Wanita Pilihan Mama

Wanita Pilihan Mama
63.Rahasia Aisyah


__ADS_3

Setelah makan malam..Bram membantu Aisyah memberesi piring kotor bekas makan malam mereka


"Mas yang ngelapin..biar Aisyah yang nyuci piringnya" pinta Aisyah


"Okee.." jawab Bram


Bram berdiri di samping Aisyah menunggu piring yang sedang dicuci oleh Aisyah


"Braaammm?.." panggil bu Yuli di pintu dapur


"Ya mah?.." jawab Bram sambil menoleh ke mamahnya


"Lagi ngapain kamu?" tanya bu Yuli


"Bantuin Aisyah nyuci piring mah.." jawab Bram


"Nanti kalau sudah..temuin mamah yaah?..mamah mau ngomong" pinta bu Yuli


"Iya mah.." jawab Bram


Bu Yuli kembali ke depan. Aisyah roman mukanya tampak berubah menjadi tegang


"Ibu kayaknya mau ngomong masalah waktu mas ajak Aisyah ke Hard Rock deh mas.." kata Aisyah


"Kok kamu tahu?" tanya Bram sambil menerima piring dari tangan Aisyah


"Iya..soalnya..tadi siang..pas mas Tyo kemari..ibu nanya ke Aisyah..Aisyah bisa kenal sama mas Tyo dari mana?..Aisyah jawab pas Aisyah ikut acara reuni sekolah mas.."


"Terus?" tanya Bram penasaran


"Pas Aisyah bilang tempatnya di Hard Rock..ibu langsung nanya ke Aisyah..mas Bram ngajarin Aisyah minum yaaah?"


"Kamu jawab apa?"


"Ya Aisyah jawab nggak lah mas..memang bener kan mas?..mas nggak ngajarin Aisyah minum?" kata Aisyah


"Oooh..masalah kayak gitu?..hahahahaa" gelak Bram


"Mas kok ketawa?" tanya Aisyah


"Nggak..kirain ada apaan?" jawab Bram sambil tersenyum geli


Aisyah menelisik heran melihat Bram menahan tawanya


"Mas jangan bilang ke ibu yaah?..kalau Aisyah pulangnya mabuk.." pinta Aisyah


Bram hanya diam..dia menahan tawanya sambil mengelap piring yang ada di tangannya


"Masss!!!..mas jangan ngomong yaah??"


"Hihihi..mas nanti malah pengen ngasih unjuk mamah..foto kamu yang tidur di pelukan mas.." kata Bram sambil tersenyum geli


"Mas Braaam!!..hiiiih" sewot Aisyah sambil memukul lengan Bram


"Berarti mas bohong..katanya mas sudah hapus fotonya" kesal Aisyah


"Orang belum sih Yaang..fotonya masih mas simpan..sayang kalau di hapus" kata Bram yang sepertinya sudah selesai mengelap piringnya


"Mas mau kemana?" tanya Aisyah yang melihat Bram berjalan ke pintu dapur


"Tadi kan mas di panggil mamah.." jawab Bram


"Masssss!!..jangan ngomong ke ibu yaaah!!" pinta Aisyah


Bram tidak menjawab..dia terus berjalan menemui mamahnya. Sesampainya di ruang keluarga


"Duduk Bram..mamah mau ngomong" pinta bu Yuli


Bram duduk di samping bu Yuli

__ADS_1


"Ada apa sih mah?" tanya Bram


"Kamu ngajak Aisyah ke Hard Rock yaah?" tanya bu Yuli


"Iya mah..buat nemenin Bram ke reuni sekolah..kenapa memangnya mah?" kata Bram


"Kamu ngajarin Aisyah minum?" tanya bu Yuli lagi


"Nggak mah..Bram sama Aisyah disana cuma makan doang kok.." jawab Bram


"Bener?" tanya bu Yuli


Bram menganggukan kepalanya


"Kamu nggak bohong sama mamah?" tanya bu Yuli lagi


"Nggak maaaah...Bram nggak bohong sama mamah.."


Bu Yuli bernafas lega..di bibirnya tersungging senyuman


"Kamu belum tahu kan?..rahasianya Aisyah?" tanya bu Yuli


Bram menggelengkan kepalanya


"Rahasia apaan mah?" tanya Bram


"Aisyah itu paling lemah sama semua minuman berjenis alkohol Bram.." jawab bu Yuli


"Lemah gimana mah?" tanya Bram heran


"Iya..dia walau minum segelas kecil bir sudah pasti mabuk Bram dan kalau dia sudah mabuk..dia akan berubah menjadi bukan Aisyah yang kita kenal selama ini"


"Haaah??..maksud mamah apaan sih?..Bram nggak ngerti" tanya Bram lagi


Bu Yuli bangun dari sofa dan berjalan ke lemari besar yang berada di ruang keluarga


"Mamah kasih bukti nih Bram.."


"Teeeh?..teteeeeh?.." panggil bu Yuli sambil kembali duduk di sofa


"Iya bu.." jawab Aisyah dari dapur


Aisyah lalu menghampiri bu Yuli


"Ada apa bu?" tanya Aisyah begitu tiba di depan bu Yuli dan duduk di sebelah Bram


"Kamu minum nih.." pinta bu Yuli sambil memberikan segelas Sampagne yang ditaruh di meja


"Minuman apaan ini bu?" tanya Aisyah setelah menerima gelas Sampagne dari bu Yuli


"Sampagne.." jawab bu Yuli


"Bikin mabuk nggak bu?" tanya Aisyah lagi


"Nggak teh..cuma gelas kecil gitu nggak bakal bikin mabuk..rasanya manis kok..kayak Sprite" jawab bu Yuli


Aisyah lalu meminum Sampagne nya


"Gimana?..rasanya manis kayak sprite kan?"


"Iya bu.." jawab Aisyah sambil menaruh gelas di meja


Tiba-tiba..badan Aisyah rubuh ke arah Bram..Bram yang kaget..menahan badan Aisyah di pangkuannya


"Masss Braaaammm???" ucap Aisyah sambil tersenyum manja ke arah Bram dan membelai pipi Bram dengan lembut


"Betul kan apa yang mamah bilang.." kata bu Yuli


Bram tertawa geli yang melihat Aisyah yang sudah mabuk..walau minum sampagne ukuran segelas sloki. Sama seperti waktu dia dicekoki oleh Lidya tempo hari. Aisyah bangun dari pangkuan Bram dan menggelendot manja di leher Bram

__ADS_1


"Mas kok ganteng banget siiiih?" rayu Aisyah


"Mamah wanti-wanti ke kamu ya Bram..kamu jangan sekali-kali..ngasih Aisyah minuman apa pun yang mengandung alkohol.."


"Iya mah.." kata Bram yang menahan tawanya


"Bisa-bisa kayak begini kejadiannya" sambung bu Yuli


Aisyah pindah ke pangkuan Bram dan memeluk leher Bram


"Yaang?..ada mamah tuh..kamu nggak malu sama mamah?" tanya Bram sambil tersenyum


"Aisyah nggak apa-apa kan bu?..kalau meluk mas Bram?" tanya Aisyah ke arah bu Yuli dengan nada sedikit manja


"Nggak apa-apa teh.." jawab bu Yuli sambil tersenyum


Aisyah lalu memeluk dan mencium leher Bram


"Yaaang?...hahahaha..geli Yaang.."


Bram merasa jengah terhadap mamahnya atas sikap Aisyah yang tidak bisa mengkontrol dirinya tak kala mabuk. Tiba-tiba..Bram merasakan handphonenya bergetar..dia ambil handphonenya dari saku celananya dan dia lihat nomor kartu Halo seperti nomor dirinya


"Halo?.." sapa Bram seraya menggelinjang kegelian..karena Aisyah masih saja menciumi lehernya


"Eeh..mbak Dini..ada apa ya mbak?..haaah!!..mas Teguh kenapa mbak?.." kaget Bram


Bu Yuli pun heran melihat Bram yang menerima telpon dari Dini


"Iyaa..iya mbak..Bram kesana sekarang..iya mbak..waallaikumsallam"


"Dini kenapa Bram?" tanya bu Yuli


"Mas Teguh mah..mas Teguh dapat kiriman dari orang" jawab Bram


"Kiriman?..kiriman apaan Bram?" tanya bu Yuli


"Mas Teguh di santet orang mah"


"Haaah!!..disantet?" kaget bu Yuli


"Iya mah..Bram mau kesana sama Ningrum..mau nolongin mas Teguh"


Bram lihat Aisyah sepertinya sudah tertidur di pundaknya


"Bram bawa Aisyah ke kamarnya dulu ya mah.."


Bram kemudian bangun dan membopong Aisyah yang sudah tertidur menuju ke kamarnya


Tak lama kemudian..Bram yang sudah memakai jaketnya turun kembali menghampiri mamahnya di ruang keluarga


"Kamu hati-hati ya Bram" pinta bu Yuli


"Iya mah.."


Bram lalu memanggil Ningrum melalui batinnya


"Masku?..ibu?.." salam hormat Ningrum pada bu Yuli ketika muncul di samping Bram


"Ningrum?..kita ke rumah mas Teguh sekarang yaah?..dia sekarang dapet kiriman santet"


"Baik masku.." jawab Ningrum


"Bram pergi dulu mah.." pamit Bram sambil mencium tangan mamahnya


"Iya Bram..hati-hati yaah.." jawab bu Yuli


"Ningrum pamit ibu"


"Iya Ningrum..kamu tolong jaga Bram yaah?" pinta bu Yuli

__ADS_1


"Baik ibu.."


Tak lama kemudian Mercedez putih kepunyaan Bram sudah melaju ke arah Kebayoran Baru..rumah Dini


__ADS_2