Wanita Pilihan Mama

Wanita Pilihan Mama
13.Kangen


__ADS_3

Dikamar Bram..tampak Bram menggeliat bangun dan membuka matanya


Setelah menguap sebentar..dia lalu bangun dari ranjangnya dan melihat handphonenya yang ada di nakas samping ranjangnya


"Seeeh...masih jam 3.30 pagi.."


Setelah memakai baju dan celananya..dia lalu beranjak keluar dari kamar


Bram menuju ke dapur..dia merasa haus dan ingin segera mengairi tenggorokannya yang terasa kering


Setibanya di dapur..dia lalu membuka kulkas..tapi telinganya mendengar suara orang mengaji


Setelah mengambil air mineral di kulkas..Bram lalu mencari sumber suara orang mengaji tersebut..dan dia berhenti didepan pintu kamar Aisyah..ternyata Aisyah tengah mengaji di kamarnya


Bram lalu membuka perlahan pintu kamar Aisyah untuk melihat kedalam


Didalam..dia melihat Aisyah tengah membaca Alqur'an sambil menggunakan mukena dan beralaskan sajadah dilantai kamarnya


Aisyah yang tengah khusyuk membaca Alqur'an..tidak menyadari kalau dirinya tengah diperhatikan oleh Bram dipintu kamarnya


Bram terenyuh mendengar suara Aisyah yang melantunkan ayat-ayat suci Alqur'an dengan merdunya


Kemudian Bram menutup kembali pintu kamar Aisyah dengan perlahan dan lalu dia menuju ke meja makan yang ada di dapur


Dia mendengarkan Aisyah yang tengah mengaji sambil meminum air mineralnya


Bram ingin sekali membuat kopi..tapi kalau dia menyalakan kompor gas..nanti takut mengganggu Aisyah yang tengah mengaji


Akhirnya dia menahan hasrat untuk membuat kopi sampai menunggu Aisyah selesai mengaji


Tak lama kemudian sayup-sayup terdengar suara adzan Subuh berkumandang dari masjid..berbarengan dengan berhentinya Aisyah mengaji


Lalu pintu kamar Aisyah terbuka


"Eh..mas sudah bangun?" tanya Aisyah yang melihat Bram duduk di kursi meja makan


Bram menjawab dengan menganggukan kepalanya


"Mas pasti mau ngopi yaah?" tanya Aisyah


"Iya..tadi mas pengen nyalain kompor..tapi takut ganggu kamu yang lagi ngaji.."


Aisyah tersenyum sambil menuju ke kompor gas


"Ya sudah..Aisyah bikinin kopi buat mas yaah?.."


Sambil menunggu air matang..Aisyah lalu menghampiri Bram di meja makan


"Mass..nanti sholat Subuh berjemaah sama Aisyah yaaah?" pinta Aisyah


Bram tertegun kaget


"I...iiyaa.." gugup Bram


"Nanti kalau kopinya sudah jadi..mas wudhu dulu..nanti sholat sama Aisyah" kata Aisyah sambil tersenyum


Tak lama kemudian..suara air matang terdengar dari ceret di atas kompor..Aisyah segera menuangkan air panas ke gelas kopi yang sudah dia sediakan


"Yuk mas..mas wudhu dulu" ajak Aisyah


Bram lalu segera menuju ke kamar mandi untuk mengambil wudhu


Setelah selesai..giliran Aisyah mengambil wudhu


"Kita sholatnya di kamar mas ya Syaah.." kata Bram kepada Aisyah yang sudah selesai berwudhu


"Iya mas.."


Setelah mengambil mukena dan sajadahnya..Aisyah mengikuti Bram yang menuju ke kamarnya


Setibanya dikamar Bram..Aisyah lalu memakai mukenanya dan menunggu Bram yang memakai sarung


Aisyah tersenyum yang melihat Bram hanya memakai kaos dan sarung


"Pake baju Kokonya dong mas..mosok mau menghadap Alloh..pake kaos gitu..yang rapi aaah.." pinta Aisyah sambil tersenyum


Bram lalu menuju ke lemari pakaiannya dan mencari baju Kokonya ditumpukan baju-bajunya


Setelah ketemu..dia segera mengganti kaosnya dengan baju Kokonya


Bram tersenyum melihat Aisyah yang memalingkan mukanya saat dia memakai baju Koko di samping Aisyah


Setelah itu..Bram lalu segera menggelar sajadahnya diikuti oleh Aisyah di belakangnya


Bram menoleh ke belakang ke arah Aisyah...Aisyah tersenyum sambil menganggukan kepalanya


Bram terpana akan keanggunan Aisyah yang menggunakan mukenanya..lalu dia berbalik kedepan bersiap untuk sholat


"Allahuakbaaar.." kata Bram begitu memulai sholat Subuh


Tidak berapa lama kemudian


"Assalamualaikum warrohmatullohiwabarrokatuh..


Assalamuallaikum warrohmatullohiwabarrokatuh" salam Bram yang selesai menunaikan sholat Subuh berjemaah dengan Aisyah


Setelah selesai..Bram memutar badannya kebelakang menghadap Aisyah


Aisyah lalu menggamit tangan Bram untuk dia cium..tapi setelah mencium tangannya..Bram tidak melepaskan tangan Aisyah..dia tahan sambil memandangi Aisyah yang heran


"Mass??" tanya Aisyah


Bram lalu menarik Aisyah untuk mendekat kearahnya..dan dia menyongsong wajah Aisyah untuk dia cium kening Aisyah dengan lembut


Aisyah memejamkan matanya saat keningnya di cium oleh Bram


"Terima kasih ya Syaah..sudah ngajak mas sholat.." kata Bram setelah mengecup kening Aisyah


"Iya mass.." jawab Aisyah yang mukanya merona merah


Lalu mereka berdua bangkit sambil merapikan sajadahnya


"Masss..habis ini kita olah raga yuuuk.." ajak Aisyah pada Bram


"Olah raga apaan?"


"Kita jalan-jalan pagi keliling komplek ajah..yuuuk"


Bram menganggukan kepalanya


"Ya sudah..nanti Aisyah tunggu dibawah ya mas.."


Lalu Aisyah keluar dari kamar Bram


Bram menuruni tangga untuk menuju dapur..dia sudah mengganti bajunya dengan kaos dan trainingnya..sesampainya di dapur..dia ambil sepatu sportnya dan dia kenakan sambil duduk di kursi meja makan


Setelah selesai..dia lalu menunggu Aisyah yang masih ada didalam kamarnya..dia minum kopi yang sudah dibuatkan oleh Aisyah


Tak lama kemudian..Aisyah keluar dari kamarnya yang juga telah berganti baju dengan pakaian olah raganya


"Mas mau ngopi dulu..apa mau langsung jalan?" tanya Aisyah


"Langsung aja yuuk..ngopinya bisa nanti mas terusin.."


Lalu mereka berdua berjalan kedepan melalui pintu garasi


Aisyah melihat handphonenya..sepertinya ada pesan WA yang masuk


"Siapa Syaah?" tanya Bram


"Nita sama Dinda sudah nunggu didepan mas.."


"Nita?..siapa Syaah?..oooh..teman kamu yang ngajar ngaji di masjid yaaah?" tanya Bram


"Iya mas.." jawab Aisyah


Didepan gerbang..sudah ada 2 orang wanita teman Aisyah yang menunggu mereka


"Pagi mbak...pagi mas.." sapa pak Trisno


"Pagi pak.." jawab Bram dan Aisyah berbarengan


Nita dan Dinda kaget..karena mereka tidak menyangka kalau Bram akan bergabung dengan mereka


'Haloo..selamat pagi..." sapa Bram


"Pa..pagi.." jawab Nita kikuk


Aisyah pun tersenyum melihat kedua temannya salah tingkah terhadap kehadiran Bram


"Mas..kenalin nih..teman Aisyah.."


Lalu Bram menjabat tangan kedua teman Aisyah sambil memperkenalkan dirinya


Setelah itu..mereka mulai berjalan santai mengelilingi area sekitaran komplek tempat Bram tinggal


Karena kehadiran Bram..Nita dan Dinda berinisiatif untuk duluan menuju taman


"Mereka pada mau kemana Syaah?"


"Pada mau duluan mas..pada mau ikut senam di taman.."


"Senam?..ditaman?" tanya Bram heran


Aisyah hanya menganggukan kepalanya


Bram baru tahu..ternyata banyak juga yang berolahraga di minggu pagi ini..ada yang berlari..bersepeda..dan bahkan ada juga yang berjalan santai seperti dirinya


Dan orang-orang yang bertemu dengan Bram pada menegur Aisyah yang berjalan disampingnya ketimbang menegur dirinya


Bram heran..kenapa orang-orang yang tinggal di komplek ini pada mengenal Aisyah


"Kamu kok tenar banget sih Syaah?..orang-orang pada negur kamu dari tadi.." tanya Bram

__ADS_1


Aisyah hanya tertawa kecil


"Kamu sering kayak gini yaah?..kalo minggu pagi?" tanya Bram


"Iya mas..biasanya Aisyah bareng sama ibu jalannya ke taman" jawab Aisyah


Tak lama..tibalah mereka di taman yang ada di dalam komplek perumahan..disana sudah banyak orang-orang yang berkumpul untuk berolahraga


Tiba-tiba..mata Bram terbelalak kaget..karena disalah satu bangku taman..tampak teman-teman satu kompleknya yang berjumlah lima orang tengah duduk-duduk sambil memperhatikan orang-orang yang lalu lalang di taman


"Heei!...Pan**k!!" panggil Bram pada salah satu temannya


Salah satu pemuda yang merasa namanya dipanggil oleh Bram..menoleh ke belakang


"Braaammm???..ngapain luh?..tumbennn!!" ucap Doni heran yang melihat kedatangan Bram


"Pada ngapain lu disini??" tanya Bram


"Eh..ada Aisyah...pagi Aisyaaaah.." sapa Beni kepada Aisyah


"Pagi mas Beni.." jawab Aisyah sambil tersenyum


"Njiiir..gua gak dianggep.." kesal Bram


Teman-teman Bram yang lainnya pun berbuat sama..begitu melihat Aisyah yang datang bersama Bram..pada saling menyapa Aisyah..hingga melupakan Bram


"Mass..Aisyah senam dulu yaaah..sama Nita dan Dinda.." pamit Aisyah


Bram menganggukan kepalanya


Aisyah lalu segera bergabung ke orang-orang yang sedang senam di tengah-tengah taman yang diikuti oleh pandangan semua teman-teman Bram


"Heeei..monyeeeet!!!...biasa ajah dong tuh mata!!" umpat Bram kesal kepada teman-temannya


Doni dan temannya yang lain pun pada tertawa


"Ya elaaaah..lu kenapa ikut kemari sih Bram?..gua kan jadi nggak bisa godain Aisyah" tanya Beni


"Lu juga tumbenan Bram..pagi-pagi dah bangun ajah.." ucap Doni


Bram hanya mengeleng-gelengkan kepalanya sambil ikut nimbrung kebangku


"Geser dikit Yop.." pinta Bram pada Yopi


Yopi segera menggeser duduknya untuk memberikan tempat untuk Bram


"Lu juga pada ngapain?..pada tumbenan luh bisa bangun pagi?" tanya Bram sambil menyalakan rokoknya


Teman-teman Bram hanya pada tersenyum sambil malu-malu


"Aaah..gua tahu..lu pada mau ngeliatin cewek-cewek senam kan?...dasar otak mesum luh pada" kata Bram


"Kok lu tahu Bram?" tanya Yopi sambil tersenyum


"Sudah bisa gua taker otak lu pada..eh..pada nggak ngopi nih?" tanya Bram sambil melihat ke sekeliling bangku untuk mencari kopi


"Dari tadi gua nunggu tukang kopi StarLing Bram..tapi nggak ada yang lewat" jawab Beni


"StarLing?...apaan tuh?" tanya Bram


"Starbuck Keliling Bram..tukang kopi sepedaan.." jelas Beni


Bram pun tertawa kecil


"Bisa aja luh Ben..kalau nggak pesan lewat Gofood laah.."


"Lu mau apaan?" tanya Doni


"Pesen Starbuck gih Don.." jawab Bram


"Berapa?" tanya Doni lagi sambil mengeluarkan handphonenya


"Enam laaah..eh..tujuh..sama Aisyah satu..gua sama Aisyah Caffelate ya Don sizenya Large..sama roti Croisant nya dua..kalo lu pada terserah" kata Bram sambil menghisap rokoknya


Lalu teman Bram yang lainnya segera mengerubungi Doni untuk mencatatkan pesanannya


"Nyokap lu kemana Bram?..tumben nggak ikut senam.." tanya Yopi sambil menghisap rokoknya


"Lagi ke Jogja..napa luh?" tanya Bram sinis


"Aman berarti.." jawab Yopi sambil terkekeh


"Braaam?..kayaknya nggak ada yang mau ngambil nih..soalnya gede banget duitnya" sela Doni


"Ya udah..siapa yang mau jalan nih?" tanya Bram sambil mengeluarkan dompetnya


"Sini..biar gua ajah yang jalan..ayo Yop.." jawab Beni sambil menerima uang dari Bram


Lalu Beni dan Yopi membelikan kopi untuk mereka dengan menggunakan mobilnya Beni


"Braaam..nyokap lu kemana?..tumben Aisyah dateng senamnya sama elu?" tanya Doni sambil mendekati Bram


"Lu kenapa siih?..pada nanyain nyokap gua?" tanya Bram heran


"Lu nggak tahu yaaak?..kalo anak-anak pada takut sama nyokap luh" kata Doni


Bram hanya menghela nafasnya


"Memangnya nyokap gua kenapa sih?"


Doni menyalakan rokoknya


"Lu ceritain Ndra.." pinta Doni pada Hendra


"Laah?..napa gua?" tanya Hendra heran


"Lu kan yang demen banget godain Aisyah..dia tuh Bram yang pertama kali ngasih julukan Macan ke nyokap lu" kata Doni sambil tertawa


Hendra hanya memberikan deretan giginya ke Bram..Bram yang kesal menoyor kepala Hendra


"Sembarang luh!!" kesal Bram


"Sorry ya Bram..gua pernah kena semprot sama nyokap lu..gara-gara gua pernah ngajakin Aisyah untuk sholat Taraweh bareng..abis gua kena ceramah nyokap lu..mana didepan Aisyah lagi..kan tengsin gua" ujar Hendra


Bram tertawa terbahak-bahak


"Biar lu rasaaaaa" kata Bram


"Eh..Bram..nomor handphone Aisyah berapa?" tanya Ryan yang tiba-tiba ikut nimbrung


"Elu lagi Yan...napa ikut-ikutan Hendra sih?" tanya Bram ngegas


"Udaaah..berapa??" tanya Ryan yang sudah menyiapkan handphonenya untuk menyalin nomor nya Aisyah


"Jangan tanya gua..tanya orangnya langsung noh.." kata Bram sambil menunjuk ke Aisyah


Bram melihat Aisyah sedang menerima telepon di sebuah bangku taman..tak lama kemudian Aisyah menghampiri tempat Bram dan teman-temannya berkumpul


"Halo Aisyaaaah.." sapa Hendra sambil memasang tampang sok cool


"Eh..mas Hendra..mas Bram..sini sebentar.." panggil Aisyah yang berdiri agak jauh dari bangku taman tempat Bram dan teman-temannya nongkrong


"Kok Bram doang sih Syaah yang dipanggil?" goda Ryan


Aisyah hanya tersenyum malu menjawab godaan Ryan..Bram bangun dari duduknya


"Lemes banget tuh mulut!!" kesal Bram pada Ryan sambil menoyor kepala Ryan


Doni dan Hendra pun tertawa terbahak-bahak


Lalu dia mengikuti Aisyah yang menjauh dari tempat duduk


"Ada apaan Syaah?" tanya Bram


"Barusan bapak telepon dari Singapura..hari ini Aisyah disuruh terbang ke Singapura mas.." jawab Aisyah


"Pesawat jam berapa?" tanya Bram


"Kata bapak..pesawat jam 4 sore mas.." jawab Aisyah


"Oooh..masih lama..ya sudah..nanti mas anter kamu ke airport..kamu mau senam lagi apa sudahan?"


"Sudahan mas..mas mau minum?" tanya Aisyah


"Boleh..kamu yang mau beli?" tanya Bram sambil merogoh kantong celana trainingnya


"Nggak usah mas..pake duit Aisyah ajah.."


"Nggak..pake duit mas ajah..sekalian beliin rokok mas.."


Setelah menerima duit dari Bram..Aisyah lalu segera menuju ke penjual minuman yang mangkal disekitaran taman


Bram lalu kembali nimbrung ke teman-temannya


_____________


Tampak siang itu mobil Bram melaju di jalan raya Pondok Indah


Siang itu Bram hendak mengantarkan Aisyah ke bandara SoekarnoHatta


Aisyah terlihat sedang memeriksa tas kecilnya


"Ada yang kelupaan nggak Syaah?" tanya Bram


"Nggak mas..semuanya sudah Aisyah siapin di tas ini" jawab Aisyah


"Mas?.." panggil Aisyah


"Hmmmm." sahut Bram sambil menengok Aisyah sekilas


"Kok mas nggak ikut ke Singapura sih?"


"Ngapain?" tanya Bram

__ADS_1


"Hmmm...nggak..kali ajah mas mau jalan-jalan ke Singapura.."


"Aaaah...bilang ajah kamu minta ditemenin sama mas.." kata Bram sambil tersenyum menggoda Aisyah


"Diiih...siapa siiih??..mas ajah yang ke ge'erran.." ucap Aisyah tersipu malu


Bram pun tertawa


"Nggak..mas ada acara mau ketemu orang besok.."  kata Bram


"Siapa sih mas?..kayaknya penting banget..sampai mas bela-belain ketemu?"


"Orang dari luar Syaah..dari Canada tepatnya..dia lagi mau inventarisin duitnya disini..kebetulan mas lagi nyari orang yang mau ngemodalin usaha mas.."


"Terus?"


"Mangkanya..besok mas mau ketemu sama dia buat ngajuiin proposal mas ke dia..doain mas yaak..semoga proposal mas diterima"


Aisyah pun mengangguk


"Amin mas.."


"Oh..iya..kata papah..kamu kenapa sih nggak mau kerja dikantor papah?"


Aisyah tersenyum


"Nggak apa apa mas..Aisyah mau bantu bantu ibu ajah dirumah"


"Sayang loh Syaah sama Ijazah S1 kamu.."


"Nggak papa mas..Aisyah mau freelance ajah..kayak sekarang ini"


Tak terasa..mobil Bram sudah memasuki area parkir mobil terminal 3 international bandara SoekarnoHatta.


Setelah memarkirkan mobilnya..Bram lalu mengantarkan Aisyah menuju ke boarding pass area.


"Aisyah check-in dulu ya mas"


Lalu Aisyah menuju ke tempat check-in maskapai penerbangan Singapura Airlines


Tak lama kemudian..Aisyah kembali menghampiri Bram yang menunggunya


"Masih ada waktu nih Syaah..kita ngopi ngopi dulu yuuk.."


Bram dan Aisyah lalu menuju ke gerai Starbuck Coffe.


Tibalah waktunya Aisyah untuk boarding ke pesawat


Bram lalu mengantarkan Aisyah sampai di depan pintu masuk


"Mas..Aisyah pamit yaaah.." pamit Aisyah


"Iyaa..kamu hati-hati yaaah" kata Bram sambil memegang pundak Aisyah


Bram lalu secara spontan mencium kening Aisyah..Aisyah tidak bisa berbuat apa-apa ketika keningnya dicium oleh Bram


"Ya Alloh...aku kok jadi panas dingin begini.."


Bram lalu melihat Aisyah yang mukanya bersemu merah setelah keningnya di kecup olehnya


"Kamu kalau malu-malu gini..tambah cakep ajah tau Syaah.."


"Daaah ya masss...Assalamuallaikum" pamit Aisyah yang berusaha mengalihkan rasa malunya


"Waallaikumsallam..nanti kalau sudah mendarat kabarin mas yaah" pinta Bram


"Iya mas.." jawab Aisyah


Bram lalu memperhatikan Aisyah yang melangkah ke dalam..dia lambaikan tangannya begitu Aisyah menengok ke arah dirinya..yang dibalas oleh lambaian tangan Aisyah dan senyumannya


Setelah Aisyah menghilang dari pandangannya..Bram mulai melangkah keluar


Setibanya diluar..Bram mencari area untuk merokok..dia ingin mengasapi paru-paru nya oleh sebatang atau 2 batang rokok dulu sebelum pulang


Ditengah asyiknya dia merokok..dia tersenyum sendiri..mengingat kejadian waktu pulang dari reuni..yang dimana..Aisyah dicecoki oleh Lidya hingga dia mabuk dan meracau tidak karuan


Tiba-tiba..Bram merasakan perasaan aneh..perasaan kehilangan oleh tidak kehadiran Aisyah disini


"Kok gua ngerasa kangen sama Aisyah sih?"


Diakui oleh Bram..semenjak kehadiran Aisyah di dalam hidupnya..Aisyah memberi warna yang lain..warna yang berbeda selama ini


Dia jadi rajin bangun pagi


Apalagi tadi pagi Aisyah mengajaknya sholat Subuh berjemaah..peristiwa yang pertama kali dia rasakan di dalam hidupnya


Setelah mematikan rokoknya..Bram lalu menuju ke mobilnya..untuk segera pulang


___________


Sekitar jam 11 malam Bram baru kembali ke rumahnya


Setelah memarkirkan mobilnya..Bram lalu masuk ke dalam rumah dan menuju ke ruang keluarga


"Biii..bikinin kopi yaak.." pinta Bram pada bi Surti


"Baik den.." jawab bi Surti dari belakang


Bram lalu mengambil handphone nya..lalu melihat galeri fotonya


Di galeri..dia melihat foto-foto Aisyah yang dia foto secara diam-diam..dari waktu jalan-jalan di Pasar Baru..hingga waktu dia selfie dengan Aisyah yang mabuk tertidur di dada Bram..


Bram tersenyum geli yang melihat Aisyah yang sedang tertidur di dadanya..


"Den..kopinya" kata bi Surti sambil menaruh secangkir kopi di meja


"Iya..makasih ya bi"


Lalu bi Surti kembali ke belakang


Bram lalu meng-upload foto Aisyah yang sedang berjongkok di sebelah tukang kerak telor ke akun Instagram pribadinya


Setelah ter-upload..Bram mencari-cari lagi foto Aisyah lainnya yang menurut dirinya bagus untuk dia upload lagi di Instagram


"Kamu memang cantik Syaah.."


Setelah itu..Bram lalu berinisiatip mengirimkan pesan WA pada Aisyah


"Assalamuallaikum.." ketik Bram di pesan WA nya kepada Aisyah


Bram melihat masih centang 1 pada layar obrolan WA dia dan Aisyah


"Kok masih centang 1 sih?"


Bram tersenyum..pesannya sudah centang 2..walaupun masih hitam


"Udah tidur kali.." batin Bram karena pesannya belum dibaca oleh Aisyah


Bram lalu meletakan handphone nya di meja dan mulai meminun kopinya


Bram menoleh ke handphone nya..karena ada notif WA yang masuk..buru-buru Bram mengambil handphone nya kembali.


Bram tersenyum..ternyata Aisyah membalas WA darinya


"Waallaikumsallam mas..."


"Kamu belom tidur?"


"Tadi udah pengen merem mas..jadi bangun lagi..soalnya denger ada WA masuk"


Bram tersenyum ketika membaca balasan WA Aisyah


"Sorry yaaak.." kirim Bram disertai emoji 😁


Aisyah membalas dengan mengirimkan emoji 😡😡😡😡


Bram tertawa sendiri sambil terus asyik chatingan dengan Aisyah


Hingga Bram menghubungi Aisyah dengan sambungan video call


Bram memperhatikan layar handphone nya yang sedang menghubungi Aisyah


Tak lama kemudian..layarnya memunculkan visual Aisyah yang sepertinya sedang ada di tempat tidur sebuah hotel


"Assallamuallaikum mas..." sapa Aisyah


"Wallaikumsallam..lagi ngapain Syah?"


"Mau tidur..ngantuk mas.." jawab Aisyah sambil memberikan mimik muka ngantuk kepada Bram


"Ntar dulu dong..mas masih mau ngobrol sama kamu.."


"Besok aja yaah..sekarang Aisyah ngantuk mas..besok pagi-pagi Aisyah mau ikut bapak ke Tanglin..."


"Bentaaaar ya Syaah..mas kangen nih"


"Diiih..mas mah gombal terus..baru juga berapa jam..udah kangen ajah..dah yaaah mas?..Aisyah mau tidur " pinta Aisyah


"Syaaah?...Aisyaaah?...tunggu dulu napa siih.."


Bram lihat di layar handphone nya berganti gambar langit-langit kamar hotel..sepertinya Aisyah menaruh handphone nya begitu saja di atas kasur..tapi tidak dia memutuskan sambungan video call nya bersama Bram


"Syaaah?...kamu belom tidur kan..Syaaah?..Aisyah?.." panggil Bram yang sepertinya tidak direspon oleh Aisyah


"Bodo amat..mas mau terus ngobrol sama kamu"


Lalu Bram nyerocos ngalur ngidul nggak karuan disambungan video call nya bersama Aisyah..walaupun di layar handphone nya cuman ada visual langit-langit kamar hotel


Bram tidak tahu..kalau di seberang sambungan video call nya..Aisyah yang sambil tengkurap..tampak tersenyum geli di kasur sambil melihat handphone nya yang ada disampingnya


Aisyah sengaja tidak memutuskan sambungan video call nya dan dia membiarkan Bram yang masih nyerocos di sambungan video call


"Aisyah juga kangen sama mas.." ucap Aisyah lirih sambil memejamkan matanya

__ADS_1


__ADS_2