Villainess X Fangirl

Villainess X Fangirl
Pertarungan Para Makhluk Laut Part 1


__ADS_3

Bagi orang yang sudah sering menonton serial rangers, pasangan Tiger Warrior dan Thunder Dolphin mungkin akan merasa heran. Bagaimana Tiger Warrior yang berwujud harimau yang merupakan binatang yang hidup di darat dapat dipasangkan dengan lumba-lumba yang merupakan mamalia laut?


Tetapi, itulah spesialnya Tiger Warrior. Thunder Dolphin hanya satu dari empat Thunder Beasts yang menjadi partner Tiger Warrior. Selain lumba-lumba raksasa berwarna putih itu, ada pula Thunder Tiger, Thunder Kangaroo, dan Thunder Gorilla. Semuanya, walaupun tidak disebutkan dengan warna, adalah Thunder Beasts yang memilih Tiger Warrior menjadi partner mereka.


“Apa itu?” Red bertanya.


Meskipun tertutup helm, rasa terkejutnya tidak dapat disembunyikan. Sama halnya dengan Yellow yang sedari tadi terbata-bata, tak sanggup mengungkapkan ketakjubannya.


“Akhirnya…” gumam Thunder Blue.


Adegan inilah yang sedari tadi dia tunggu, walaupun prosesnya berbeda dari cerita aslinya.


Dalam drama, seharusnya Alicia lah yang menemukan tempat persembunyian Sarenos setelah mengikuti petunjuk dari para ikan, bukan Joanne. Selain itu, Tiger Warrior juga seharusnya tidak mengikuti Luca Kasha, melainkan lagi-lagi Alicia yang berhasil mendapatkan perhatian Tiger Warrior, karena kemampuannya dalam berbicara dengan berbagai makhluk hidup. Tiger Warrior juga seharusnya muncul dengan suka rela, karena melihat Alicia yang terdesak.


Sayangnya, karena ulah Laura, hal tersebut tidak mungkin lagi terjadi. Joanne pun terpaksa berinprovisasi hanya untuk mengembalikan cerita ke jalan yang seharusnya.


“Thunder Change, Ha!”


Lagi-lagi ulah Tiger Warrior mengejutkan Red dan Yellow. Mereka tidak mengira bahwa makhluk Planet Porcar di hadapannya memiliki teknologi yang sama dengan Super Rangers. Bahkan tidak hanya sama, teknologi yang dimiliki Tiger Warrior nampak lebih canggih dibandingkan mereka. Karena, kekuatannya tidak hanya berasal dari satu Thunder Beasts, melainkan empat Thunder Beasts sekaligus.


Satu persatu kekuatan itu menguar dari dalam cincin yang Tiger Warrior kenakan, kemudian bersatu menjadi bagian dari baju zirahnya yang berwarna dominan emas. Pada helmnya, terdapat unsur harimau berwarna emas yang menjadi unsur utama yang dia miliki. Lalu, pada kedua bahu adalah unsur Thunder Gorilla berwarna hitam di bahu kanan dan Thunder Kangaroo berwarna coklat di kiri yang menunjukkan kekuatan fisiknya. Sementara itu di punggungnya terdapat ornamen mirip sirip lumba-lumba putih.


Laura yang tidak turun ke medan perang terus memperhatikan mereka dari layar sihirnya di dalam mobil. Di sana dia dapat melihat dengan cukup jelas seperti apa Tiger Warrior di dunia nyata.


Perubahan wujud itu membuat Laura bergumam, “Keren sih, tapi rame banget. Untung gak norak warnanya. Habis ini bakal ada yell-yellnya juga gak ya?”

__ADS_1


Seperti halnya pasukan Super Rangers, Tiger Warrior juga memiliki jargon khusus yang menjadi ciri khasnya. Bedanya, jargon tersebut tidak terlalu terdengar seperti jargon. Karena, pada dasarnya Tiger Warrior adalah karakter yang cukup pemalu.


“Aku Tiger Warrior, tidak akan membiarkanmu berbuat seenaknya lebih dari ini,” ujarnya sambil berjalan ke arah Sarenos yang kini terjengkang setelah dikejutkan oleh kedatangan sang harimau.


Mendengar jargon yang akhirnya diucapkan itu, Laura pun bertepuk tangan. Dia merasa puas, karena akhirnya ada karakter yang tidak bergaya berlebihan di antara Super Rangers.


“Duh… pengin nangis… Akhirnya ada yang gak norak selain Joanne di sini… duhuhuhu…”


Setelah ini, Laura yakin akan ada adegan keren yang pernah trending di antara para bocah SD dulu. Gara-gara adegan ini, semua anak yang menggemari serial Super Rangers Thunder Saber ingin menjadi Tiger Warrior yang gagah berani membela kebenaran.


“Apa!? Mau apa kau!?” Sarenos terdengar panik.


Sedari tadi alien itu begitu bangga pada dirinya sendiri, karena dapat mengalahkan Super Rangers. Tetapi, di hadapannya kini telah muncul seseorang yang terlihat jauh lebih kuat darinya. Tak ayal, bahu Sarenos gemetaran.


Dari setiap ujung cakarnya, muncul percikan-percikan listrik yang kemudian menyelimuti seluruh lengannya. Kemudian, Tiger Warrior mengayunkan cakarnya pada Sarenos hingga menjerit kesakitan.


“Aaaaaaaaaaarrghhh!!”


Sekali lagi Tiger Warrior mencakar Sarenos. Dan kali ini Sarenos terlempar cukup jauh dengan badan yang terbakar.


Kini Sarenos dapat memastikan bahwa lawan di hadapannya benar-benar lebih kuat darinya. Tetapi, dia tengah mengemban tugas. Dia juga diawasi oleh Oktasia dan Sador. Jadi, dia tidak boleh kabur begitu saja.


Untuk menunjukkan keseriusannya, Sarenos segera bangkit kembali. Lalu, sekali lagi dia mengeluarkan jurus andalannya.


“LAAAAAAAAAAAAAA~” nada tinggi itu Sarenos nyanyikan dengan penuh tenaga, hingga Laura yang berada jauh dari sana pun dapat mendengarnya.

__ADS_1


Untungnya kali ini para Super Rangers sudah lebih dahulu bersiap dan menutup telinga mereka sebelum nada tersebut dinyanyikan. Tapi, itupun tidak cukup, karena suara Sarenos dapat menembusnya.


Hanya Tiger Warrior yang tidak goyah dengan nyanyian tersebut. Kemudian, dengan tenang dia memberi aba-aba pada Thunder Dolphin yang masih berada di atas mereka.


“Thunder Dolphin, hentikan dia!” perintah Tiger Warrior.


Sang lumba-lumba lalu menuruti perintah tersebut dan mulai membuka mulutnya.


Selama beberapa saat, tidak terdengar apapun darinya. Itu karena Thunder Dolphin mengeluarkan suara dengan frekuensi tinggi yang tidak dapat didengar oleh manusia pada umumnya. Dan salah satu makhluk yang tidak umum itu adalah siren.


Suara Thunder Dolphin memiliki efek yang mirip dengan suara Sarenos dan dapat mengembalikan serangan suara tersebut.


Karena itu, seperti senjata makan tuan, Sarenos merasakan sakit yang begitu dahsyat di telinga dan kepalanya. Seakan menjadi gila, Sarenos terus berteriak kesakitan.


“Aaaarrghh! Kepalaku! Tidaaak! GAAAAAAAARRGH!”


Begitu dirasa cukup, Thunder Dolphin menghentikan serangannya. Dan pada saat itu pula, Sarenos terdiam.


Seperti korban-korbannya yang terhipnotis, tatapan Sarenos nampak kosong. Kemudian, dia terjatuh dan meledakkan dirinya sendiri.


‘DHUARRR!’


Ledakan itu memberi tanda pada Laura untuk segera melaksanakan tugasnya, yaitu membangkitkan kembali Sarenos dan memperbesar ukuran fisiknya.


Laura pun keluar dari mobil dan bersiap untuk merapalkan sihir. Tetapi, belum juga Laura mengeluarkan tongkat sihirnya, tiba-tiba Sarenos sudah menjadi raksasa dengan sendirinya.

__ADS_1


__ADS_2