
Di loby Hard Rock Cafe..Bram menunggu Valet yang mengambil mobilnya
Seraya menunggu mobilnya..Bram mengirimkan pesan WA kepada Tyo..kalau dirinya pulang sebelum acara Reuni selesai
Aisyah yang berdiri disebelah Bram..melihat Bram hanya diam dari tadi..merasa bersalah karena mengikuti ajakan Lidya dan membuat Bram meninggalkan acara reuni sebelum selesai
"Mas..mas marah sama Aisyah yaah?" tanya Aisyah lirih
Bram hanya diam sambil menghela nafasnya
"Maasss??." tanya Aisyah sekali lagi
"Enggak..mas nggak marah sama kamu.." kata Bram sambil menoleh kearah Aisyah
Tak lama kemudian..mobil Bram sudah tiba dihadapanya
"Terimakasih ya mas.." kata Bram sambil memberikan tip kepada petugas Valet
"Sama-sama pak.."
"Ayuk Syaah.." ajak Bram sambil masuk kedalam mobil
Aisyah lalu membuka pintu kiri..tiba-tiba Aisyah merasa pusing hingga dia terhuyung di sebelah mobil
"Syaaah?..kamu kenapa?" tanya Bram dari dalam mobil
Aisyah langsung masuk ke dalam mobil
Setelah itu..Bram langsung meninggalkan kawasan SCBD
Didalam mobil..Aisyah memegangi kepalanya yang terasa berat
"Kepala Aisyah kenapa ya mas?..kok kayaknya beraaat banget" keluh Aisyah sambil memegang kepalanya
Bram tersenyum geli yang melihat Aisyah yang mulai dirasuki pengaruh alkohol
"Kamu tuh dah mulai mabuk Syaah..tadi kamu minum berapa gelas?" tanya Bram
"Nggak tau mas..Aisyah lupa.." jawab Aisyah sambil memegangi kepalanya
"Ya sudah..kamu bawa tidur ajah..nanti juga hilang" kata Bram
Aisyah lalu menarik senderan jok agar agak rebah ke belakang
Bram lalu mengalihkan pandangannya ke depan
Tanpa sepengetahuan Bram..Aisyah tampak mulai gelisah di sebelahnya..dia menatap Bram dengan tatapan sendu dengan nafas yang tak beraturan..Aisyah mengusap-usap pipi dan lehernya yang seperti kepanasan
Tampaknya efek dari obat perangsang yang diberikan oleh Lidya mulai bekerja
Tiba-tiba..Bram mendengar seatbelt Aisyah dicopot..lalu..
"Mas Braaaam?...yang ganteng sejagat raya.." kata Aisyah sambil melendot di bahu Bram..
"Mas mau nyium Aisyah nggak?" goda Aisyah sambil memainkan jarinya di bibir Bram
"Waaah..dah mulai naek nih.."
"Syaaah..mas lagi bawa mobil nih..kamu jangan ganggu yaaah.." pinta Bram sambil menurunkan jari Aisyah yang asyik memainkan bibirnya
Aisyah hanya tertawa manja
"Ih..mas mah suka jual mahal.." kata Aisyah dengan nada yang menggoda
Bram tertawa melihat tingkah Aisyah yang dalam keadaan mabuk
"Maaass?..mas mau denger Aisyah nyanyi nggak?" tanya Aisyah yang bersimpuh di jok mobil menghadap ke arah Bram
"Mau..mau..kamu nyanyi ya Syah" jawab Bram yang menahan tawanya
Bram lalu berinisiatif untuk merekam dengan handphonenya tingkah Aisyah yang lagi dalam keadaan mabuk
Setelah video di handphone mulai merekam..Bram lalu meletakan handphone di stickholder yang ada di dashboard dan menyalakan lampu kabin mobil
"Kamu mau nyanyi lagu apa Syaah?" tanya Bram sambil menyalakan tape mobilnya
Lalu terdengarlah lagu 'Superstar" dari Jamelia
"Ayo Syaah..mulai dong" pinta Bram sambil tertawa geli
Lalu tanpa sadar Aisyah mulai mengikuti lagu "Superstar" walau suaranya ancur kemana-mana
Bram makin tertawa terbahak-bahak karena Aisyah bernyanyi sambil memperagakan tarian seperti tarian erotis
"Massss Braaaaam?..." panggil Aisyah manja yang tidak meneruskan nyanyiannya sambil mengelus dada Bram
"Iya sayaaang.." jawab Bram sambil menahan geli
Aisyah hanya diam sambil mengelus-elus dada dan wajah Bram
"Aisyah..booleeh nggak nyium maaasss???" tanya Aisyah
"Boleh..boleh Syaah" jawab Bram yang terus konsen menyetir sambil menahan geli yang melihat kelakuan Aisyah
Aisyah lalu mulai mencium pipi Bram sambil tangan nya menggerayangi sekujur badan Bram
"Iiiiih...geli Syaaaah.." kata Bram yang merinding kegelian ketika Aisyah mencium leher dan telinga Bram..sepertinya Aisyah menjilati telinga Bram ketimbang menciumnya
"Geliiiii Syaaaah!!..." gelak Bram yang kegelian
"Kayaknya kalo cuma minum Wine doang nggak mungkin ampe segini agresifnya nih.." batin Bram sambil tersenyum geli
"Tadi Lidya nambahin apaan yaaak?"
"Mas Bram dari tadi ketawa terusss.." ketus Aisyah sambil memainkan bibir Bram dengan ujung jarinya
"Massss?..nengok kesini doooong.."
"Mas lagi nyetir Syaah..." kata Bram sambil menahan tawanya
"Maaaaasss?...." ucap Aisyah sambil menggelendot manja di leher Bram
"Aisyah sayaaaaang sama mas.." kata Aisyah sambil memeluk leher Bram dari samping
"Iya..iya..mas juga sayang sama kamu" senyum Bram sambil melihat ke handphone nya sambil memberikan pose V dengan jarinya
"Aisyah minta pangku yaaak!!"
Tiba-tiba..Aisyah pindah untuk duduk di pangkuan Bram yang sedang menyetir
"Eh..eh..kamu mau ngapain?" tanya Bram yang melihat Aisyah tahu-tahu sudah ada di depannya
Untungnya..lalu lintas disekitaran jalan Senopati rada merayap dan ditambah kaca film mobil Bram cukup gelap..jadi orang diluar tidak bisa melihat ke dalam kabin mobil Bram
"Syaah..kamu pindah dooong..mas jadi nggak bisa nyetir niih" pinta Bram sambil berusaha melihat kedepan yang terhalang oleh kepala Aisyah
"Nggak maauuu!!...Aisyah maunya di pangku mas.." kata Aisyah sambil menyandarkan badannya ke dada Bram
Bram menahan nafasnya..karena Aisyah tidak berhenti bergerak saat berada di pangkuannya..membuat si 'Jefri' merasa tersiksa di bawah sana
Bram lalu meminggirkan mobilnya ke tepi..lalu dia mengangkat Aisyah agar pindah kembali ke jok nya
"Mas maaaah...orang Aisyah minta pangku jugaaa.." rajuk Aisyah sambil mengerucutkan bibirnya
"Nanti kalau sampai dirumah..kamu mas pangku..sekarang jangan gangguin mas dulu yaah..mas lagi nyetir nih..ntar kalau nabrak gimana??"
__ADS_1
"Tapii..Aisyah minta dipangkunya sekarang maaaass..." rengek Aisyah yang sepertinya ingin pindah ke pangkuan Bram lagi
"Iyaaa..tapi nanti kalau sudah dirumah..jangan disini..mas kan lagi nyetir"
"Benerrrrr yaaaah.."
"Iyaaa...mas janji.." kata Bram
Aisyah lalu menyanyi sendiri..Bram yang melihat kelakuan Aisyah hanya bisa tersenyum geli
____________
Hingga sampailah Bram dirumahnya
Setelah berada di garasi..Bram mematikan mobinya dan keluar dari dalam mobil.
Dia lalu membuka pintu sebelah kiri
"Ayo Syaaah.." ajak Bram
"Geeendooooooong" rajuk Aisyah sambil merentangkan kedua tangannya
"Iiih..ogah!!..kamu kan bisa jalan sendiri..ayook..." kata Bram sambil menjulurka tangan nya
"Nggak mauuu!!..gendooong.." rajuk Aisyah lagi
"Tadi kan mas sudah janjii.." kata Aisyah sambil tersenyum nakal
"Hadeeeeeh..." kata Bram sambil menghela nafas nya
Dia lalu membungkukan badannya disamping jok Aisyah
"Aaauuuu..hihihihi.." teriak Aisyah begitu dirinya di bopong oleh Bram
Bram lalu membopong Aisyah masuk kedalam
"Masss?..Aisyah sayaaaang sama mas.." kata Aisyah sambil memainkan jarinya di hidung Bram
"Kamu mabuk Syaaah..." kata Bram sambil meniup jari Aisyah yang memainkan hidungnya
"Mas Braam ganteng..hihihi"
"Massss?..cium dooong..." pinta Aisyah dengan suara yang menggoda
Bram berusaha menghindari tangan Aisyah yang menggerayangi wajah nya
"Hiiiih!!..tangan kamu awas dong Syaah..nanti kalau mas kesandung..kita berdua bisa jatuh"
Aisyah hanya tertawa manja sambil menggigit ujung jarinya
Lalu tangannya mulai menggerayangi dada Bram
Setibanya di kamar Aisyah..Bram lalu meletakan Aisyah di ranjang nya
Tapi Aisyah malah memeluk leher Bram dengan kencang
"Aisyah nggak mau tidur disini.." rengek Aisyah
"Kamu maunya tidur dimana?" tanya Bram
"Kamar masss" bisik Aisyah ditelinga Bram
"Jangan ngaco aaah!!...udah..lepasin leher mas.."
"IIIIH!!...mas Bram mah!!..pokoknya Aisyah mau nya tidur dikamar mas!!.." rajuk Aisyah yang makin erat memeluk leher Bram
Akhirnya mau nggak mau..Bram turuti kemauan Aisyah..dia membopong kembali tubuh Aisyah untuk menuju ke kamar nya
"Kamu sadar nggak sih..apa yang kamu omongin Syaaah?" tanya Bram
Tak lama kemudian sampailah mereka dikamar Bram dan segera menaruh Aisyah di ranjang nya..lalu Bram membuka Blazernya dan menuju ke lemari untuk berganti pakaian.
"Maasss..bobo sini dooong..berdua sama Aisyah.." ajak Aisyah sambil mengusap-usap tempat kosong di kasur Bram yang ada disampingnya
Bram hanya menggeleng-gelengkan kepalanya melihat Aisyah yang tidak bisa mengontrol dirinya yang dalam kondisi mabuk
Bram lalu duduk di sofa yang ada dikamarnya sambil memperhatikan Aisyah yang berada di ranjang dia
Lalu Bram menyalakan rokoknya
"Masss?..sini doooong...temenin Aisyah" pinta Aisyah yang duduk di ranjang Bram
Niat usil Bram muncul lagi..dia lalu mengambil handphone nya dan segera merekam segala tindak tanduk Aisyah di ranjang dia
Bram terpana..begitu Aisyah membuka Pasmina nya dan dia putar-putar di udara..serta membuka gelungan rambutnya..ternyata rambut Aisyah panjang dan lurus hingga ke punggungnya
"Oooh my God!!" ujar Bram sambil terus merekam Aisyah yang menyibak rambutnya dan menatap nakal ke arah Bram sambil mengigit bibir bawahnya
Aisyah lalu turun dari ranjang dan menghampiri Bram sambil sempoyongan
"Mas maunya tidur di sofa?" tanya Aisyah sambil tersenyum nakal
Bram tersenyum antara senang dan ngeri melihat Aisyah yang terhuyung huyung menghampiri dirinya di sofa
Aisyah lalu melangkahi kedua kaki Bram yang tengah duduk di sofa..lalu melingkarkan Pasmina yang ada ditangan nya ke leher Bram..lalu dia duduk di kedua paha Bram..
"Ya Alloh..kuatkan iman hambaMu ini ya Allooooh.. "
"Syaaah..kamu mau ngapain?" tanya Bram heran
"Mas belom nyium Aisyah dari tadi.." kata Aisyah sambil menarik leher Bram agar mendekat ke wajahnya
"Kamu mabuk Syaah..udaah tidur ajah sana.." pinta Bram
Bram menelan salivanya dengan cepat..wajahnya sangat dekat dengan wajah Aisyah..Bram bisa mencium aroma alkohol yang pekat dari deru nafas Aisyah
"Maaass..cium dulu..baru nanti Aisyah mau tidur " kata Aisyah sambil memonyongkan bibirnya
Bram tertawa geli dan merekam pose bibir Aisyah yang di monyong monyongkan
"MAASS!!..CIUM AISYAH!!" bentak Aisyah
"Oke..oke..oke..." kata Bram sambil menahan tawanya dan meletakan handphone nya di sofa
Bram lalu segera mendekatkan bibirnya ke bibir Aisyah..Aisyah pun memajukan bibirnya untuk menyongsong bibir Bram..
Tapi..bukannya bibir Bram yang dicium..Aisyah langsung jatuh tertidur di dada Bram
Bram lantas memonyongkan bibirnya seolah-olah ciuman dengan udara
"Syaaah?...Aisyaaah?..hooi..bangun" panggil Bram menggoyang goyangkan badan Aisyah agar terbangun
Tapi Aisyah hanya terdiam di dada Bram
Terdengar dengkuran halus dari bibir Aisyah
"Dah tidur ajah sih?" tanya Bram sambil menyibak rambut Aisyah yang menutupi wajahnya
"Kamu tuh cantik tau Syah..mau pake jilbab kek..mau nggak..kamu tetap aja cantik.." kata Bram sambil mengecup rambut Aisyah
Bram lalu segera mengambil foto selfie dia dan Aisyah yang tertidur di dada dia dari berbagai posisi
Bram membiarkan dulu posisi Aisyah yang seperti ini..dia membelai rambut Aisyah yang panjang dan halus
"Kamu akan mas jaga Syaah..mas udah janji sama mamah" kata Bram lirih
__ADS_1
Setelah membetulkan posisi tangan Aisyah..lalu dengan perlahan Bram memeluk badan Aisyah sambil mencium kembali rambut Aisyah
Untung saja dia segera menemukan Aisyah saat berdua dengan Lidya..entah apa jadinya kalau Aisyah yang sudah dibawah pengaruh alkohol jatuh ke tangan orang-orang brengsek yang tidak bertanggung jawab..Bram tidak berani membayangkannya
Kalau sampai itu kejadian..Bram tidak segan-segan akan memberikan pelajaran ke Lidya..tidak peduli walau dia itu wanita
_____________
Keesokan paginya..di ranjang Bram..Aisyah menggeliat bangun sambil membuka matanya perlahan.
"Aduuuh.." erang Aisyah sambil memegangi kepalanya yang masih terasa berat
Aisyah lalu menatap langit langit kamar Bram
"Aku ada dimana ini?" tanya Aisyah
Aisyah langsung terperanjat kaget dan duduk di kasur Bram
"Aduuuuh..kepalaku kenapa siih?" erang Aisyah sambil memegang kepalanya
"Ini kan kamar mas Bram?..kok aku ada disini?" bingung Aisyah
Aisyah lebih kaget lagi..karena Pasmina nya sudah terlepas dan baju Kurung yang semalam dipakai sudah di ganti oleh kemeja kepunyaan Bram
"Ya Alloh!!.." jerit Aisyah lirih sambil melihat ke arah kemeja Bram dan memegang rambutnya yang terbuka tidak memakai Pasmina
Lalu dia melihat Bram yang tertidur di sofa dan yang membikin Aisyah heran..Pasmina nya yang semalam dia pakai..tengah melingkar di leher Bram.
"Mas Bram..semalem mas sudah ngelakuin apa?" kata Aisyah yang matanya mulai berkaca kaca
Lalu Aisyah turun dari ranjang..tapi masih sempoyongan..sepertinya efek dari semalam belumlah hilang
Aisyah mulai berjalan ke arah Bram yang tertidur di sofa
"Mas Braaam!!" panggil Aisyah
Aisyah lupa..kalau Bram susah untuk dibangunin
"Mas Braaam!!" panggil Aisyah sambil menepuk paha Bram.
Bram terperanjat bangun..dan melihat Aisyah sudah berdiri di hadapannya
"Hmmm..eh..kamu sudah bangun Syaah?" tanya Bram sambil mengucek-ucek matanya
"Mas udah ngelakuin apa ke Aisyah semalam?" tanya Aisyah dengan nada yang tinggi diiringi oleh isak tangisnya
Bram yang baru bangun bingung dengan pertanyaan Aisyah
"Hmmm...apaan Syah" tanya Bram sambil menguap
"Mas udah ngelakuin apa sama Aisyah semalam!!.." tanya ulang Aisyah
"Ngelakuin apaan sih?" tanya Bram bingung
"Ituuu!!..kenapa Pasmina Aisyah ada di leher mas.." kata Aisyah sambil menarik paksa Pasmina nya dari leher Bram
"Terus..iniii..kenapa baju mas bisa Aisyah pake?" tanya Aisyah sambil menunjukan kemeja Bram yang dia kenakan
"Ooh..soal itu" jawab Bram acuh
Bram lalu bangun dan menuju ke kamar mandi
"Mas mau kemana?..pertanyaan Aisyah belom mas jawab!!" tanya Aisyah
"Kenciiing...mau ikut?" goda Bram
"MAS BRAAAAAM...Huuuuh!!" kesal Aisyah sambil mengepalkan kedua tangan nya
Bram lalu menutup pintu kamar mandi meninggalkan Aisyah yang kesal di kamar Bram
Sekeluarnya dari kamar mandi..Bram melihat Aisyah masih berdiri mematung menunggu dirinya dengan wajah kesalnya
"Sini Syaah..duduk..mau mas jelasin" kata Bram sambil duduk di sofa
Dengan muka yang kesal..Aisyah mengikuti permintaan Bram untuk duduk di sampingnya
Bram lalu mengeluarkan handphone nya
Lalu dia menunjukan video Aisyah yang mabuk di dalam mobil.
"Kamu tuh semalam mabuk tahu Syaah.." ucap Bram
Aisyah terperanjat kaget begitu melihat video di handphone Bram
Muka Aisyah berubah merah padam menahan malu melihat kelakuan dirinya di dalam video
Bram melihat mata Aisyah berkaca-kaca menahan tangisnya seakan-akan tidak percaya..kalau dirinya yang ada di dalam rekaman video Bram
"Nih..ada lagi..kenapa Pasmina kamu ada di leher mas.."
Kata Bram sambil menunjukan bagian video pas di kamarnya
"Cukuuup masss..cukuup" kata Aisyah yang mulai menangis sambil menutup mukanya
"Soal baju kamu..semalem kamu tuh muntah pas mau mas gotong ke kasur..baju kamu sama baju mas kena muntahan kamu..dari pada kamu masuk angin..jadii..mas gantiin sendiri baju kamu.." kata Bram sambil menyimpan kembali handphone nya
Aisyah yang masih menangis hanya menggeleng-gelengkan kepalanya..seolah-olah tidak percaya apa yang dia perbuat semalam
"Tapi..demi Alloh Syah..mas nggak ngapa-ngapain kamu..mas cuman gantiin baju kamu doang..nggak lebih" kata Bram yang kasihan melihat Aisyah yang masih menangis
Bram lalu memeluk kepala Aisyah dan mencium rambutmya
"Mas minta maaf yaah..seharusnya mas nggak ngajak kamu semalam" kata bram sambil mengelus elus rambut Aisyah dan menciumnya lagi
Aisyah hanya bisa menangis di pelukan Bram
"Aisyah malu masss...malu sama ibu..malu sama bapak.." tangis Aisyah
"Ssh..sshh..udah diam..." kata Bram sambil berusaha menenangkan Aisyah yang menangis di pelukan nya
"Harusnya...hiks..hiks..harusnya Aisyah nggak ngikutin ajakan kak Lidya mas..hiks.." isak Aisyah di dada Bram
"Ssh..sshh...udah diam..jangan nangis lagi..mas nggak akan cerita sama mamah dan papah soal kejadian semalam.."
"Beneran mas?" tanya Aisyah sambil mendongakan kepalanya menatap Bram
"Iyaaa..asalkan kamu diam nggak nangis lagi.." kata Bram sambil mengusap airmata Aisyah yang mengalir di pipinya
Aisyah langsung menghentikan tangisannya
"Senyum dong.." goda Bram
Aisyah pun berusaha tersenyum di sela sela tangis nya
"Naah..kalau gitu kan kamu kelihatan cantik.."
Aisyah pun tersenyum geli atas godaan Bram
"Eh..iya..semalem kan kamu minta cium sama mas..sekarang mas cium yaaak..hmmmmm..." kata Bram sambil memonyongkan bibirnya
"Aaaaaah..." jerit Bram yang pinggangnya terkena cubitan Aisyah
"Jangan di ungkit-ungkit lagi mas!!..." ketus Aisyah
"Iyaaa..iyaaa..sorry..aduuuuh.. kamu tuh kalo nyubit panas banget tau Syaah" kata Bram yang meringis sambil memegangi pinggang nya
__ADS_1
"Biariiiin"