namun yang pasti, syaratnya tidak terduga.


`Kenapa perasaanku jadi tidak enak ya? Ah sudahlah! Sebaiknya aku iyakan saja dulu. Apa syaratnya, itu urusan nanti!` batin Jun


“Baiklah apa katamu saja! Sekarang bisakah berhenti menginjak kaki kakak?” tanya Jun dengan raut wajah masih memelas.


“Bisa,” jawab Zishu singkat dan berhenti menginjak kaki Jun.


Ketika Zishu sudah berhenti, Jun segera memeriksa keadaan kakinya. Kakinya memerah sebab Zishu menginjaknya menggunakan sepatu Booth berbahan keras. Di tambah lagi, Jun belum memakai sepatu. Sehingga kakinya memerah dan terasa sakit.


“Enak tidak, Jun?” tanya Chen tersenyum mengejek ke arah Jun.


“Enak apanya? Kau lihat tidak kakiku memerah seperti ini,” cetus Jun menunjuk ke arah kakinya sendiri.


“Hahaha itulah akibat yang pantas kau terima. Seharusnya Zi`er lebih sadis lagi memberimu pelajaran. Biar kau merasa jera menjadi playboy,” ejek Chen membuat Jun melotot padanya.


“Biasa saja melotot padaku! Kau seharusnya senang karena Zi`er sudah kembali. Zi`er merindukan kakak playboy nya, jadi ikut ke sini. Benarkan, Zi`er?” sambungnya menatap ke arah Zishu di sampingnya.


“Benarkah itu, Little Baby?” giliran Jun yang bertanya pada Zishu.


“Benar! Mana mungkin aku tidak merindukan kakak. Aku kan tidak sepertimu!” sahut Zishu membenarkan, sekaligus mengejek Jun.


“Sudah kakak bilang, kakak merindukanmu. Kamu itu jangan mengira sembarangan deh!” seru Jun tidak terima.


“Fuufft aku hanya bercanda, kak! Aku tahu kalau kakak pasti juga merindukanku. Pasalnya aku ini adik kesayangan kakak, bukan? Pastinya lebih penting di banding para pacar kakak itu,” Zishu tertawa kecil mendengar Jun tidak terima di katakan tidak merindukannya.

__ADS_1


“Nah itu kamu tahu! Little Baby always number One. Jadi kamu lebih penting dari mereka,” tukas Jun dengan tegasnya tapi terdengar lebay di telinga Chen.


“Kau terdengar sangat lebay,” lontar Chen dengan nada mengejek.


“Sungguh kakak merindukanmu, Little Baby!” seru Jun langsung memeluk Zishu. Tanpa menghiraukan Chen sama sekali.


“Aku juga merindukanmu, kakak playboy!” Zishu membalas pelukan hangat Jun. Sudah lama ia dan Jun tidak bertemu. Rasa rindu terobati dengan pelukan hangat layaknya adik-kakak.


Pelukan antara Zishu dan Jun berlangsung tidak terlalu lama. Namun sudah cukup mengobati rasa rindu yang ada.


“Kamu sudah menjadi gadis yang sangat cantik. Bukan bayi kecil lagi tapi kakak akan tetap memanggilmu Little baby,” ucap Jun


“Terserah kakak saja!” seru Zishu tidak keberatan sama sekali. Biarlah Jun tetap memanggilnya Little Baby.


“Melihatmu yang sudah sangat cantik seperti. Pasti sudah banyak laki-laki yang mengejarmu di Inggris. Iya kan!?” goda Jun sambil mengacak-acak rambut Zishu.


“Tidak juga! Aku di sana fokus pada kuliahku. Tidak memikirkan para laki-laki yang mengejarku,” bantah Zishu cepat dan itulah kenyataannya.


Zishu sangat populer di Universitas College London. Baik itu kecantikannya atau pun kepintarannya. Ia pun terkenal akan sifatnya yang sangat cerita. Tidak pernah sungkan untuk berbagi ilmu pada mahasiswa lain. Sehingga Zishu sangat di sukai banyak mahasiswa.


“Ya aku lulus dengan nilai terbaik. Tinggal menunggu acara kelulusan resmi saja,” jawab Zishu tersenyum bahagia.


“Serius? Wah kalau begitu selamat, Little Baby ku!” ucap Jun memberi selamat atas lulusnya Zishu.


“Iya, terima kasih kak! Nanti saja kita bicara lagi. Itu mereka sudah menunggu untuk main basket,” mata Zishu mengarah ke beberapa laki-laki yang berdiri di tengah lapangan.


“Ah benar! Kakak hampir saja melupakan mereka,” umpat Jun


“Kau selalu saja begitu. Kalau sudah bicara dengan Zi`er, pasti suka lupa yang lain. Sudahlah ayo kita bermain dulu! Nanti kau bisa bicara lagi dengan Zi`er,” celetuk Chen kembali berbicara setelah sempat terdiam.


“Ya maaf! Habisnya aku sudah lama tidak bertemu dengan Little Baby,” sahut Jun menatap sekilas ke arah Chen.


“Sebelum main, Zi`er mau tidak berkenalan dengan mereka? Soalnya mereka pasti penasaran denganmu,” sambungnya pada Zishu.


“Mau saja, Zi`er! Kamu harus mengenal mereka. Mereka itu juga kolega perusahaan Yan Group yang akan kamu pimpin sebentar lagi. Tidak ada salahnya menjalin pertemanan dengan mereka dari sekarang. Nanti akan berguna untukmu ke depannya,” ucap Chen pelan dan hanya di dengar oleh Zishu serta Jun.

__ADS_1


“Em baiklah, kak!” Zishu mengangguk pelan tapi jujur saja rasa gugup di rasakannya.


Bagaimana tidak gugup? Ia akan berkenalan dengan laki-laki yang tadi pagi menyelamatkannya. Sekaligus laki-laki yang di fotonya secara diam-diam di Beijing Botanical Garden tadi.


`Ayolah tenang, Zishu! Kamu tidak perlu gugup seperti ini. Laki-laki itu pasti tidak menyadari apa yang telah kamu lakukan di Beijing Botanical Garden tadi. Hufft tenang!` batin Zishu


Chen dan Jun berjalan lebih dulu menghampiri teman-teman mereka berdua. Zishu membiarkan kedua orang itu berjalan lebih dulu dan ia menyusul di belakang. Sambil berjalan, ia masih berusaha menenangkan kegugupannya. Sekarang Zishu terlihat seperti seseorang yang takut ketahuan telah melakukan sesuatu.


“Kalian pasti penasaran siapa gadis ini!? Aku akan memperkenalkannya pada kalian. Namanya adalah Yan Zishu. Anak tunggal dari tuan Jiang dan nyonya Mei-Hua. Baru kembali dari Inggris setelah menyelesaikan kuliahnya,” Jun memperkenalkan Zishu dengan singkat.


“Salam kenal, tuan-tuan! Kalian bisa memanggilku Zishu,” sapa Zishu pada teman-teman Jun dan Chen.


Teman-teman Jun dan Chen tentu merasa terkejut. Mereka memang pernah mendengar tentang Zishu. Namun tidak mengenali orangnya. Hal ini di karenakan Zishu cukup tertutup orangnya. Selama di Inggris pun, ia tidak pernah memperlihatkan fotonya sekarang di media sosial.


“Jadi ternyata Anda adalah nona Zishu!? Kami minta maaf karena sebelumnya tidak mengenali nona,” ungkap salah seorang laki-laki memakai kaos merah.


“Hhaha tidak apa-apa, tuan!” Zishu tertawa canggung.


“Sekarang kakak akan perkenalkan mereka padamu,” ucap Jun menatap teman-temannya secara bergantian. Zishu membalas dengan anggukan kepala.


Jun mulai memperkenalkan satu-persatu temannya kepada Zishu. Ada Fu Enlai berusia 23 tahun, pemimpin FEntertaiment; Liang berusia 22 tahun, produser FEntertaiment; Kang Dishi berusia 20 tahun, pemilik perhotelan keluarga Chi; Guan Bei berusia 23 tahun, Pemilik G`Diamond; dan Zhu Xuesi berusia 21 tahun, pemimpin Zhu Corp.


Satu-persatu dari mereka sudah berkenalan dengan Zishu. Kini tinggal satu orang lagi yang belum berkenalan.


“Ini yang terakhir, Zi`er! Kakak sengaja memperkenalkannya di paling terakhir sebab orangnya sangat istimewa. Namanya adalah Lu Zeming, berusia 24 tahun. Pengusaha terbaik di Beijing dan masih lajang. Tidak pernah dekat dengan perempuan mana pun. Di jamin kelajangannya masih terjaga,” ucap Jun memperkenalkan laki-laki yang belum berkenalan dengan Zishu. Ia memperkenalnya dengan nada bercanda tapi ucapannya benar.


Lu Zeming? Rasanya Zishu tidak percaya. Bagaimana bisa ia tidak mengenalinya. Sering mendengar namanya tapi tidak pernah melihat orangnya, meski hanya wajahnya. Namun lihatlah, hari ini ia sudah di pertemukan dengan Lu Zeming sebanyak 3 kali. Pertama saat lari pagi, kemudian di Beijing Botanical Garden dan sekarang di sini.


Bukan pertemuan tanpa sengaja itu yang sedang di pikirkan Zishu. Melainkan apa yang telah di lakukannya saat di Beijing Botanical Garden. Ia sudah berani memfoto diam-diam si pengusaha terbaik Beijing itu. Kalau ketahuan pasti akan sangat memalukan!


... _____...


...... Terima kasih sudah mampir ke cerita ini🌹......


... Jangan lupa tinggalkan jejak👣...

__ADS_1


... [Like👍+Comment💬+Vote💌+Favorit❤]...


__ADS_2