TYLER: Who Do You Think Am I?

TYLER: Who Do You Think Am I?
EPS. 20. Melabrak Fia.


__ADS_3

Tyler melihat dari cctv, Lana tampak terbengong lalu entah mengapa Lana menjadi seperti antara tertawa tapi juga marah dan berakhir pergi.


"Apa yang Fia omongin, kenapa Lana sampe terkejut gitu?" Gumam Tyler. Dan dari rekaman, Lana masuk kedalam kamarnya dan keluar menggunakan jaket dengan wajah datar namun panik.


Tyler langsung kembali mengambil kunci motornya dan keluar dari apartemen, dia hendak mencari Lana.


Tapi dimanapun dia mencari, dia tidak menemukannya.


Bahkan Tyler mengawasi rumah Lana sejak sore hingga malam pun dia tidak melihat Lana keluar.


"Kemana dia?" Gumam Tyler. Tyler bingung sendiri, kenapa dia sebegitunya mencari Lana.


Sampai dia lagi - lagi tidak ikut tanding balap, dan hanya terus berdiri di jembatan tempat biasa Lana berjalan.


"Please, jangan lagi Tuhan." Gumam Tyler sembari harap - harap cemas.


Dan benar saja, hingga pagi tiba, Lana tidak muncul di sana. Tyler bangun dan langsung mengendarai motornya pergi dari sana.


Tyler datang ke markas, dan terlihat Renan yang sudah siap dengan seragamnya. Renan bingung melihat Tyler yang justru datang dengan pakaian biasa bukan seragam.


"Ty, lo gak sekolah?" Tanya Renan.


"Lana ilang." Ujar Tyler, dan Renan terkejut mendengarnya.


"Ha? Ilang gimana, bukannya dia sama elo di apartemen?" Ujar Renan.


"Fia dateng ke apartemen kemaren waktu gue pergi nemuin kalian, gak tau apa yang dia omongin ke Lana, Lana keliatan marah terus pergi dari apartemen." Ujar Tyler, dan Renan meranga mendengarnya.


" Tuh cewek pasti ngomong yang enggak - enggak ke Lana, emang dasar cewek gila." Ujar Renan, menjadi ikut kesal dengan Fia.


"Ayo ke sekolah, barang kali Lana masuk sekolah." Ujar Renan dan Tyler langsung mengangguk. Dia masuk kedalam markas dan mengganti pakaiannya dengan seragam sekolah.


Mereka berdua pun pergi dari markas ke sekolah, Tyler mengemudikan motornya benar - benar di atas rata - rata. Hingga tak sampai lima belas menit, mereka sudah sampai di sekolah.

__ADS_1


Tyler langsung berjalan dengan langkah lebarnya, dan masuk kedalam kelas, tapi Lana tidak ada di sana. Semua teman kelas Tyler bahkan ikut terkejut karena baru kali ini mereka melihat Tyler datang dengan wajah panik.


"Gak ada." Ujar Tyler dengan nafas terengah - engah. Renan juga jadi ikut sedih sekarang, jika Lana pergi, sudah pasti Tyler akan kembali dingin lagi.


Tiba tiba Tyler kembali keluar dari kelas dan berjalan menuju kelas lain. Dia masuk begitu saja kedalam kelas itu dan ada Fia di sana.


Fia tersenyum ketika melihat Tyler datang ke kelasnya, teman kelas Fia juga terkejut melihat Tyler masuk ke dalam kelas.


"Tyler.." Ujar Fia dengan senyum di buat semanis mungkin, Tapi apa yang dia bayangkan tidak terjadi dan justru Tyler menarik kerah bajunya.


"Lo apain Lana, huh?!" Ujar Tyler dengan tatapan marah pada Fia. Fia tertegun dengan tindakan Tyler.


"Lo denger baik - baik Safia, gue sama sekali udah gak peduli sama lo. Mau lo jual diri, having s*x sama banyak cowok, silahkan. Gue gak ada hubungan apa - apa lagi sama lo, dan gue minta.. lo jangan ganggu hidup gue." Ujar Tyler dengan suara lumayan keras.


Semua teman kelas Fia menutup mulut mereka karena mendengar apa yang Tyler katakan, Fia juga menjadi pias sekarang.


"Gue udah gak mau di kait - kaitin sama lo, sekarang gue tanya, ngapain lo kemaren dateng ke apartemen gue? Apa yang lo omongin sama Lana, huh?!" Ujar Tyler dengan wajah penuh emosi.


"Ty, gue masih sayang sama lo, gue gak rela lo dekat sama cewek lain." Ujar Fia.


Suasana di kelas itu menjadi sangat mencekam saat ini, Fia sudah yakin setelah ini dia akan mendapat lebih banyak hatters.


"Jawab gue apa yang lo omongin sama Lana!!" Teriak Tyler, dan Fia terisak.


"Ty, jangan marah - marah di sini. Percuma lo ngomong sama cewek gak punya moral kayak dia." Ujar Renan.


Tyler langsung menghempas begitu saja tubuh Fia dengan keras dan emosi, hingga Fia langsung jatuh terduduk di kursi.


"Jangan pernah lo muncul di hadapan gue, Fi." Ujar Tyler, lalu berjalan pergi dari kelas Fia.


Setelah Tyler pergi, benar saja.. Fia langsung di gunjingi teman - teman sekelasnya.


"Gak nyangka, ternyata dia cewek gatel yang suka gesekin barangnya sama banyak cowok." Ujar seorang teman kelas laki - laki Fia, dan di susul tawa dari teman - temannya yang lain.

__ADS_1


"Gatel banget tuh pasti sekarang, mau gesek sekarang gak, Fi? Gue siap." Ujar yang lain, sembari menyentuh bagian bok*ng Fia.


"Yah.. Udah gak ngefans lagi gua ama dia, gak sudi! Pasti udah longgar itunya." Ujar yang lain, dan semakin banyak tawa yang terdengar.


"Fi, berapa sejam?" Tanya yang lain, dan Fia hanya diam sembari menangis sekaligus menahan amarah.


"Cewek beg*, padahal Tyler dulu sayang banget sama dia, dan dia jadi satu - satunya cewek di geng nya Tyler malah. Tapi dia malah berbuat kayak gitu, dan sekarang malah bilang masih sayang setelah rusak." Ujar teman kelas perempuan Fia.


"Gak ngaca dan sadar diri, gue yakin senakal - nakalanya Tyler, dia gak pernah nyentuh ni cewek, buktinya waktu ada tes urin, Tyler gak make juga." Ujar gadis lain.


"Padahal gue dulu iri banget sama dia, karena dia satu satunya princess di geng Tyler. Sekarang.. Cih, amit - amit." Ujar gadis lain lagi.


"Fi, lain kali gue juga mau dong, gak apa - apa gue bayar, seenggaknya gue pernah ngerasain having s*x sama mantan primadona sekolah." Ujar seorang pria, dan semakin riuh tawa di kelas itu.


"Udah longgar bro, lo masih mau??" Tanya teman pria tadi dengan kekehannya.


"CUKUP!! GAK LUCU BERCANDA AN KALIAN!" Teriak Fia dengan marah.


Tiba tiba dari belakang Fia ada yang menjambak rambut Fia sampai Fia menengadah keatas saking kerasnya, itu adalah pria yang menyentuh bok*ng Fia sebelumnya.


"Udah kotor kan?? Gak usah sok suci dan sok nggak mau deh. Gue yakin kalo lo udah di bawah kita - kita juga lo bakal pasrah dan mendes*h." Ujar pria yang menjambak rambut Fia.


Sangat vulg*r memang, tapi percaya atau tidak, di kelas Fia, mayoritas murid pria di sana semuanya nakal.


"Eh! guru dateng - guru dateng." Ujar yang lain, dan pria yang menjambak Fia langsung melepaskan cengkeramannya, hingga Fia tersungkur.


'Ini semua gara - gara cewek bernama Lana itu, gue bakal balas dendam sama dia.' Batin Fia.


Sementara itu, Tyler tidak masuk kelas, dia saat ini duduk sendirian di atap sekolah. Dia masih bingung kenapa dia bisa semarah itu dengan Fia, tadi.


Padahal dulu Fia adalah satu - satunya cewek yang dia sayang sebelum Fia berubah jadi gadis rusak.


"Lo di mana, Na." Gumam Tyler.

__ADS_1


TO BE CONTINUED..


__ADS_2