Wanita Pilihan Mama

Wanita Pilihan Mama
91.Menjaga Rahasia


__ADS_3

Selesainya sholat Dhuhur..Aisyah mengajak Lesti untuk mampir di pantry yang ada di lantai 20. Lesti pun mengikuti ajakan Aisyah untuk masuk ke dalam pantry. Beberapa OB dan OG yang mengenal Aisyah menghampiri Aisyah yang masuk ke dalam pantry


"Selamat siang mbak Aisyah?..ada yang bisa Intan bantu mbak?" tanya Intan


Aisyah cukup dikenal di AH Group. Dulu saat mengaudit disini..Aisyah dikenal ramah dan cukup royal kepada karyawan..terutama para OB dan OG. Aisyah sering kali membelikan mereka makanan dan minuman saat dirinya mendapat tugas audit di AH Group. Kabar kalau Aisyah kerabat dekat dari pak Agung..tidak banyak karyawan yang tahu..mungkin hanya Dini yang mengetahui kedekatan pak Agung dan Aisyah. Terutama setelah mereka menikah..pak Agung belum mau mengumumkan pernikahan antara Bram dan Aisyah ke karyawan AH Group. Pak Agung ingin mengumumkan dan meresmikan pernikahan mereka..saat pesta perkawinan mereka di Jakarta


"Siang Ntan..bisa bikinin saya sama Lesti minuman dingin nggak?..kayaknya siang-siang gini kalau minum dingin segar nih.." jawab Aisyah sambil tersenyum


"Baik mbak..siap dilaksanakan.." ucap Intan sambil memberikan gestur hormatnya


Aisyah yang tersenyum geli mengajak Lesti untuk duduk di bangku yang ada


"Bu?..mohon maaf..kalau saya kesini ikut sama ibu..apa nanti pak Bram marah tidak sama saya bu?..soalnya saya kan sudah ditunggu sama beliau di ruangannya bu.." tanya Lesti


Aisyah tersenyum mendengar pertanyaan Lesti


"Kamu tenang ajah..barusan mas Bram kasih kabar kalau dia ada metting dadakan..jadinya dari pada kita nunggu disana lama..mendingan kita ngadem disini.." jawab Aisyah


"Iya bu.." ucap Lesti sambil mengangguk


Tak lama kemudian..Intan datang dengan membawa dua gelas Lemon Squash di nampannya dan menaruhnya di meja


"Oh ya Ntan..kenalkan ini Lesti..Sekretaris barunya pak Bram.." kata Aisyah memperkenalkan Lesti ke Intan


"Ooh..Sekretarisnya pak Bram ya mbak?.." tanya Intan


"Iya mbak.." jawab Lesti


"Kenalin mbak..saya Intan.." kata Intan sambil menjulurkan tangannya


"Saya Lesti.." ucap Lesti menyambut uluran tangan Intan


"Saya tinggal dulu ya mbak Aisyah..mbak Lesti.." pamit Intan


"Iya mbak.." jawab Lesti


"Ayuk mbak Lesti..diminum.." ajak Aisyah

__ADS_1


"Baik bu.."


Lesti meminum Lemon Squash buatan Intan


"Kamu disini tinggal dimana mbak?" tanya Aisyah


"Panggil Lesti ajah ya bu.." pinta Lesti sambil tersenyum rikuh


"Iya Les.."


"Saya tinggal di daerah Joglo bu.." jawab Lesti


"Sama siapa?.."


"Saya masih ikut sama orangtua saya bu.."


Aisyah menyesap Lemon Squash nya sejenak


"Kamu berapa bersaudara?.." lanjut Aisyah


"Kami 2 bersaudara bu..adik saya masih sekolah di SMP..kelas 2.."


"Laki-laki bu..namanya Ikhsan.." jawab Lesti


Aisyah hanya mengangguk-anggukan kepalanya


"Kamu ada yang mau kamu tanyakan ke saya Les?.." tanya Aisyah


"Boleh bu?.." tanya Lesti


"Boleh..silahkan.."


"Hmm..maaf bu..kalau pertanyaan saya ini agak bersifat pribadi.."


"Apa Les?.."


"A..apa benar..kalau ibu itu istrinya pak Bram?.." tanya Lesti yang memberanikan bertanya sebuah pertanyaan yang sedari tadi bergelayut di benaknya

__ADS_1


Aisyah tersenyum mendengar pertanyaan Lesti


"Iya benar..saya istrinya pak Bram.." jawab Aisyah


Lesti hanya membulat bibirnya sambil mengangguk-anggukan kepalanya


"Tapi saya minta sama kamu..untuk merahasiakan kabar ini ke karyawan yang lainnya terlebih dahulu yaah?.." pinta Aisyah


"Kenapa memangnya bu?.." tanya Lesti bingung


"Papah..maksud saya..pak Agung ingin mengumumkan secara resmi pernikahan saya dan mas Bram nanti di pesta pernikahan kami yang akan diadakan di Hotel Ritz Charlton.." jawab Aisyah


"Kapan itu bu?.." tanya Lesti penasaran


"Minggu depan..kamu datang yaah?.." pinta Aisyah sambil tersenyum


"Baik bu..saya akan datang..tapi?..apa boleh bu?..saya kan anak baru.." tanya Lesti


Aisysah tertawa geli


"Kenapa nggak boleh?..kamu kan Sekretarisnya mas Bram.."


Lesti hanya diam mendengar jawaban Aisyah


"Atau gini saja deh..kamu saya kirimin undangan khusus untuk datang ke pesta kami nanti.."


"Eh..jangan bu.." pinta Lesti yang merasa Aisyah terlalu berlebihan dengan memberikan dirinya undangan khusus


"Sudah..nggak apa-apa..kamu santai saja..yaah?.." jawab Aisyah


Aisyah melihat ponselnya yang berbunyi ada notif pesan masuk


"Ayo kita ke atas Les..mas Bram sudah selesai mettingnya.." ajak Aisyah sambil memasukan ponselnya ke dalam tas nya


"Mari bu.." jawab Lesti


.

__ADS_1


.


__ADS_2