
Inilah yang sedari kemarin ingin Laura tanyakan pada Joanne. Mumpung kali ini tidak ada orang lain di sekitar mereka, Laura berharap Joanne akan menjawab dengan sejujur-jujurnya. Dengan begitu, dia juga bisa lebih mudah memutuskan langkah selanjutnya yang akan dia lakukan.
“Di dunia ini, kita sudah memiliki peran masing-masing. Dan peranmu adalah sebagai Luca Kasha si antagonis.”
“Aku tahu, kok.” Laura menyela.
“Luca Kasha harus berbuat jahat, atau lama-lama kau akan menderita.”
Laura mengerutkan dahinya.
“Maksudnya?”
Joanne sadari dia sama sekali belum menjelaskan apa alasan dia melarang Laura untuk bertindak seenaknya, karena itu pembahasannya sampai lebih dari tiga episode. Padahal kalau diberi kesempatan, mungkin Laura tidak akan lagi ikut campur.
“Haaah… Sorry. Jujur aku tidak bisa menjelaskannya dengan baik. Hanya saja, sesuatu yang mengerikan akan terjadi jika cerita aslinya berubah banyak.” Joanne mencoba menerangkan.
“Contohnya?”
.
__ADS_1
.
.
Kehidupan Joanne di dunia Super Rangers ini telah berulang sebanyak 10 kali. Dia juga selalu mati di usia 26 tahun, atau satu tahun setelah latar wakti dari cerita aslinya berakhir. Artinya, pria itu sudah terombang-ambing tanpa bisa pulang ke dunia asalnya lebih dari 200 tahun lamanya.
Berbagai cara telah Joanne coba agar dia bisa kembali. Salah satu yang dia lakukan adalah dengan mengubah jalan cerita.
Di kehidupan pertamanya di dunia ini, Joanne juga sama seperti Laura. Dia berusaha sekuat tenaga untuk menang dari Radolard. Karena itu, seluruh bala bantuan seperti Thunder Beasts yang terpencar dapat segera Joanne temukan, bahkan sebelum Radolard datang ke Bumi. Kemenangan atas Radolard juga lebih cepat dia dapatkan. Namun satu hal yang tidak dia sangka, saat itu Kador belum benar-benar mati. Kador yang jiwanya tidak memiliki wadah berhasil merasuki tubuh Brian dan berakhir membunuh Joanne.
Kehidupan keduanya pun tidak jauh berbeda. Kali ini Joanne tidak mau menjadi Super Rangers, karena trauma yang dialaminya. Joanne pun kabur dari tim menuju planet selain Bumi. Dan lagi-lagi itu juga adalah pilihan yang salah. Karena, planet yang kemudian Joanne pilihlah yang kemudian dijajah oleh Rador dan yang lainnya.
Saat itu baginya tidak ada pilihan yang lain. Pikirnya, mungkin dia bisa menghindar dari kesialan kali itu. Joanne sampai menjabat menjadi panglima perang dan di bawah kepemimpinannya Radolard berhasil menduduki Bumi.
Karena keberhasilannya itu, Joanne dipanggil untuk menghadap Kador. Namun setelah itu, dia tidak mengingat apapun dan kembali ke awal kehidupan barunya.
Akhirnya, di kehidupan berikutnya, Joanne memutuskan untuk tidak mengubah apapunn. Hingga kemudian, dia bertemu dengan Luca Kasha yang tiba-tiba mengaku ingin berpindah kubu.
Sedari awal Joanne tahu ada yang tidak beres dengan gadis itu. Luca Kasha yang dia kenal hanyalah penyihir malas yang tidak tahu rasa kasihan. Tapi, tiba-tiba gadis itu menyatakan cinta padanya.
__ADS_1
Joanne yang ingin mengembalikan ke alur aslinya terus mendorong agar Luca kembali ke pihak Radolard. Tetapi, dorongan gadis itu rupanya lebih kuat dari yang Joanne kira. Alhasil, beberapa bagian cerita berhasil Laura ubah.
“Harusnya kau ceritakan dari awal.” kata Laura setelah mendengarkan cerita Joanne.
Menyesal tidak mendengarkan nasihat Joanne, bahunya seraya turun saat mata mereka saling bertemu. Laura tak menemukan satupun kebohongan di mata itu.
Pikirnya, Joanne pasti telah mengalami banyak peristiwa yang mengerikan. Mati satu kali saja sudah menakutkan, dan Joanne telah mati berkali-kali.
“Aku pikir, aku yang sudah melakukan kesalahan. Karena itu, sikapmu… maksudku Luca Kasha berubah.” sahut Joanne.
Jika berada di posisi Joanne, mungkin Laura akan memikirkan hal yang sama. Karena itu, Laura hanya diam setelah itu.
.
.
.
Mereka berdua terus melamun, memikirkan apa yang telah terjadi. Hingga tidak mereka sadari, sepasang mata tengah mengawasi mereka berdua.
__ADS_1