
Sementara itu dikamar..dengan perlahan Aisyah membuka matanya untuk memastikan bu Rini sudah tidak ada di kamar. Kemudian Aisyah mengambil handphonenya yang ditaruh oleh bu Rini di atas meja..dengan mata yang tak lepas dari pintu kamarnya..untuk jaga-jaga kalau seseorang masuk ke dalam kamar. Aisyah masih mendengar bu Rini tengah ngobrol dengan kakek Ndaru dan nenek Yati. Ternyata Aisyah pura-pura tidur..agar bu Rini segera keluar dari kamarnya. Aisyah segera mengirimkan pesan ke Bram agar segera datang ke kamarnya
"Tante Rini dah tidur belum Yaang?" balas Bram
"Belum mas..ibu lagi ngobrol sama nenek di ruang tamu.." kirim Aisyah
"Nanti aja ya Yaang..kalau tante udah tidur.."
Aisyah langsung cemberut setelah membaca pesan Bram. Aisyah segera menelpon Bram lewat video callnya
"Halo?" sapa Bram
Bram langsung tersenyum geli melihat raut wajah Aisyah yang ditekuk kesal dan tidak menjawab sapaannya
"Kamu kenapa sih?..muka dijutek-jutekin kayak gitu?" tanya Bram
"Mas bohong!!" sewot Aisyah
"Eeehh..ssttt..jangan berisik!!..nanti tante jadi tahu kalau kamu belum tidur.." pinta Bram
"Biarin!!..habisan mas bohong sama Aisyah!!"
Bram tersenyum geli
"Sabar atuh Yaang..kan tadi kamu bilang sendiri..kalau tante lagi ngobrol sama kakek di depan.."
"Iya tapi masnya kesini dulu ajah.."
"Nanti yaah?..sekarang kan baru jam 9..nanti jam 11 mas kesitu.."
"Nggak mau!!..pokoknya sekarang!!" rengek Aisyah
"Aisyah??..sayaaaang??..sabar sedikit kenapa sih?..nanti kalau mas kesitu..terus tante mergokin mas ada disitu..apa nggak heboh nanti?" bujuk Bram
"Sabar yaaah?"
"Kalau nggak?..suruh Ningrum yang bawa Aisyah ke kamar mas yaah?" pinta Aisyah
Tak lama kemudian..Aisyah mencium aroma bunga melati..dan Ningrum muncul di sebelah ranjang Aisyah. Aisyah langsung berbinar-binar matanya melihat Ningrum muncul dihadapannya. Dia segera bangun dan memejamkan matanya..Ningrum pun tersenyum geli melihat Aisyah yang sudah tidak sabar untuk bertemu dengan Bram. Ningrum melayang mendekati Aisyah dan menyentuh pundak Aisyah dengan lembut
"Sudah teh..teteh bisa buka matanya.."
Aisyah membuka matanya..dan dia lihat Bram tengah berdiri di hadapannya..langsung Aisyah berlari dan meloncat ke pelukan Bram
"Hahahahaha..yang kangennya sudah sampai ke ubun-ubun" gelak Bram sambil menahan Aisyah yang berada di pelukannya
Aisyah terisak sambil memeluk Bram dengan eratnya..tak lupa dia lingkari pinggang Bram dengan kedua kakinya
"Nanti kalau tante tahu kamu nggak ada dikamar?..bagaimana Yaang?" tanya Bram sambil mencium rambut Aisyah
"Biariinn!!" jawab Aisyah yang terisak
Bram lalu menoleh ke wajah Aisyah..dia lihat mata Aisyah sudah sembab dengan airmatanya
"Memangnya kangen banget apa?"
Aisyah menganggukan kepalanya. Bram mencium kening Aisyah dan memeluk kepalanya
"Kamu mau tidur?..apa mau ngapain?" tanya Bram
"Terserah mas.." jawab Aisyah
"Kita ngobrol dulu ajah yaah?..soalnya mas belum ngantuk" tanya Bram
Bram lalu membawa Aisyah ke balkon kamarnya..Aisyah langsung turun begitu sampai disana
"Kamu mau ngopi nggak?" tanya Bram
"Mau mas.."
Bram lalu masuk kembali ke kamarnya
"Mas mau kemana?" tanya Aisyah
"Bikin kopi?..memangnya kamu kira mas mau kemana?" tanya Bram
"Ooh..kirain.." jawab Aisyah sambil tersipu malu
"Daah..kamu diem disini ajah..jangan keluar kamar..nanti ketahuan mamah" kata Bram sambil masuk
Sepeninggal Bram..Aisyah duduk di kursi..dia pandangi langit malam dengan senyuman yang menghias wajahnya. Tiba-tiba Aisyah terperanjat kaget karena dia mendengar suara bu Yuli memanggil bi Surti dari lantai bawah
"Ibu kok belum tidur??" batin Aisyah
Dia lihat jam di handphonenya yang menunjukan pukul 9 malam. Aisyah berdoa..semoga bu Yuli tidak naik ke kamar Bram dan memergoki dirinya ada disini. Aisyah melongok ke bawah..ke arah dapur..disana dia lihat Bram tengah membikin kopi untuk dirinya. Aisyah kaget dan segera bersembunyi di bawah tembok balkon..karena dia melihat bu Yuli masuk ke dapur dan menghampiri Bram. Dia bisa mendengar bu Yuli bertanya pada Bram
"Kamu bikin apa Bram?" tanya bu Yuli sambil duduk di kursi meja makan
"Kopi mah.." jawab Bram
Bu Yuli melihat Bram membikin kopi sebanyak dua gelas
"Kamu bikin dua gelas?..buat siapa?" tanya bu Yuli
Aisyah yang menguping di balkon..menggerutu kekepoan bu Yuli
"Buat Ningrum mah..katanya dia mau ngopi.." jawab Bram datar
Bu Yuli menganggukan kepalanya. Aisyah menarik nafas lega mendengar Bram bisa menjawab pertanyaan mamahnya
"Bram..sini sebentar sayang.." pinta bu Yuli yang melihat Bram yang sudah selesai membikin kopinya
"Ya Allooooh..ibu mau ngapain siih?" gerutu Aisyah
Bram membawa dua gelas kopinya ke meja makan dan duduk di hadapan mamahnya
"Ada apa mah?" tanya Bram
"Mamah tadi ditanya sama Laxmi..kamu mau model jasnya kayak gimana?..mereka ngirim modelnya ke mamah.."
Bu Yuli memberikan handphonenya ke Bram..Bram melihat model-model setelan jas untuk akad nikah dia besok
"Punya Bram belom jadi mah?" tanya Bram
"Punya kamu tinggal atasannya doang Bram..semuanya sudah jadi.."
"Yang ini ajah mah..yang nomor dua.." kata Bram sambil menunjuk ke salah satu model jas
"Yang itu?" tanya bu Yuli
Bram menganggukan kepalanya
"Kalau Aisyah modelnya kayak gini Bram..bagus nggak?" tanya bu Yuli lagi sambil memperlihatkan setelan kebaya berwarna putih
"Bagus mah..punya Aisyah sudah jadi?"
"Sudah Bram..besok orang dari Laxmi mau ke Dago..mau nganterin kebaya Aisyah.."
"Bram ikut ya mah?" pinta Bram
"Kemana?..ke Dago?"
Bram menganggukan kepalanya
"Ngapain?..nggak boleh!!" sergah bu Yuli
"Yaaah..mamah mah..Bram kangen kan mah sama Aisyah"
"Sabar Bram..empat hari lagi kan kalian pasti ketemu"
"Aisyah kan di rumah tante Rini mah..nanti Bram kan di vila.."
"Kamu kalau dibilangin yaaah?" kesal bu Yuli
__ADS_1
Bram pindah ke sebelah mamahnya
"Boleh ya mah?..yaah?..yaaah?" bujuk Bram sambil mengelus-elus lengan mamahnya
"Kita hari kamis kan sudah ke Dago Bram.."
"Bram maunya besok mah.."
Tiba-tiba handphone bu Yuli berdering..bu Yuli melihat kakek Ndaru menelpon
"Halo pak?..waallaikumsallam..haaah??.. teteh nggak ada dikamar?.." kaget bu Yuli
Bram pun tak kalah terkejutnya..mendengar kakek Ndaru memberitahu mamahnya kalau Aisyah tidak ada dikamarnya. Begitu pula Aisyah yang menguping dari balkon kamar Bram
"Haaah?..tanya sama Bram?"
Bu Yuli mengalihkan pandangannya ke arah Bram
"Yuli nggak ngerti pak..oooh..iyaa..iya pak..waallaikumsallam.."
Bu Yuli menaruh handphonenya di meja
"Bram?..Aisyah dimana?" tanya bu Yuli
"Bukannya Aisyah di tempat kakek?" jawab Bram
"Kamu jangan bohong sama mamah!!.." kata bu Yuli dengan nada tinggi sambil menjewer telinga Bram
Bram berteriak sambil memegangi telinganya yang dijewer bu Yuli
"Pasti kamu tahu Aisyah dimana?"
Bram meringis yang merasakan panas di telinganya
"Jawab Bram!!" kesal bu Yuli sambil memukul bahu Bram
Bu Yuli bangun dari duduknya..Bram pun segera menyusul mamahnya yang berjalan ke arah kamarnya
"Mamah mau kemana?" tanya Bram
Bu Yuli hanya diam dalam menanggapi pertanyaan Bram..dia terus melangkah ke kamar Bram. Sesampainya di dalam kamar Bram..bu Yuli mengedarkan pandangannya ke sekeliling kamar. Bu Yuli membuka lemari Bram lebar-lebar..untuk memastikan kalau Aisyah bersembunyi disana. Karena tidak ada didalam lemari..bu Yuli beranjak ke arah kamar mandi dan membuka pintu kamar mandi untuk mencari Aisyah
"Maaah?..mamah ngapain siih?" tanya Bram sambil matanya melirik ke arah balkon..takut kalau mamahnya ke balkon dan menemui Aisyah disana
Apa yang ditakuti oleh Bram..terjadi.. bu Yuli beranjak ke arah balkon..tapi disana juga tidak dijumpai Aisyah
"Aisyah kamu suruh sembunyi dimana Bram?" tanya bu Yuli melotot
"Apaan sih mah?..Bram nggak ngerti sama omongan mamah?" kilah Bram
Bu Yuli segera keluar dari kamar Bram dan masuk ke dalam kamar Aisyah..dia kembali memeriksa ke segala penjuru sudut kamar Aisyah untuk mencari Aisyah. Bram hanya menunggu mamahnya dari depan pintu kamarnya. Bu Yuli mendengus kesal lalu dia kembali menghampiri Bram
"Kakek tadi bilang sama mamah..kalau Ningrum tadi datang ke kamar Aisyah dan membawa Aisyah kesini.."
Tiba-tiba handphone bu Yuli berdering lagi
"Halo pak?..sudah balik?..nggak usah pak..biarin teteh istirahat di kamarnya.."
Ternyata kakek Ndaru menelpon bu Yuli kembali dan memberitahu kalau Aisyah sudah ada di kamarnya lagi. Bu Yuli duduk di sofa kamar Bram
"Duduk Bram.." pinta bu Yuli
Bram pun duduk di sebelah mamahnya
"Kamu kok bandel sih Bram?..kan mamah cuma minta..kalian itu pisah dulu selama seminggu..sampai akad nikah kalian besok..mosok gitu ajah kamu nggak nurut sama mamah sih Bram?.." kesal bu Yuli
Bram hanya diam dan menundukan wajahnya..sambil memainkan jarinya di sofa yang dia duduki
"Kalau kamu kayak gini..percuma dong mamah nyuruh Aisyah untuk tinggal di rumah tante Rini.."
"Iya mah..Bram minta maaf..soalnya Aisyah yang merengek-rengek sama Ningrum mah..supaya bisa ketemu sama Bram" ujar Bram yang masih menudukan wajahnya
"Aisyah nggak bakalan begitu kalau kamu nggak duluan nemuin dia.."
Bu Yuli memeluk kepala Bram dan mencium rambutnya dengan lembut
"Jangan kamu ulangi lagi yaah?" pinta bu Yuli
"Iya maah..Bram janji"
"Ningrummm??" panggil bu Yuli
Ningrum muncul di hadapan bu Yuli
"Ada apa ibu?" sapa Ningrum sambil mengatupkan tangannya di depan dadanya
"Besok-besok..kalau teteh atau Bram minta tolong sama kamu untuk dibawa ketemuan..jangan kamu turuti yaah?" pinta bu Yuli
"Baik ibu.." jawab Ningrum sambil menganggukan kepalanya
"Biarkan mereka pisah dulu sampai hari akad nikah mereka"
"Baik ibu.."
Bu Yuli bangun dari duduknya
"Ya sudah..mamah mau tidur.." kata bu Yuli sambil jalan ke arah pintu kamar
Begitu sampai di ambang pintu..bu Yuli berhenti dan menoleh ke arah Bram yang masih duduk di sofa
"Bramm?" panggil bu Yuli
"Iya mah?" sambil mengangkat wajahnya
"Besok kita ke Dago..nggak jadi hari kamis.."
Bram terkejut sambil berbinar-binar matanya..mendengar keputusan mamahnya. Dia langsung menghampiri mamahnya dan memeluknya dengan perasaan yang berbunga-bunga. Bu Yuli tertawa melihat Bram yang kegirangan
"Terima kasih ya maaah.." kata Bram sambil mencium kening dan kedua pipi bu Yuli
"Iya sayaaang..mamah ngerti kok perasaan anak muda yang kalau lagi kangen..mamah kan pernah muda Bram.." ujar bu Yuli sambil tersenyum
Bram memeluk mamahnya sekali lagi
"Mendingan kamu beresin baju kamu sekarang..kita besok berangkat pagi-pagi.."
"Siaaap mamahku sayang!!!" girang Bram sambil memberikan gestur hormat ke bu Yuli
Bu Yuli lalu keluar dari dalam kamar Bram..Bram segera mengeluarkan kopernya dan memberesi bajunya untuk dimasukan ke dalam koper. Ningrum yang masih berada di kamar Bram..tersenyum melihat Bram yang sedang memberesi bajunya sambil bernyanyi-nyanyi kecil
"Masku seneng bener siih?" tanya Ningrum sambil melayang menghampiri Bram
"Iya dooong..besok gua nggak main umpet-umpetan lagi sama mamah..kalau pengen ketemu sama Aisyah.." jawab Bram
Bram menaruh kopernya yang sudah rapi di dekat sofa..Bram pun duduk disofa
"Tadi kamu bawa balik Aisyah lagi yaah?" tanya Bram
"Iya masku..sebelum ibunda masku masuk ke kamar..Ningrum sudah bawa teteh balik lagi ke kamarnya" jawab Ningrum
Bram lalu menghubungi Aisyah lewat video call
"Halo mas..assallamuallaikum.." sapa Aisyah yang terlihat tiduran di ranjangnya
"Waallaikumsallam.." jawab Bram sambil tersenyum
"Kamu tadi kemana?..mas bawa kopi kamar..kamunya sudah nggak ada.."
"Aisyah takut kepergok sama ibu mas..kayaknya ibu tahu deh mas..kalau Aisyah ke kamar mas dibantu sama Ningrum.."
"Iya..mamah dikasih tahu sama kakek"
"Oooh..gitu?"
__ADS_1
"Kamu nggak tahu yaah?..tadi mas dimarahin sama mamah..gara-gara kamu kesini.."
"Iya mas?..terus?..mas diapain sama ibu?" tanya Aisyah
"Habis mas dijewer sama mamah.."
Aisyah langsung tertawa geli
"Mas rela dijewer sama mamah..yang penting calon istri mas seneng" kata Bram sambil tersenyum
"Huuuu..mas kalau gombal paling pinter!!..pasti ada maunya tuh?"
"Ada doong.."
"Tuh kaaaan??"
Bram tertawa melihat Aisyah cemberut
"Besok mas mau ngopi di Budhafest ah.." kata Bram disela-sela tawanya
Aisyah berubah roman mukanya mendengar Bram akan ngopi di Budafest
"Budhafest?..Budhafest yang deket vilanya bapak?"tanya Aisyah
"Iya.." jawab Bram singkat
"Memangnya mas mau kemana besok?" tanya Aisyah lagi
"Mau tahu ajah?..apa mau tahu banget?" goda Bram
"Aaaahhh..mas Bram!!..mas mau kemana besok?" sewot Aisyah
"Niih..mas kasih rounddown mas buat besok..siang makan di Paris Van Java..beli kopi di Cihampelas..abis itu langsung ke vila papah yang di Dago.."
Aisyah terbelalak tidak percaya
"Mas besok ke Dago?" tanya Aisyah yang masih terkejut
"Iyaa.."
"Yang bener masss?"
"Iya sayaaaaangku..."
"Kata ibu hari kamis mas baru ke Dagonya..kok jadinya besok mas?"
"Iya..soalnya ada yang kangen berat sama mas..jadinya di majuin sechedulenya sama mamah.." jawab Bram sambil tersenyum
Aisyah yang semula rebahan di kasur..lantas bangun dan duduk di ranjangnya
"Besok Aisyah juga sudah balik kok mas..sama kakek..nenek sama ibu..kalau gitu Aisyah langsung ke vila yaah?" tanya Aisyah
"Boleh nggak sama mamah?..memangnya kamu berani ngomong sama mamah?" tanya Bram
Sejenak Aisyah berpikir
"Iya ya mas..nanti kalau ibu marah?..gimana ya mas?" tanya Aisyah bingung
Bram tertawa geli
"Mas deh..yang ngomong ke ibu..kalau besok Aisyah mau ketemu sama mas di vila.." pinta Aisyah
"Nggak mau!!.."
"Lhoo?..kok mas gitu?"
"Tadi mas sudah dijewer sama mamah..gara-gara nolongin kamu..kamu sendiri ajah ngomong ke mamah"
"Yaaaah?..mas maaaah..mosok gitu ajah nggak mau nolongin Aisyah siih?" kesal Aisyah sambil bibirnya mengerucut sebal
"Iyaa..habisan mas nggak pernah diupahin sama kamu"
"Nanti Aisyah upahin mas deh.."
"Apa upahnya?"
"Duit..mas nanti Aisyah kasih duit.." jawab Aisyah
"Nggak mau..mas nggak mau duit.."
"Mas maunya apa?"
"Hmmmm..apa yaah?" kata Bram sambil berpikir
"Apaan mas?..duit ajah yaah?" bujuk Aisyah
"Ya udah deeh..demi pacar mas tersayang.."
Aisyah tersenyum senang
"Naaah..gitu dong mas..terima kasih ya mas?..mas Bram yang ganteng..."
"Kalau ada maunya daah..baru bilang mas ganteng.." ledek Bram
Aisyah tertawa geli
"Sekarang kamu tidur Yaah?..besok kamu kan bawa mobil.."
"Iya mas.."
Aisyah lalu merebahkan badannya dan menarik selimutnya
"Met bobo ya mas.."
"Iyaa..met bobo juga.."
Aisyah mengecup layar handphonenya
"Daaaaa masss.."
"Daaaa.."
"Assallamuallaikum.."
"Waallaikumsallam.."
Setelah sambungan video call terputus..Bram menghubungi Doni
"Halo Don..dimana lu?..ketempat Joni sekarang Don..ada perlu gua ama anak-anak..gua masih dirumah..iya..sekarang yaak..lu bilangin anak-anak yaak?..suruh pada kumpul di tempat Joni sekarang.."
Bram kemudian bangun dan mengganti bajunya
"Masku mau kemana?" tanya Ningrum
"Ke tempat Joni sebentar.." jawab Bram
Setelah menyambar jaketnya..Bram segera keluar dari kamarnya. Diruang tengah..Bram lihat kedua orangtuanya sedang menonton tv
"Mau kemana kamu Bram?" tanya bu Yuli
"Ke tempat Joni mah..mau ngomongin acara besok sama anak-anak.." kata Bram sambil mencium tangan bu Yuli dan pak Agung
"Sekalian kamu catat yaah?..siapa saja yang mau ikut ke Dago.."
"Iya mah..Bram jalan dulu yaah mah..pah..assallamuallaikum.." pamit Bram
"Waalaikumsallam.." jawab pak Agung dan bu Yuli berbarengan
Dengan meminjam motor pak Trisno..Bram meluncur ke tempat Joni
.
.
__ADS_1