
Malamnya setelah acara resepsi sekitar jam 7..Aisyah yang baru selesai mandi melihat Bram tengah tertidur di kasur. Sambil menggulung rambutnya Aisyah menghampiri ranjang dan dia duduk di sisi Bram yang masih tertidur. Aisyah pandangi wajah Bram yang tampak pulas tertidur..Bram sepertinya lelah sekali hari ini..semalam dia dan teman-teman kompleknya begadang mengadakan pesta bujang di Cihampelas. Aisyah elus dengan lembut pipi Bram yang notabene sekarang menjadi suaminya..Aisyah tersenyum
"Yang sabar ya mas..seminggu lagi mas baru boleh menjamah Aisyah" batin Aisyah
Aisyah menoleh ke nakas sebelah ranjang..handphonenya berbunyi. Aisyah lalu bangun untuk mengambilnya..tapi tiba-tiba tangan Bram menarik tubuh Aisyah hingga rebah diatas badannya
"Mau kemana sih Yaang?" tanya Bram langsung mengk*lum bibir Aisyah
"Hp Aisyah bunyi mas.." jawab Aisyah begitu k*luman Bram terlepas
"Biarin ajah..nggak tahu apa..malam ini kan malam pertama kita"
Aisyah berteriak pelan ketika Bram menghempaskan badannya di samping Bram dan langsung dihimpit oleh Bram. Bram langsung melancarkan serangan ke arah leher jenjang Aisyah
"Masss...Aisyah angkat hp dulu.." pinta Aisyah yang menggelinjang kegelian
Bram menghentikan serangannya dia ambil handphone Aisyah dan dia rejeck panggilan telepon untuk Aisyah dan dia matikan serta langsung Bram lempar ke samping ranjangnya. Bram kembali menyerang d*da Aisyah dengan ciuman bertubi-tubi. Aisyah hanya bisa berteriak menerima serangan Bram
"Mas Bram..mas Bram!!" panggil Aisyah
"Masss..Aisyah lagi dapet.." kata Aisyah sambil menahan kepala Bram yang masih menciumi dadanya
Muka Bram tampak merah seperti kepiting rebus yang sudah kerasukan nafs* birahi
"Mass?..sabar yaaah?" bujuk Aisyah sambil menjawil hidung Bram
Aisyah menahan senyumannya melihat Bram memasang muka melasnya
"Kalau tahu sekarang kamu lagi dapet..mendingan dari kemarin ajah mas nggarap kamu.." ketus Bram
"Iish..nggak boleh gitu mas..itu kan dosa namanya.."
Aisyah lalu memeluk kepala Bram guna menghiburnya
"Mas mandi dulu yaah?..habis itu kita makan..Aisyah lapar nih mas.."
Bram mengangkat kepalanya dan menganggukan kepalanya..sebelum bangun Bram mengecup bibir Aisyah
.
***
.
Teman-teman Bram tengah berkumpul di ruang tengah vila sambil menonton televisi. Sebagian ada yang melihat hasil foto-foto pas acara resepsi tadi siang. Sontak mereka menoleh ke arah tangga karena Bram dan Aisyah tengah berjalan turun
"Ryan mana Don?" tanya Bram yang tidak melihat Ryan diantara mereka
"Keluar Bram..nganterin Ayu pulang" jawab Doni
Bram dan Aisyah saling pandang lalu tersenyum bersama
"Beneran dia mas.." kata Aisyah
Bram lalu duduk di sofa sambil menarik Aisyah ke pangkuannya
"Ya Alloh Bram..lu nggak kasihan ama gua apa?" ucap Beni
"Kenapa lu?" tanya Bram ketus
"Jiwa jomblo gua meronta-ronta nih Bram..ngelihat elu mangku Aisyah" jawab Beni dengan tampang melasnya
__ADS_1
Sontak mereka tertawa terbahak-bahak mendengar ucapan frustasi Beni. Aisyah yang tengah dipangku Bram menoleh ke arah pintu dapur..karena Gisel memanggil dirinya
"Sebentar ya mas..Gisel manggil tuh.." ucap Aisyah sambil bangun..tapi ditahan oleh Bram
"Ngapain sih?..dah disini ajah.." pinta Bram
Bram lalu menoleh ke arah Gisel
"Ada apaan sih Gis?..ganggu orang ajah luh!!" sewot Bram
Gisel tidak menjawab..dia hampiri Bram dan dia paksa Aisyah bangun dengan melepaskan pelukan Bram di badan Aisyah
"Mas Doni..tolong hibur Bram yaak?" pinta Gisel ke Doni
"Kenapa memangnya?" tanya Doni sambil menjentikan abu rokoknya ke dalam asbak
"Soalnya malam pertamanya Bram diundur mas..Aisyah lagi dapet.." jawab Gisel sambil membawa Aisyah ke dapur yang diikuti oleh teman-teman wanita Aisyah yang lainnya
Sontak teman-teman Bram tertawa terbahak-bahak mendengar jawaban Gisel. Bram berusaha menahan Aisyah yang sudah di seret oleh Gisel menuju ke dapur. Teman-teman Bram segera merubungi Bram yang tengah kesal melihat teman-temannya tertawa puas
"Kasihaaaaan..bewok lagi muntah darah yaak?" ledek Beni
"Ya Alloh Bram..percuma dong semalam lu belajar tehnik Kamasutra dari Youtube" goda Hendra sambil tergelak tawa
Bram makin memerah mukanya menahan kesalnya karena terus digoda oleh teman-temannya
"Setan luuuh!!" kesal Bram sambil menoyor kepala Beni
"Mau gua beliin sabun Bram?..mayan laah..kalo pengen ngelemesin dengkul.." tanya Doni yang masih tertawa
Godaan mereka ke Bram terhenti oleh kedatangan Lilis yang menyuruh mereka untuk pindah ke halaman belakang karena hidangan makan malam sudah siap. Mereka segera bergegas menuju ke halaman belakang meninggalkan Bram yang berjalan dengan lesu menyusul teman-temannya ke halaman belakang. Di halaman belakang..mereka sudah berkumpul duduk di sebuah meja bundar yang besar sambil menunggu sajian makan malam yang tengah disiapkan oleh staff catering. Bram menuju ke bangku kosong yang berada disebelah mamahnya
"Kamu kenapa sih Bram?..kayaknya lesu banget?" tanya bu Yuli setelah Bram duduk disebelahnya
"Sabar ya Bram..nggak lama kok..palingan cuma seminggu" bujuk bu Yuli
"Aisyah mana mah?" tanya Bram yang baru sadar kalau istrinya tidak ada di meja
"Katanya lagi di dapur.." jawab bu Yuli
Tiba-tiba..lampu halaman belakang padam dan tinggal menyisakan lampu hiasan yang ada di atas mereka. Bram yang kaget langsung menoleh ke belakang..ke arah pintu dapur..karena dia mendengar ada suara orang menyanyikan lagu selamat ulang tahun
"HAPPY BIRTDAY TO YOUUUU..
HAPPY BIRTDAY TO YOUUUU..
HAPPY BIRTDAY TO BRAMANTOOO
HAPPY BIRTDAY TO YOUUUU"
Aisyah dan teman-teman wanitanya bernyanyi sambil mengiringi Aisyah yang membawa sebuah kue. Aisyah datang ke meja sambil membawa sebuah kue ulang tahun yang ada lilin berbentuk angka 27 diatasnya
"Selamat ulang tahun ya masss.." kata Aisyah sambil menaruh kue di depan Bram. Bram yang masih kaget..sontak seperti tersadar ketika Aisyah mengecup pipinya
"Ayo mas..tiup lilinnya" pinta Aisyah
Bram membalas mencium pipi Aisyah..kemudian dia tiup lilin kue ulang tahunnya. Yang ada di meja sontak bersorak sambil memberikan selamat kepada Bram..lampu halaman belakang menyala kembali. Bram bangun dan langsung memeluk Aisyah dengan eratnya
"Terima kasih ya Yaang.." ucap Bram sambil mengecup bibir Aisyah
"Iya mas.." jawab Aisyah sambil tersenyum manis
__ADS_1
"Eh..sebentar..bukannya baru besok mas ulang tahunnya?" tanya Bram
"Iya..soalnya sekarang mas udah bete duluan sih..jadinya surprisenya Aisyah majuin ajah" jawab Aisyah
Teman-teman Bram sontak tertawa terbahak-bahak
Seorang staff cateting memberitahu ke bu Yuli..makan malam sudah siap
"Ayuk..kita makan dulu semuanya.." ajak bu Yuli
Bram langsung menarik Aisyah ke pangkuannya dan langsung memeluknya dengan erat
"Mass..malu iiih..." rajuk Aisyah sambil menjauhkan kepala Bram yang sudah mengincar lehernya
"Take rooom pleaseeeeee!!!" kata Gisel sambil memukul tangan Bram
"Inget men..lu kan lagi dikasih palang merah!!" kata Doni
"Mas Bram!!" pekik Aisyah tak kala lehernya digigit dengan lembut oleh Bram
"Kenapa sih Yaang?..biarin ajah mereka pada ngiri ngeliat kita" ucap Bram
"Braaam!!!..kamu punya malu sedikit kenapa siih!!" sewot bu Yuli sambil melepaskan paksa pelukan Bram di badan Aisyah
"Mamah juga nih..ikut-ikutan kayak mereka.. kasihan sama Bram kenapa sih mah?..udah malam pertama ditunda..sekarang Bram nyium Aisyah aja mosok nggak boleh?.." ketus Bram
"Yang bilang nggak boleh itu siapa?..kamu juga lihat-lihat tempat dong?..mosok didepan teman-teman kamu..kamu nyumbuin Aisyah kayak begitu sih?" jawab bu Yuli dengan nada tinggi
Sontak yang ada dimeja makan terdiam..melihat bu Yuli yang sepertinya emosi dengan Bram. Aisyah yang melihat gelagat nggak enak..segera membujuk Bram dengan menyuapi makan malamnya
"Sudah mas..sekarang mas makan dulu yaah?" bujuk Aisyah sambil menyuap nasi yang berisi lauk pauk ke arah mulut Bram
"Biar mas ajah Yaang.." pinta Bram sambil mengambil sendok yang ada di tangan Aisyah
Aisyah yang merasa bersalah..lalu membelai rambut Bram dengan lembut sambil dia selingi dengan ciuman
"Bangun dulu Yaang.." pinta Bram yang sepertinya sudah selesai makan
Setelah Aisyah bangun dari pangkuannya..Bram segera beranjak masuk ke dalam vila
"Mas?..mas mau kemana??" tanya Aisyah
Bram tidak menjawab..dia teruskan langkahnya masuk ke dalam vila
"Biar Bram sendiri dulu ajah teh.." kata bu Yuli yang melihat Aisyah akan menyusul suaminya
"Tapi mah?.."
"Udah..kamu makan dulu ajah..kamu belum makan kan?" tanya bu Yuli
Aisyah menggelengkan kepalanya. Dia lalu menyendok nasi ke dalam piringnya dan dia mulai memakan makan malamnya. Aisyah menoleh ke arah Gisel yang menyentuh pahanya
"Syaah?..gua minta maaf yaah?" ucap Gisel lirih
"Iyaa..nggak apa-apa Gis.." jawab Aisyah sambil tersenyum
"Nanti lu sampain permintaan maaf gua ke Bram yaah?..tadi gua cuma bercanda.." pinta Gisel
"Iyaa..kamu tenang ajah.." jawab Aisyah sambil tersenyum
Acara makan malam menjadi kaku dan dingin setelah kejadian Bram yang sepertinya marah ketika ditegur oleh mamahnya. Masing-masing konsentrasi ke makan malamnya..tanpa ada satu patah kata yang keluar. Aisyah melirik ke bu Yuli..dia melihat bu Yuli juga menampakan mimik muka bersalahnya setelah menegur Bram di depan teman-temannya
__ADS_1
.
.