Turns Out My Mate

Turns Out My Mate
Eps 81. Ketakutan Tuan Bowen


__ADS_3

...||•🥀Happy Reading🥀•||...


..._____...


Tuan Bowen, tuan Ming dan beberapa orang lainnya langsung melihat ke arah asal suara barusan. Seketika raut wajah mereka menegang. Kedatangan Zishu bukan hal yang mengejutkan tapi tetap saja suasananya menjadi tegang. Pasalnya kejadian ini terjadi karena kelalaian mereka dan bisa membuat Zishu marah besar. Namun ada satu orang yang lebih tegang raut wajahnya—Ialah tuan Bowen. Di luar terlihat tenang, di dalam hatinya sangat tegang. Sekeras apa pun ia berusaha menyembunyikannya, raut wajahnya tidak bisa membohongi.


“Presider—Anda sudah datang?” tuan Ming berbicara mewakili yang lain.


Zishu mengangguk pelan. Raut wajahnya datar. “Apa ada yang bisa jawab pertanyaanku?”


Semua orang menatap ke arah tuan Ming. Ya—Mereka ingin tuan Ming yang menjelaskan, meski itu bukan bagian dari tugasnya di proyek. Orang yang seharusnya bertanggung jawab atas semua hal di proyek, tengah berada di luar kota karena ada urusan keluarga. Sehingga tanggung jawabnya di alihkan pada tuan Ming.


“Begini Presider—Dinding ini tiba-tiba roboh saat pekerja sedang bekerja. Saya dan mereka semua sudah memeriksanya. Penyebab dari robohnya dinding karena kualitas bahannya buruk. Akibatnya ada beberapa pekerja yang terluka,” jelas tuan Ming singkat tapi terperinci.


Sorot mata Zishu sulit di artikan. Begitu pula dengan raut wajahnya. Tuan Ming dan beberapa orang lainnya semakin merasa tegang. Sama seperti yang di rasakan tuan Bowen di dalam hatinya.


‘Jangan sampai aku ketahuan. Bisa panjang urusannya nanti,' batin tuan Bowen.


“Terima kasih, tuan Ming. Tetapi sebaiknya tuan Bowen—Selaku penanggung jawab pembelian bahan proyek yang memberi penjelasan lebih jelas padaku. Bagaimana bisa bahan proyek berkualitas buruk? Aku tahu kalau sebelum proyek di jalankan, semua sudah di perhitungkan. Salah satunya kualitas bahan yang akan di gunakan. Lalu apa yang terjadi hari ini? Jangan bilang kalau dananya tidak cukup karena itu mustahil. Ku harap tuan Bowen memberikan penjelasan yang memuaskan untukku!” ucap Zishu mengintimidasi tuan Bowen yang berdiri di samping tuan Ming.


Deg...


Detak jantung tuan Bowen terasa semakin cepat. Ia tegang, juga gugup. Ini pertama kalinya ada orang yang mengintimidasinya seperti itu.


‘Tenang! Jangan panik atau aku akan ketahuan hari ini,' batin tuan Bowen


“Presider—” tuan Bowen menjeda ucapannya.


Zishu menanti jawabannya. Sama seperti tuan Ming dan beberapa orang lainnya yang tengah menatap ke arahnya. Mereka membenarkan ucapan Zishu barusan. Kejadian ini memang tuan Bowen-lah yang bertanggung jawab besar untuk memberikan penjelasan lebih jelas, mengingat posisinya di proyek.

__ADS_1


“Saya sudah membeli bahan sesuai dengan kualitas yang di inginkan. Bahannya juga saya periksa, sebelum di beli dan bawa ke sini. Saya tidak mengerti kenapa kejadian ini terjadi. Apa mungkin dari pihak MTStore melakukan kecurangan dengan mengirim bahan yang tidak sesuai?” sambungnya.


Hanya orang bodoh saja yang mau percaya terhadap ucapan tuan Bowen. Siapa yang tidak mengenal MTStore? Tempat yang selalu teliti dalam menjual bahan proyek dan tidak melakukan kecurangan seperti yang tuan Bowen katakan barusan.


“MTStore melakukan kecurangan? Ku rasa tidak. Sejauh ini tempat itu terkenal akan teliti dalam penjualannya,” sergah Zishu datar.


Tuan Ming mengangguk setuju. “Presider berkata benar. Apa MTStore akan rela merusak popularitas tempatnya hanya untuk berlaku curang? Dan melanggar prinsip tempat mereka. Sama sekali tidak mungkin,”


“Ya—Aku setuju,”


“Banyak yang telah membeli bahan di MTStore dan tidak pernah di kecewakan. Tuan Bowen tidak sedang bercanda kan?”


“Prinsip MTStore adalah menjual bahan terbaik dan sesuai dengan keinginan pembeli. Bisa saja tuan Bowen yang salah dalam memilih bahannya,”


“Aku juga berpikir begitu. Bukannya tidak mempercayai tuan Bowen tapi mencurigai MTStore, ku rasa tidak benar. Siapa pun akan setuju denganku,”


Beberapa orang lainnya ikut memberikan pendapat mereka. Sehingga itu cukup menyudutkan tuan Bowen di situasi ini. Apa yang di katakan mereka benar. Tuan Bowen merutuki kebodohannya karena memberikan jawaban yang jelas tidak benar. Namun ia tidak ingin dirinya di salahkan dan di curigai.


“Ya termasuk sifat Anda sendiri,” celetuk Zishu, matanya menatap tajam laki-laki paruh baya itu.


Tuan Bowen mengerut tidak mengerti. “Apa maksud, Presider?”


Pertanyaan tuan Bowen persis seperti yang ada di benak tuan Ming dan beberapa orang lainnya. Mereka tidak mengerti maksud Zishu barusan.


‘Apa Presider sedang mencurigai Bowen? Pertanyaannya tidak ku mengerti,' batin tuan Ming


“Menurutmu apa maksudku, tuan Bowen?” tanya balik Zishu.


“Saya tidak mengerti, Presider. Bisakah Anda menjelaskannya!?” tuan Bowen meminta penjelasan yang dirinya sendiri tidak pernah tahu, bahwa itu akan menghancurkannya.

__ADS_1


Zishu tersenyum sinis. “Tuan benar tidak mengerti atau hanya pura-pura tidak mengerti?”


Lagi-lagi dahi tuan Bowen mengerut. Apa maksud Zishu barusan? Itulah yang menjadi pertanyaannya. Padahal jelas sekali Zishu tengah memperlihatkan kecurigaannya. Hanya saja ia terlalu kalut dalam ketegangan dirinya sendiri.


“Baiklah karena tuan tidak mengerti, akan aku jelaskan. Dari masalah pembengkakan dana proyek, hingga kejadian hari ini—Pelakunya adalah orang yang sama dan itu tuanlah orangnya. Benar bukan?” sambung Zishu langsung to the point. Entah karena merasa jengkel atau apa, ia ingin segera membongkar tindakan buruk yang tuan Bowen lakukan.


Tuan Bowen merasa detak jantungnya berhenti. Ia tidak menyangka jika Zishu akan tahu soal itu. Apalagi selama ini semuanya aman dalam kendalinya. Benar-benar mengejutkan!


‘Sial! Bagaimana dia bisa tahu? Selama ini aku sudah membuat semuanya aman dalam kendaliku. Tuan Chen saja sampai tidak berhasil mengetahuinya. Lalu sekarang? Aku ketahuan. Tenang, Bowen—Tenang. Dia mungkin saja sedang menakutimu. Kalau pun benar dia mengetahuinya ,juga bukan masalah besar. Selama buktinya tidak ada, aku masih aman. Ya jadi tenanglah atau semuanya akan kacau!’ batin tuan Bowen


“Apa yang Presider katakan?” tanya tuan Ming—Dirinya belum sepenuhnya mencerna ucapan Zishu. Hampir sama seperti beberapa orang lainnya.


“Ya-ya—Apa yang Presider katakan!? Pembengkakan dana dan kejadian hari ini, tidak ada kaitannya dengan saya. Harap Presider tidak menuduh saya sembarangan!” sergah tuan Bowen berusaha menutupi kegugupan yang tengah di rasanya.


Zishu makin tersenyum sinis. Dalam hatinya ia menertawakan pikiran tuan Bowen. Laki-laki paruh baya itu pasti berpikir bahwa ia tidak memiliki bukti. Sayangnya, pikirannya itu salah besar.


“Sudah jelas apa yang ku katakan, bukan? Oh satu hal lagi—Aku tidak sedang menuduh. Aku punya bukti,” ucapnya.


Tuan Ming dan beberapa orang lainnya saling pandang. Seolah berusaha mencerna sepenuhnya maksud Zishu. Berbeda dengan tuan Bowen yang semakin di buat ketakutan.


“Mian!” sambung Zishu tiba-tiba memanggil gadis yang bertugas sebagai pengawas proyek itu. Tangannya mengulur ke arah belakang. Di mana gadis itu sedari tadi berdiam diri.


Beruntungnya Mian langsung mengerti.


“Ini nona!”


...______...


...Terima kasih sudah mampir ke cerita ini🌹...

__ADS_1


...Jangan lupa tinggalkan jejak👣...


...[Like👍+Comment💬+Vote💌+Favorit❤️]...


__ADS_2