
Terdengar suara adzan subuh dari Masjid Al-Muhajirin yang seperti membangunkan umat muslim agar segera menunaikan sholat Subuh
Di kamar..Aisyah yang masih terlelap tidur terlihat menggeliat bangun karena mendengar suara adzan dari masjid.
Setelah membuka matanya yang agak mengantuk..Aisyah lalu spontan langsung duduk di kasurnya
"Aku kok ada dikamar?..semalam kan kayaknya aku ketiduran di mobil?"
"Mas Bram..apa mas Bram yang gotong aku ke kamar?"
Aisyah langsung bangun dari tempat tidurnya..setelah membetulkan hijab dan bajunya..Aisyah lalu keluar untuk menuju ke garasi..dia teringat belanjaan nya yang masih tertinggal di dalam mobil.
Begitu di garasi Aisyah lalu menyalakan lampu garasi dan menuju ke mobil Bram untuk mengambil belanjaannya
"Pagi mbak.." sapa pak Trisno yang menghampiri Aisyah..karena dia melihat lampu garasi menyala
"Pagi pak.." balas Aisyah sambil membuka bagasi mobil Bram
"Mbak nyari apa?" tanya pak Trisno
"Mau ngambil belanjaan saya pak.." jawab Aisyah
"Sudah di pindahin ke workshop mbak..semalem saya sama mas Bram yang mindahin ke sana" kata pak Trisno
"Oh..beneran pak?"
Pak Trisno hanya mengangguk
"Terima kasih ya pak"
"Iya mbak..sama-sama"
Aisyah lalu menuju ke workshopnya dan benar..semua barang belanjaannya sudah di taruh di dalam workshop oleh Bram dan pak Trisno
Aisyah tersenyum sambil mengingat-ingat kejadian semalam
"Semalam..malam yang paling indah buat aku..terima kasih ya mas.."
Setelah itu..Aisyah lalu ke kamar mandi untuk mengambil wudhu dan menunaikan sholat subuh..sebelum Aisyah ke kamar mandi..dia kembali ke depan garasi
"Pak...pak Trisno mau kopi nggak?" tawar Aisyah kepada pak Trisno yang sudah kembali ke pos jaganya
"Iya mbak?" tanya pak Trisno sambil menyembulkan kepalanya dari dalam pos
"Bapak mau kopi nggak?..kalau bapak mau nanti saya bikinin"
"Nggak usah mbak..saya barusan ngopi..terima kasih" kata pak Trisno sambil tersenyum
"Oh..ya udah kalo gitu"
Lalu Aisyah menuju ke kamar mandi
_____________
Di meja makan utama tampak pak Agung dan bu Yuli sedang sarapan dan dari belakang Aisyah membawa nampan yang berisi 2 cangkir kopi dan teh hangat buat pak Agung dan bu Yuli
"Mas Bram sudah bangun belum teh?" tanya bu Yuli
"Belum kayaknya bu.." kata Aisyah sambil menaruh teh hangat di depan bu Yuli
"Tolong kamu bangunin ya teh..ibu mau minta anterin ke airport pagi ini" pinta bu Yuli
"Baik bu" jawab Aisyah
Setelah menaruh kopi buat pak Agung..Aisyah lalu menuju ke kamar Bram di lantai atas.
"Mas Braaam?.." panggil Aisyah begitu di depan pintu kamar Bram
Karena tidak ada sahutan Aisyah lalu mengetuk pintu kamar Bram
"Mas Braaaam?..." panggil Aisyah lagi sambil mengetuk pintu kamar Bram
Lalu Aisyah dengan perlahan membuka pintu kamar Bram dan mengintip ke dalam
"Mas Braaam?.." panggil Aisyah pelan
Aisyah melihat Bram masih terlelap tidur di ranjangnya
Lalu dengan perlahan..setelah menutup pintu kamar..Aisyah menuju ke samping ranjang Bram
"Mas Braaam..bangun mas..dipanggil ibu dibawah.." kata Aisyah sambil mengoyang-goyangkan paha Bram yang tertutup selimut
Sebetulnya Aisyah merasa risih melihat Bram yang tengah tertidur..Bram tidak memakai bajunya hingga dadanya yang bidang dan penampakan sebagian roti sobeknya terlihat jelas oleh Aisyah
"Ya Alloh..ampuni hambamu ini ya Alloh..hamba nggak bisa jaga mata hamba.."
Bram tetap terlelap dalam tidurnya walaupun sudah di goyang-goyangkan pahanya oleh Aisyah
"Mas Braaaam!!..hiiih!!..tidur kok kayak kebo banget siiih!!" kata Aisyah yang mulai kesal
Aisyah terus mengoyang-goyangkan paha Bram
"Mas Braaam!!" bentak Aisyah sambil memukul paha Bram
Bram menggeliat bangun dan mulai membuka matanya
"Hmmmm..Ya Allooooh!!...ada bidadari di kamar gua!!" kaget Bram sambil mengangkat kepalanya dan menatap Aisyah dengan mata yang tak berkedip
Aisyah memasang bibir bebeknya sambil melipat kedua tanganya di atas dadanya
"Tapi kok bidadarinya mukanya jutek gitu sih?" kata Bram sambil bangun dan duduk di kasurnya
"Mas susah banget sih kalau dibangunin..dah kayak kebo!" ketus Aisyah
"Hoooaaammm...ada apa sih Syaah?..pagi-pagi dah ada dikamar mas?..mau minta dikelonin sama mas yaah?" ledek Bram sambil meregangkan badannya yang kaku dengan merentangkan kedua tangannya
"Aduuuuh.." kaget Bram karena tangannya kena pukul Aisyah
"Kamu kok mukul mas sih?" tanya Bram sambil mengelus-elus tangannya yang kena pukul Aisyah
"Biariiiin..habisan mas mesuuum!!" kesal Aisyah
"Aisyah kesini karena disuruh bangunin mas sama ibu.."
Aisyah sengaja membuang mukanya tidak mau melihat ke arah Bram..dia yakin..dibawah selimutnya pasti Bram tidak pakai apa-apa lagi
"Mau ngapain sih?..orang masih pagi juga.." kata Bram sambil merebahkan badannya kembali ke kasur
"Eeehh...Mas Braaam!!..Hiiiih.... Banguuun masss...udah jam 8 dibilang masih pagi..ibu nungguin dibawah tuh mas...bangun massss!!" kesal Aisyah sambil mengoyang-goyangkan badan Bram
"KYAAAAA!!!" jerit Aisyah begitu dia menarik selimut Bram sambil menutup mukanya dengan kedua tangannya
Karena dibalik selimutnya..Bram hanya mengenakan ****** ***** saja
"Iya kaaaan..mas Bram telanjang..ya Alloh..ampuni hambaMu ini..mataku sudah ternoda ya Alloh.."
"Mas mesuuummm!!" jerit Aisyah yang tetap menutup mukanya dan memalingkan kepalanya ke belakang
Bram tertawa geli melihat reaksi Aisyah yang kaget melihat dirinya karena dia tidak pakai apa-apa selain kolornya waktu tidur
Bram lalu bangun dari ranjangnya dan menghampiri Aisyah yang masih membelakangi dirinya
"Kamu kenapa Syaah?" bisik Bram ditelinga Aisyah sambil tersenyum
__ADS_1
Sengaja dia hembuskan nafasnya di telinga Aisyah..Bram melihat Aisyah merinding kegelian
"Mas jorooook..pake celana mas!!" pinta Aisyah yang tetap membelakangi Bram sambil menutup mukanya
"Nggak ah Syaah..enakan begini..adem" kata Bram sambil tersenyum geli
Bram lalu dengan jarinya menggelitik pundak Aisyah hingga ke lengannya
"Mas Braammm!!" bentak Aisyah
"Mas jangan macem-macem yaah..nanti Aisyah laporin ke ibu nih" ancam Aisyah
"Laporin ajah!!..mas nggak takut!" bisik Bram di telinga Aisyah sambil menggelitik telinga Aisyah yang satunya lagi dengan jarinya
"Aisyah keluar yaa masss.." kata Aisyah yang segera menuju ke pintu
Tapi dia kalah cepat dengan Bram yang berhasil mencegat dirinya di depan pintu
"Hohoho..tidak semudah itu Fergusoooh.." kata Bram sambil mencegat di depan pintu kamar dan menguncinya
"Mas mau ngapain?" jerit Aisyah sambil membelakangi Bram yang berdiri di depan pintu
"Awas yaah..kalo mas macem-macem nanti Aisyah bilangin ibu.." ancam Aisyah lagi
Tanpa sepengetahuan Aisyah..Bram berjingkat-jingkat menuju ke kamar mandinya
"Mas..Aisyah mau keluar..bukain pintunya" pinta Aisyah yang masih membelakangi pintu kamar
"Mas Bram jangan macem-macem mas..Aisyah takut nih.."
Hingga dia kaget..karena ada suara keran shower dibuka
"Mas?" panggil Aisyah dengan perlahan menoleh ke arah pintu kamar
Aisyah bernafas lega..karena disana sudah tidak ada Bram
Lalu dia berniat untuk keluar..tapi sayangnya..pintu kamar dikunci oleh Bram..dan anak kuncinya dicabut olehnya.
Wajah Aisyah pun terlihat cemas..dia takut kalau Bram berbuat macam-macam kepada dirinya.
Lalu Aisyah berjalan menuju kamar mandi yang tertutup pintunya
"Masss...kuncinya dimana?..Aisyah mau keluar" tanya Aisyah sambil mengetuk pintu kamar mandi
"Aisyah ditunggu ibu dibawah mas"
Didalam kamar mandi..Bram yang mandi sambil bernyanyi tidak menghiraukan permintaan Aisyah
Dia tetap bernyanyi-nyanyi didalam kamar mandi
"Mas Braaaam..." kata Aisyah sambil mengetuk pintu kamar mandi
"Huuuh!!..apalah mas Bram ini..mosok aku disuruh nungguin mas Bram mandi sih!!"
Tak lama..Bram keluar dari dalam kamar mandi.
Aisyah spontan langsung membalikan badannya..membelakangi pintu kamar mandi
"Kenapa siih?...mas lagi mandi digangguin." tanya Bram kesal
"Aisyah mau keluar mas..kuncinya mana?" tanya Aisyah sambil menjulurkan tangan nya yang tetap membelakangi Bram
"Sabar..nanti kita turun berdua Syaah..mas mau pake baju dulu.."
Bram lalu meninggalkan Aisyah yang masih berdiri menghadap jendela kamar untuk memakai bajunya..dia lihat Aisyah yang kesal menghentakan kakinya ke lantai
"Memangnya ada apa sih?..kok tumben mamah bangunin mas pagi-pagi?.." tanya Bram
"Mas disuruh anterin ibu sama bapak ke airport.." jawab Aisyah yang masih tidak merubah posisinya
"Nggak tau..tadi ibu bilangnya begitu.."
Bram tertawa geli yang melihat Aisyah yang masih berdiri di pojokan tidak mau melihat kearah dirinya
Setelah selesai memakai bajunya..Bram mempunyai ide..dia ingin mengerjai Aisyah yang masih berdiri membelakanginya..dia pun lalu berjalan pelan-pelan ke pintu kamar dan membuka kunci dengan sangat perlahan..agar Aisyah tidak tahu..kalau dia sedang dikerjai oleh Bram
"Syaah..disini kan ada penunggunya..emangnya kamu berani disini sendiri?" kata Bram begitu dia sudah ada diluar
Aisyah menoleh ke pintu..dia kaget..karena dia melihat kepala Bram yang menyembul dari balik pintu sambil menjulurkan lidahnya ke Aisyah dan segera menutup pintu kamarnya dan menguncinya dari luar
"MASSSS BRAAAAAMMM!!..." teriak Aisyah sambil berlari ke pintu kamar
Aisyah kaget..karena pintu kamar dikunci oleh Bram dari luar
"MASSSS....BUKAAIIIINNNN!!" teriak Aisyah sambil memainkan handle pintu
"Hiiiiiii..dikamar mas kan ada setannya Syaaah...mas ajah nggak berani.." goda Bram dari balik pintu sambil tertawa
"MASSSSS....BUKAAAAIIINNN.....
IBUUUUUU!!...MAS BRAM NIH BUUUUU!!" teriak Aisyah yang panik..karena Bram belum juga membukakan pintu kamar
Bram makin tertawa terbahak-bahak yang mendengar Aisyah teriak dari dalam kamarnya dan menggedor-gedor pintu kamarnya
"Hihihihihihi...setannya keluar tuh Syaah...hihihihi.."
Aisyah yang mendengar Bram menirukan suara tertawa wanita..makin panik sambil terus memainkan handle pintu dan terus menggedor-gedor pintu kamar
"MASSSS...AISYAH TAKUUUT NIIIH!!" kata Aisyah dengan nada seperti ingin menangis
"IBUUUUUUU!!"
Karena sudah puas mengerjai Aisyah..Bram lalu membuka kunci kamarnya dan langsung berlari ke arah tangga
Begitu pintu terbuka..Aisyah langsung memburu Bram yang sudah lari ke tangga
Bram pun tertawa sambil lari menuruni tangga
Hingga membuat pak Agung dan bu Yuli menoleh kearah Bram dan Aisyah
"Kalian ini kenapa sih?..pagi-pagi dah bikin ribut aja " kesal bu Yuli
"Pagi maaah...pagi paaah.." sapa Bram sambil mencium kening bu Yuli dan pak Agung
Bram hanya tertawa sambil duduk di kursi.
Tinggalah Aisyah di belakang yang cemberut dan kesal berjalan kearah meja
"Mas Bram tuh bu.." rajuk Aisyah yang mukanya ditekuk
"Sudah..sudah..ayuuk teh..kita sarapan dulu.." ajak bu Yuli
Aisyah pun duduk disebelah bu Yuli sambil melihat ke arah Bram dengan raut muka kesal..karena dia berhasil dikerjai oleh Bram
"Apaaa!!.." kesal Aisyah ke Bram yang masih mentertawai dirinya
"Nggak ngapa-ngapa.." cebik Bram
"Sudah..sudah.. Bram..Aisyah.. sudah..kalian ini dari kecil tuh kerjaannya beranteeeem terus...kayak anjing sama kucing aja kalian ini" kata pak Agung
"Kopi Bram mana mah?" tanya Bram yang melihat kopinya tidak ada di depannya sambil memakan rotinya
"Syaah..bikinin mas kopi dong" pinta Bram
__ADS_1
"Nggak mau!!..mas bikin sendiri!!.." jawab Aisyah dengan raut muka kesal
"Masih marah yaaak?" goda Bram
"Bodooo..." ketus Aisyah
Pak Agung pun tertawa geli melihat kelakuan Bram dan Aisyah
"Biiii..bikinin saya kopi yaaak" pinta Bram ke bi Surti
"Baik den.." jawab bi Surti dari belakang
"Masih ada bi Surti....weeeek" ledek Bram kepada Aisyah
Aisyah pun makin kesal kepada Bram
"Hiiiiih!!...Mas Bram tuh bu.." rajuk Aisyah pada bu Yuli
Bu Yuli pun tersenyum..dia melirik ke suaminya dan mengedipkan matanya
"Udah teh..jangan diladenin mas mu itu."
Aisyah pun membalas menjulurkan lidahnya ke arah Bram
Dari dalam..bi Surti membawakan kopi untuk Bram
"Kopinya den.." kata bi Surti seraya meletakan kopi dihadapan Bram
"Terima kasih ya bi.."
"Kalian semalam kemana?..mamah tunggu sampai jam 11..kalian belom pada pulang?" tanya bu Yuli kepada Bram dan Aisyah
"Jawab Syaah..kamu ditanya mamah tuh" kata Bram sambil menyeruput kopinya
Aisyah yang sedang mengolesi roti dengan mentega..kaget
"Kok Aisyah sih mas?..kan mas yang ngajak Aisyah jalan" elak Aisyah
"Kan kamu yang ngajakin mas ke Pecenongan.."
"Iyaaa..tapi kaaannn..."
Melihat Bram dan Aisyah saling lempar tanggung jawab..bu Yuli hanya memandang pasrah ke arah pak Agung..yang dibalas oleh senyuman geli pak Agung
_____________
Sekitar jam 10 pagi..bu Yuli dan pak Agung bersiap-siap untuk pergi ke airport
"Pesawat jam berapa sih pah?" tanya Bram
"Jam 1 Bram.." jawab pak Agung sambil memberesi tas koper jinjingnya
Dari dalam kamar keluar bu Yuli yang sudah rapi
"Teeeeh.." panggil bu Yuli
Dari belakang muncul Aisyah
"Iya bu..ada apa?"
"Ibu pamit yaa..jaga rumah.." pamit bu Yuli
"Iya bu.."
"Ibu titip mas Bram ya teeh.." pinta bu Yuli
Aisyah pun tertegun kaget atas perkataan bu Yuli barusan
"I..iya bu.." jawab Aisyah gugup
"Kalau ada apa-apa..telpon ibu yaaak"
"Iya bu.." kata Aisyah sambil mencium tangan bu Yuli
Bu yuli membalas mencium kedua pipi Aisyah.
"Ibu pamit yaaah..baik-baik dirumah"
"Iya bu"
Lalu Aisyah membawakan tas bu Yuli kedepan
Di depan..Bram memajukan mobilnya ke carport lalu dia turun sambil membukakan bagasi mobil
Pak Rizal dan pak Herman memasukan koper serta tas pak Agung dan bu Yuli ke dalam bagasi
Dari ruang tamu keluar pak Agung yang di ikuti oleh bu Yuli dan Aisyah
"Bapak pamit ya teh.." pamit pak Agung
"Iya pak.." kata Aisyah sambil mencium tangan pak Agung
"Kamu baik-baik dirumah yaak.." kata pak Agung sambil masuk ke dalam mobil
"Iya pak.."
"Dah ya teh..ibu jalan dulu yaak.."
"Iya bu.."
"Nanti kalau mas Bram macem-macem sama kamu..bilang sama ibu ya teh..kalau perlu kamu pukul ajah..nggak usah takut" kata bu Yuli sambil melirik ke arah Bram
"Iya bu.." kata Aisyah sambil tersenyum.
Aisyah melihat Bram memainkan bibirnya seolah-olah menirukan perkataan mamahnya dan Aisyah pun tersenyum geli
Tak lama kemudian..mobil yang dikendarai oleh Bram meluncur keluar..diiringi lambaian tangan Aisyah
___________
Sekitar 2 jam..barulah Bram tiba di terminal 3 airport SukarnoHatta.
Bram lalu mencari troley untuk mengangkut barang bawaan orangtuanya
"Kamu mau langsung Bram?" tanya pak Agung
"Iya pah..Bram ada janji sama orang Bea Cukai" jawab Bram sambil mencium tangan papahnya
"Kamu hati-hati dirumah ya Bram..."
"Iya mah.." kata Bram sambil mencium tangan mamahnya
Bu Yuli lalu memeluk Bram
"Mamah titip Aisyah ya sayaang..jagain dia baik-baik.." bisik bu Yuli di telinga Bram
Bram terperanjat kaget
"I..iya maaah.." kata Bram gugup
"Bener ya Bram..janji sama mamah" pinta bu Yuli sambil menatap mata Bram lekat-lekat
"I..iya mah..Bram janji"
__ADS_1
Bu Yuli pun tersenyum
Setelah itu..Bram lalu meninggalkan area dropoff terminal 3 bandara SukarnoHatta.