Wanita Pilihan Mama

Wanita Pilihan Mama
84.Aisyah Yang Sudah Tidak Polos Lagi


__ADS_3

Pukul 11 siang..teman-teman Bram tengah berkumpul di ruang tengah vila..bersiap-siap untuk kembali ke Jakarta. Dari lantai atas..Bram menggandeng tangan Aisyah yang keduanya sudah bersih dan rapi turun menghampiri teman-temannya. Doni langsung menghampiri Bram sambil menjulurkan tangannya dan tersenyum


"Sorry ya men.." pinta Doni


"Setan luh!!" kesal Bram sambil meninju bahu Doni


"Puas lu pada yaaah?" sewot Bram pada teman-temannya yang sudah terkekeh menahan tawanya


Satu persatu teman-teman Bram memeluk Bram sambil meminta maaf


"Siapa yang ngerencanain ini semua?" tanya Bram


"Bini lu.." jawab Doni


"Bini gua?" tanya Bram heran


"Iya mas?..mas marah sama Aisyah?" tanya Aisyah


Bram hanya bisa mendengus kesal..ternyata istrinya merencanakan ini semua tanpa sepengetahuan dirinya. Aisyah segera membujuk Bram sambil melendot manja di lehernya


"Mas masih marah nggak?" tanya Aisyah lagi


Senyuman tersungging di bibir Bram


Dia lalu mengecup bibir istrinya


"Kapan kamu ngerencanainnya Yaang?" tanya Bram sambil memeluk Aisyah


"Tadi pagi mas..waktu mas masih tidur" jawab Aisyah


Bram dengan gemas..menarik kedua pipi istrinya dan Aisyah pun berteriak kesakitan


                ___________________


Dua buah bis Big Bird berukuran 3/4 parkir di depan garasi vila. Dengan dua bus tersebut..rombongan akan kembali menuju ke Jakarta. Satu bus untuk rombongan teman-teman Bram..satunya lagi buat rombongan keluarga Handoyo


"Benn?..liat kelakuan temen lu noh.." kata Hendra sambil menghisap rokoknya


"Siapa?" tanya Beni sambil menoleh ke Hendra


"Nooh..si Ryan.." jawab Hendra dengan gedikan dagunya


Mereka melihat Ryan tengah berbicara dengan Ayu di samping garasi..kalau dilihat dari gestur Ryan yang memegang kedua tangan Ayu..sepertinya Ryan tengah berpamitan dengan Ayu


"Jangan mau neeeeng!!...Ryan tukang gombal!!" ledek Beni dengan suara agak kencang


Sontak yang ada di teras menoleh ke arah Ryan karena suara Beni yang agak kencang


"Ryan di Jakarta..pacarnya banyak!!" lanjut Beni


"Setaaan luuuuh!!!" kesal Ryan sambil menyambit Beni dengan sebuah batu kerikil


"Ndriii..abang lu noh.." kata Bram yang tersenyum geli melihat Ryan yang kesal di goda Beni


Indri hanya bisa tersenyum geli


"Biarin aja Bram..kali ajah..si Ayu bisa bikin abang gua berubah.."


Dari dalam..Aisyah keluar bersama Gisel sambil menenteng tas mereka masing-masing

__ADS_1


"Ada apa sih mas? " tanya Aisyah yang heran melihat Beni tertawa terbahak-bahak menggoda Ryan


"Ryan noh Yaang..lagi di godain sama Beni.." jawab Bram


Aisyah tertawa geli melihat Ryan menghampiri Beni dengan muka merah padam


"Syaah?..." panggil Ayu dari samping garasi


"Naon? (Apa?)" jawab Aisyah


"Kadie sekedap (Kesini sebentar).." pinta Ayu sambil melambaikan tangannya agar Aisyah menghampiri dirinya


"Sebentar ya mas.." pamit Aisyah


Aisyah lalu menghampiri Ayu. Dari dalam vila pak Agung dan bu Yuli keluar bersama keempat Eyang Bram


"Papah duluan ya Bram.." kata pak Agung


"Iya pah..nanti mampir di Paris Van Java kan pah?" tanya Bram


"Iya..One Proud udah booking restoran disana" jawab pak Agung


Bram lalu mengantar kedua orangtuanya menuju ke bis


"Lu nanti habis dari Paris Van Java..ke Jakartanya bareng sama gua ya Gis.." pinta Bram ke Gisel yang naik ke bis


"Iya Bram.." jawab Gisel


Setelah semua naik ke dalam bis..bis itu bergerak ke luar halaman vila. Bram menoleh ke samping garasi..dia lihat istrinya masih berbicara dengan Ayu. Tak lama kemudian..Aisyah menghampiri Bram bersama Ayu


"Mas..Ayu pamit yaah?" pamit Ayu pada Bram sambil menjulurkan tangannya yang disambut oleh Bram


"Mas iiih.." kesal Aisyah sambil memukul pundak Bram karena menggoda Ayu


Bram tertawa geli melihat Ayu tersipu malu


"Ayu pamit ya mas..Syaah.."


"Iya Yu..ati-ati yaak.." ujar Bram


Dengan sepeda motornya..Ayu meninggalkan vila menuju ke rumahnya


Setelah pamit dengan mang Harja dan bu Wasti..Bram dan Aisyah segera menyusul rombongan bis dengan mobilnya


"Tadi Ayu manggil kamu ada apa sih Yaang?" tanya Bram yang sambil menyetir mobilnya


Sesaat Aisyah tersenyum simpul


"Ayu lagi bingung mas.." jawab Aisyah


"Bingung kenapa?"


"Bingung..mas Ryan nembak Ayu tadi.." jawab Aisyah


"WHAAAAT!!!" kaget Bram


"Hiiih!!.." sewot Aisyah sambil memukul pundak Bram


"Biasa aja dong mas..bikin kaget ajah"

__ADS_1


Bram tertawa geli


"Terus..teruss?" tanya Bram tidak sabaran


"Iya..tadi Ayu minta pendapat Aisyah..diterima nggak tembakannya mas Ryan.."


"Memangnya Ayu belum ngasih jawaban?"


"Belum mas..dia nya minta waktu ke mas Ryan untuk ngasih jawaban"


"Gelo tuh bocah..baru kenal sehari sudah maen nembak anak orang ajah.." kata Bram sambil tersenyum


"Kalau menurut mas..mas Ryan kayak gimana sih mas orangnya?" tanya Aisyah


"Gimana yaak?..Ryan tuh anaknya selengek'an..cuek..setia kawan..apa lagi yaak?" ujar Bram bingung


"Mas Ryan udah punya pacar belum mas?"


"Yang mas tahu kalau sekarang nggak punya..tapi waktu jaman sekolah dulu..sering banget gonta-ganti cewek Yaang.." jawab Bram


"Tadi Ayu nanya sama Aisyah..mas Ryan kayak gimana orangnya..Aisyah suruh nanya sama mas..dia nya malah nggak mau.."


"Kok nggak mau?..kenapa?" tanya Bram


"Malu katanya mas.." jawab Aisyah sambil tersenyum


"Kalau memang bener jadian..semoga mas Ryan nggak main-main sama Ayu ya mas.." sambung Aisyah


"Iya Yaang.." ujar Bram


"Kasihan..soalnya Ayu orangnya polos banget mas.."


"Polosan mana sama kamu?" tanya Bram sambil menaikan alisnya sebelah


Aisyah langsung merona mukanya


"Mas apaan siih?"


"Tapi kalau sekarang..kamu udah nggak polos lagi deh Yaang.."


"Maksud mas?" tanya Aisyah heran


"Iya..semalam aja kamu udah tahu apa itu yang namanya 'H***job'.." kata Bram sambil memperagakan jari telunjuk dan jempolnya yang membentuk huruf O turun naik


Sontak Aisyah memukul pundak Bram berkali-kali guna menyembunyikan rasa malunya. Bram hanya bisa tertawa terbahak-bahak melihat istrinya salah tingkah disebelahnya


"Ntar malam lagi yaah?..nanti mas ajarin yang lainnya.." goda Bram


"Nggak mau!!" ketus Aisyah sambil membuang mukanya ke samping dan mengerucutkan bibirnya


"Nanti malam..Aisyah mau tidur sama mamah.." ancam Aisyah


"Laaah..terus?..nanti mas tidur sama siapa donng?" tanya Bram


"Mas tidur sendiri!!" jawab Aisyah ketus


.


.

__ADS_1


__ADS_2