Turns Out My Mate

Turns Out My Mate
Eps 36. Resmi Menikah


__ADS_3

... ||•🥀Happy Reading🥀•||...


... _____...


“Kamu sangat cantik dan cocok menggunakan gaun ini,” puji Chen takjub melihat penampilan Zishu. Terbilang simpel tapi sangat cantik dan elegan pastinya.


Sama halnya seperti Chen, itu juga di rasakan orang-orang kepercayaan keluarga Yan Utama. Mereka takjub melihat kecantikan Zishu. Tetapi mereka tidak heran akan hal itu. Di karenakan kecantikan yang di miliki Zishu menurun dari mamanya, nyonya Mei-Hua.


“Terima kasih tapi kakak terlalu memujiku,” ungkap Zishu mengulum senyum.


“Tidak kok. Memang itulah kenyataannya,” sanggah Chen. “Kita berangkat sekarang?”


Chen sudah berpakaian rapi dengan setelan jas berwarna coklat muda. Tidak lupa ada sapu tangan putih, terselip di saku tepat di dadanya. Warna sapu tangannya senada dengan kemeja yang di gunakannya. Menambah penampilan Chen semakin terlihat Cool.


“Iya kita berangkat sekarang. Kasihan nak Lui kalau menunggu kita terlalu lama,” jawab nyonya Jia Lee yang berdiri berdampingan dengan Zishu. Di samping kiri nyonya Jia Lee juga ada pelayan pribadinya yang memeganginya.


“Baik nek,” singkat Chen mengerti.


Zishu, nyonya Jia Lee beserta pelayan pribadinya, di persilahkan Chen untuk berjalan lebih dulu. Di susul ia dan beberapa bawahannya yang ikut serta. Orang-orang kepercayaan keluarga Yan Utama tidak ada yang ikut. Mereka harus melanjutkan membantu dalam persiapan perayaan ulang tahun Zishu nanti malam.


Di luar kediaman sudah ada dua buah mobil yang siap di gunakan. Mobil pertama berwarna putih di tumpangi oleh Zishu, nyonya Jia Lee beserta pelayan pribadinya, Chen dan juga Shi, sopir pribadi keluarga Yan. Kemudian di mobil kedua berwarna hitam pekat, tentu di tumpangi oleh para bawahan Chen. Setelah masing-masing mobil terisi, barulah mulai melaju beriringan keluar dari kawasan kediaman.


***


Kantor Catatan Sipil


Kedua mobil yang berisikan Zishu, nyonya Jia Lee, Chen beserta para anak buahnya sudah sampai di tempat tujuan. Tidak seperti biasanya, kantor catatan Sipil hari ini tampak sepi. Ini tentu ada campur tangan Lui yang sengaja melakukan itu. Bahkan di semua kawasan kantor catatan sipil itu di bawah kendalinya dan juga Chen. Sehingga tidak ada orang lain yang bisa memasukinya. Tujuannya di lakukan itu sebab pernikahan mereka harus di rahasiakan dari orang lain. Para petugas catatan Sipil pun hanya beberapa yang tahu.

__ADS_1


“Ayo turun!” ajak Chen pada Zishu dan juga nyonya Jia Lee. Ia sedari tadi duduk di sebelah kursi pengemudi dan sudah bersiap untuk keluar dari mobil.


“Tunggu dulu, kak!” cegah Zishu sebelum Chen keluar dari mobil.


“Ada apa, Zi`er?” tanya Chen dan nyonya Jia Lee secara bersamaan.


“Semua di sini aman kan? Maksudku itu tidak ada yang tahu tentang hari ini selain kita. Termasuk keluarga paman,” dari tadi itulah salah satu hal yang mengganjal di pikiran Zishu.


“Semuanya sudah dalam kendali Chen dan juga nak Lui. Kamu tidak perlu khawatir itu,” ucap nyonya Jia Lee mengerti yang sedang di pikirkan cucunya itu.


“Benar apa kata nenek. Semuanya aman dan kamu bisa tenang,” Chen menengok ke kursi belakang, dimana Zishu dan nyonya Jia Lee duduk.


“Baiklah,” singkat Zishu. Setidaknya satu hal tidak perlu di khawatirkannya lagi.


“Kita keluar sekarang?” tanya Chen sekali lagi dan Zishu hanya mengangguk setuju.


Shilin segera turun lebih dulu dan membukakan pintu mobil untuk Zishu serta nyonya Jia Lee. Sedangkan Chen sudah keluar lebih dulu tanpa menunggu Shilin membukakan pintu mobil. Di luar mobil sudah berbaris rapi bawahan Chen. Tidak jauh juga dari mereka, ada beberapa orang yang sedang berdiri di dekat pintu. Beberapa orang itu adalah bawahan dari Lui yang di tugaskan untuk menyambut kedatangan mereka.


“Boleh. Lakukanlah tugasmu!” sahut nyonya Jia Lee melepaskan pegangan tangan Zishu pada lengannya.


Chen di beri tugas untuk menggantikan tuan Jiang dalam mengantarkan Zishu pada calon suaminya. Dalam hal ini, dapat di artikan bahwa Chen mewakilkan keluarga Yan untuk menyerahkan Zishu sepenuhnya pada calon suaminya.


“Sekarang kakak akan mengantarkanmu padanya, menggantikan tuan Jiang! Tidak apa-apa kan?” ucap Chen tersenyum. Ia mengulurkan tangannya ke arah Zishu.


“Tidak apa-apa,” Zishu menerima uluran tangan Chen dan langsung berpegangan padanya. Lebih tepatnya berpegangan pada lengan Chen.


Nyonya Jia Lee tersenyum melihatnya. Sosok Chen memang tidak sepenuhnya bisa menggantikan posisi tuan Jiang. Tetapi ia selalu menjalankan tugasnya dengan baik selama ini.

__ADS_1


`Lihatlah! Hari ini putri kalian akan menikah dan Chen melakukan tugasnya dengan baik. Ibu harap kalian juga bahagia melihatnya di sana,` batin nyonya Jia Lee


“Sekarang kita masuk,” nyonya Jia Lee berdiri tepat di sebelah kiri Zishu. Di bantu pelayan pribadinya tentunya.


Tanpa balasan lagi, Zishu dan Chen mulai berjalan. Begitu juga dengan nyonya Jia Lee yang berjalan berdampingan dengan keduanya. Lalu di ikuti para bawahan Chen. Mereka berjalan menuju pintu masuk kantor catatan sipil, di sambut dengan para bawahan Lui. Di lanjutkan berjalan masuk ke dalam catatan sipil, tepatnya ke ruangan yang sudah terdapat Lui di sana.


Zishu berjalan dengan rasa gugupnya. Ia berusaha menenangkan dirinya seperti yang di beritahukan nyonya Jia Lee tadi. Semakin mendekati ruangan tempatnya akan menikah, detak jantungnya semakin berdetak kencang. Hal itu terus di rasakannya, sampai akhirnya masuk ke dalam ruangan yang di tuju. Di sana sudah berdiri Lui dengan gagahnya, memakai Tuxedo hitam. Apa pun yang di pakainya, selalu saja sempurna di tubuhnya.


Chen membawa Zishu mendekati Lui yang sudah memperlihatkan raut wajah bahagia. Sudut bibirnya terangkat. Memperlihatkan senyuman yang selalu di perlihatkannya. Hanya saja jauh lebih manis dari biasanya.


“Aku mewakili tuan Jiang dan keluarga, menyerahkan sepenuhnya putri tunggal mereka kepadamu. Ku harap kau bisa memenuhi ucapanmu,” ucap Chen seraya melepaskan pegangan Zishu dari lengannya dan menyerahkannya pada Lui.


“Aku akan membuktikannya,” sahut Lui langsung mengambil alih pegangan Zishu.


Sekarang Zishu berpegangan tangan dengan Lui. Berarti tugas Chen sudah selesai menyerahkan Zishu dan saatnya upacara pernikahan mereka di langsungkan. Chen berjalan mundur ke belakang dan berhenti tepat di sebelah nyonya Jia Lee. Sekarang di depan hanya ada Zishu, Lui dan juga seorang petugas sipil yang bertugas untuk menikahkan mereka berdua.


“Bisa kita mulai sekarang?” tanya petugas sipil itu pada Zishu dan Lui.


“Bisa,” jawab Zishu dan Chen secara bersamaan.


Petugas sipil pun segera memulai tugasnya. Menikahkan Zishu dan Chen seperti ketentuan yang selama ini berlaku. Rangkaian ketentuan pernikahan di lakukan secara bertahap. Hingga akhirnya Zishu dan Lui resmi menjadi pasangan suami-istri. Baik secara hukum dan negara.


“Selamat kalian sudah resmi menjadi suami-istri mulai hari ini!” seru petugas sipil pada Zishu dan Lui.


... _____...


... Terima kasih sudah mampir ke cerita ini🌹...

__ADS_1


... Jangan lupa tinggalkan jejak👣...


... [Like👍+Comment💬+Vote💌+Favorit❤]...


__ADS_2