Villainess X Fangirl

Villainess X Fangirl
Mending Nikah Sama Rador


__ADS_3

Dari jauh memang Sador tidak melihat dengan jelas apa yang tengah Luca dan Joanne lakukan. Namun, itu cukup untuk membuat sang pangeran ke-3 gerah.


“Luca… kau adalah tunanganku. Tidak akan aku biarkan.” batinnya.


Sador sudah tahu misi Luca sebenarnya setelah menanyakannya pada Rador, kakaknya. Namun, baginya egonya jauh lebih penting dari apapun.


Lalu, dengan kekuatan yang diberikan oleh klan Ibunya, Sador mengubah dirinya menjadi air dan masuk ke dalam tanah. Rencananya adalah memberikan serangan kejutan kepada Joanne. Dia yakin dengan dirinya sendiri saja sudah bisa mengalahkan sang ranger biru itu.


Begitu Sador sudah cukup dekat dengan Joanne, dia pun keluar dari persembunyian dan langsung menyerang. Namun, yang Sador tidak sangka, pria berseragam polisi itu ternyata dapat menghindarinya. Begitu pula Laura yang langsung mundur menjauh.


“Paman!? Kenapa kau bisa di sini?” tanya Laura.


Sador tidak menggubrisnya dan langsung melancarkan serangannya kembali pada Joanne.


“Sialan kau, Thunder Blue!!” teriak Sador yang menyerang dengan membabi buta.


Sador dengan kekuatannya menembakkan air dengan kecepatan penuh. Air, jika pelan mungkin tidak akan berbahaya, tetapi jika disemprotkan dengan kecepatan tertentu dapat menjadi senjata paling tajam yang bahkan dapat memotong baja. Itulah kemampuan khusus yang dimiliki oleh klan mereka.


“Thunder Change! Ha!!” seru Joanne yang akhirnya mendapatkan waktu untuk berubah.

__ADS_1


Begitu baju zirah sudah dikenakannya, Thunder Blue akhirnya dapat menggunakan senjatanya untuk menyerang balik Sador.


“Gimana, nih? Sador kan kuat banget… Thunder Blue yang sekarang pasti bakal kesulitan banget…”


Laura begitu panik, karena setahunya Sador adalah prajurit yang sangat kuat. Meskipun tidak sekuat Rador, seorang Super Rangers akan sangat kesulitan menghadapi Sador sendirian.


Inginnya sih, Laura membantu Thunder Blue. Tapi, dia masih berada di pihak Radolard, sehingga sulit untuknya bergerak bebas.


“Paman! Kalau terus nyerang Thunder Blue, aku bakalan benci banget sama Paman!!” seru Laura.


Ini hanya prediksinya saja. Sador dan Oktasia mungkin punya agenda politik, tetapi Sador yang Laura tahu dari cerita aslinya seharusnya benar-benar jatuh cinta pada Luca Kasha. Karena itu, Laura mencoba trik ini, berharap agar Sador mau berhenti menyerang Thunder Blue.


Rupanya Sador benar-benar berhenti. Thunder Blue yang merasa ini adalah kesempatan emas pun menyerang balik dengan Thunder Sword-nya dan berhasil melukai bahu Sador.


“Guakh!!” pekik Sador sambil memegangi bahunya yang berdarah.


Setelah itu, Thunder Blue pergi begitu saja. Dia tidak mau melanjutkan pertarungan mereka.


“Haaa…” Luca mendengus lega.

__ADS_1


Setidaknya pertarungan hari ini tidak sampai harus memanggil megazord atau semacamnya. Itu saja sudah cukup untuk membuat Laura bersyukur.


Gadis itupun mendekat pada Sador, lalu merapalkan sihir untuk menyembuhkan luka Sador. Berkatnya, Luca di bahu Sador yang menganga berhasil tertutup kembali seperti sedia kala. Hanya pakaian sang pangeran ke-3 saja yang robek.


“Kenapa Paman ke sini, sih? Aku kan sudah bilang kalau lagi ada misi!” omel Laura.


“Tapi, kau adalah tunanganku. Aku tidak suka kau bersama pria lain, apalagi dia adalah Super Rangers, musuh kita!” Sador membalas.


“Ck!” Laura mendecak.


“Kita itu bukan tunangan! Emangnya Baginda Kaisar udah ngijinin? Belum kan? Dan lagian, aku tuh lagi kerja. Gak usah diganggu ngapa, sih?” lanjut Laura.


“Tapi…”


Laura memotong, “Pokoknya inget ya, Paman. Aku tuh gak suka diganggu pas kerja. Kalau diganggu lagi, aku bakal minta Kakek Kaisar buat nikahin aku sama Paman Rador aja!”


Ancaman Laura terdengar sungguh-sungguh di telinga Sador. Karenanya, dia langsung meleyot dan hampir menangis.


“Maaf…” katanya.

__ADS_1


Padahal tentu saja ini hanya ancaman kosong. Laura mana mau dinikahkan dengan Rador yang usianya hampir sama dengan Ayah Luca. Ancaman itu hanya sebuah bentuk pelampiasannya yang belum mendapat seluruh informasi tentang dunia ini dari Joanne.


__ADS_2