Wanita Pilihan Mama

Wanita Pilihan Mama
86.CEO Baru


__ADS_3

Bram tengah memakai kemeja putih slim fitnya di walk in closet. Dia hari ini rencananya akan di kenalkan sebagai CEO baru di depan para pemegang saham AH Group..Perusahaan kepunyaan pak Agung. Pak Agung sudah merasa kalau Bram sudah layak meneruskan perusahaan yang pak Agung rilis dari nol. Pak Agung tetap menjabat sebagai President Direktur di AH Group sambil mengawasi dan membantu kinerja Bram sebagai CEO baru dan mengawasi beberapa anak perusahaan yang lainnya. Sekiranya nanti Bram sudah mahir dan piawai..barulah pak Agung akan menyerahkan semuanya tongkat estafet kepemimpinan di AH Group ke Bram


"Mass?.."


Bram menoleh ke pintu walk in closet..karena istrinya memanggilnya..tak lama kemudian munculah Aisyah


"Mas sudah rapih?.." tanya Aisyah sambil menghampiri Bram


"Dikit lagi Yaang..tinggal pakai dasi doang.." jawab Bram


Aisyah lalu membuka laci yang menyimpan koleksi dasi dan memilihnya satu yang menurutnya bagus buat Bram


"Sini..Aisyah bantuin mas.."


Aisyah lalu berdiri di depan Bram dan memakaikan dasi untuknya. Bram yang mendongakan wajahnya agar Aisyah mudah memakaikan dasi..tersenyum melihat istrinya yang kosentrasi memakaikan dasi untuknya


"Kenapa sih mas?.." tanya Aisyah yang menyadari kalau Bram memperhatikan dirinya sambil tersenyum


"Istri mas makin cakep ajah.." jawab Bram


"Gomball!.." rajuk Aisyah


"Tapi sayang...masih perawan.." lanjut Bram


Aisyah yang kesal mendelik sambil mencubit pinggang Bram. Bram hanya tertawa terbahak-bahak. Aisyah merapikan kerah baju Bram dan lalu dia memakaikan jas hitam Bram


"Dah..rapi mas.." kata Aisyah sambil merapikan jas Bram dan mengibas-ngibaskan tangannya di jas Bram dan membetulkan saku jas Bram


Bram lalu memeluk pinggang Aisyah


Cup


Bram mengecup bibir Aisyah


"Terima kasih honey.." ucap Bram


"Iya mas.."


"I love you.."


"I love you to.." jawab Aisyah


Aisyah membalas mengecup bibir Bram dan kedua pipinya


"Nanti malam..Aisyah punya kejutan buat mas.." bisik Aisyah di telinga Bram


"Kejutan?..kejutan apa Yaang?.." tanya Bram sambil mengurai pelukannya dan menatap kedua bola mata Aisyah


Aisyah hanya tersemyum simpul


"RA-HA-SI-A.." goda Aisyah


Bram bibirnya mengerucut sebal..karena istrinya bermain rahasia-rahasiaan ke dirinya


Cup


Aisyah mengecup kembali ujung bibir Bram yang mengerucut sempurna


"Jangan ngambek ya mas?..berapa lama sih nunggu sampai nanti malam?"


Berangsur-angsur dari bibir Bram terbit sebuah senyuman


"Sudah mulai nakal yaah?.." kesal Bram sambil menarik ujung hidung Aisyah


"Kita turun yuk mas..mamah sama papah sudah pada nungguin di meja makan.."


Bram lalu menggandeng tangan istrinya untuk turun ke bawah..ke meja makan utama


"Selamat pagi maah?..paaah?.." sapa Aisyah dan Bram berbarengan


"Selamat pagi pengantin baru.." jawab bu Yuli sambil tersenyum


Aisyah menghampiri bu Yuli dan mencium tangan dan pipi bu Yuli

__ADS_1


"Ayo..kita sarapan dulu.." ajak pak Agung


Setelah itu..keduanya duduk di bangku mereka masing-masing dan memulai sarapan pagi mereka


"Bagaimana Bram?..kamu sudah siap?.." tanya pak Agung sambil menyesap kopi hitamnya


"Insya Alloh pah.." jawab Bram sambil tersenyum


"Jangan kecewakan papah kamu lho Bram.." pinta bu Yuli


"Enggak mah..Bram janji akan membuat papah dan mamah bangga sama Bram nanti" jawab Bram


"Setelah acara resepsi kamu dan Aisyah nanti..papah dan mamah punya hadiah buat kalian berdua.." kata pak Agung


"Hadiah apa pah?.." tanya Bram


Pak Agung menoleh ke bu Yuli..bu Yuli mengambil sebuah amplop coklat yang sudah dia persiapkan sebelumnya dan menaruhnya di depan Bram dan Aisyah


"Apa ini mah?.." tanya Aisyah sambil mengambil amplop pemberian bu Yuli


"Tiket honeymoon keliling Eropa selama 2 minggu untuk kalian berdua.." jawab bu Yuli


Bram dan Aisyah saling pandang dan tersenyum sumringah setelah mendengar jawaban bu Yuli. Dengan tidak sabaran Bram menyuruh Aisyah membuka amplop coklat itu


"Terima kasih ya mah.." ucap Aisyah sambil tersenyum haru setelah melihat isi amplop coklat itu


"Iya sayang..sama-sama.." jawab bu Yuli


.


***


.


Mercedez pak Agung berhenti tepat di loby gedung AH Group. Dua orang Security segera membukakan pintu untuk pak Agung dan Bram. Mereka berdua segera melangkahkan kakinya ke dalam loby gedung. Didalam loby sudah berdiri beberapa orang berpenampilan rapi menyambut kedatangan pak Agung dan Bram pagi ini


"Selamat pagi pak Agung..pak Bramantyo.." sapa mereka berbarengan seraya membungkukan badan mereka ke arah pak Agung dan Bram


"Pagi..Bram?..mereka semua adalah jajaran para Direksi disini.." kata pak Agung ke Bram


"Selamat pagi bapak-bapak sekalian..saya Bramantyo..panggil saja Bram.." sapa Bram


Seorang wanita cantik berpenampilan formal menghampiri pak Agung dan Bram


"Selamat pagi pak?..Bram?.." sapa Dini


"Mbak?.." jawab Bram sambil tersenyum


Dini cipika cipiki dengan Bram


"Kamu makin kesini makin ganteng ajah sih Bram?.." goda Dini yang berbisik di telinga Bram


"Kan memang dari dulu kan mbak?.." jawab Bram sambil menaik turunkan sebelah alisnya


"Ck..dari dulu narsis kamu nggak hilang-hilang.." ucap Dini


Setelah itu..Dini mengarahkan pak Agung dan Bram menuju ke sebuah metting room besar yang ada di lantai 1..dimana acara perkenalan Bram diadakan disana. Para tamu undangan berdiri ketika pak Agung dan Bram memasuki ruang metting dan duduk kembali di bangkunya masing-masing setelah melihat pak Agung dan Bram duduk dikursinya. Seorang MC membuka acara pagi itu


"Selamat pagi semua dan selamat datang kepada bapak Agung Handoyo dan bapak Bramantyo Handoyo..kita mengucapkan syukur kehadirat Tuhan YME..karena kita diberikan nikmat sehat untuk datang ke acara pagi hari ini..sebelum memasuki acara utama..kami persilahkan kepada bapak Agung Handoyo selaku President Direktur dari AH Group..untuk memberikan kata sambutannya..waktu dan tempat kami persilahkan.."


Pak Agung berdiri dan melangkahkan kakinya ke arah podium yang diiringi oleh Dini yang berjalan di belakangnya. Dini segera menyiapkan sebuah kertas yang berisikan pidato sambutan pak Agung di podium..setelah itu dia berdiri dengan anggunnya di sebelah podium


"Selamat pagi semuanya.." sapa pak Agung


"Selamat pagi.." jawab para tamu undangan


"Terima kasih saya ucapkan kepada bapak-bapak dan ibu-ibu yang sudah hadir diacara RUPS tahunan AH Group ini.."


Pak Agung mengedarkan pandangannya ke semua tamu undangan yang ada di depannya


"Di acara ini..sebelum kita mendengarkan presentasi laba tahunan kita..perkenankan saya memperkenalkan putra saya sebagai CEO baru di AH Group.."


Para hadirin memberikan tepuk tangan kepada Bram. Bram berdiri dan berjalan menghampiri podium tempat papahnya berdiri

__ADS_1


"Bapak ibu sekalian..ini dia putra saya..yang bernama Bramantyo Handoyo..yang akan menjabat sebagai CEO disini.." kata pak Agung memperkenalkan Bram ke para hadirin


Bram menganggukan kepalanya hormat ke para hadirin. Pak Agung lalu turun dari podium dan Dini mempersilahkan Bram untuk ganti yang berdiri di podium


"Selamat pagi bapak ibu sekalian..perkenalkan saya Bramantyo Handoyo..bapak ibu bisa memanggil saya Bram..saya berterima kasih atas kepercayaan bapak ibu sekalian yang mempercayakan jabatan CEO kepada saya..walau saya anak dari bapak Agung Handoyo..bapak ibu sekalian silahkan menegur saya jikalau saya melakukan kesalahan ke depannya yang bisa mengakibatkan kerugian di AH Group ini.."


Para hadirin memberikan tepuk tangannya


"Saya berjanji akan memberikan sebuah terobosan baru di AH Group dan pastinya memberikan sebuah laba yang akan membuat AH Group kita ini semakin maju dan jaya ke depannya.."


Kembali para hadirin memberikan tepuk tangannya


"Tetapi?..bila saya temukan ada sebuah kecurangan di dalam AH Group yang dilakukan oleh seorang oknum staff disini dan bisa merugikan AH Group..saya tidak segan-segan akan menindak lanjuti temuan yang ada kepihak yang berwajib..walaupun itu sekelas Direksi sekalipun.." ucap Bram tegas sambil mengedarkan pandangannya ke semua tamu undangan


"Cukup sekian kata dari saya..terima kasih.."


Bram memberikan anggukan kepalanya lalu turun dari podium dan berjalan ke kursinya bersama pak Agung. Para hadirin memberikan tepuk tangan setelah Bram selesai memberikan kata sambutannya. Acara dilanjutkan dengan mendengarkan laporan laba tahunan dari tiap-tiap Departement di AH Group. Secara bergantian Kepala Divisi atau Kepala Departement memberikan laporannya kepada para hadirin peserta rapat RUPS. Bram menyimak presentasi sambil membaca laporan yang diberikan oleh Dini sebelumnya


.


***


.


Setelah selesai acara RUPS Tahunan AH Group..para tamu undangan menikmati santap siang yang disiapkan di sebuah ruangan yang mirip seperti ballroom sebuah hotel berbintang. Pak Agung dan Bram tengah menikmati santap siang di meja khusus yang disediakan oleh pihak EO dan ditemani oleh para pemegang saham terbesar AH Group. Acara makan siang Bram dan pak Agung sempat terjeda dengan datangnya beberapa tamu undangan ke mejanya yang memberikan selamat kepada Bram sebagai CEO baru AH Group


Tanpa Bram sadari..para tamu undangan ada yang sengaja menelpon putri mereka untuk segera datang ke Gedung AH Group..tempat acara berlangsung. Para tamu yang mengetahui kalau CEO baru AH Group ternyata masih muda dan anak kandung dari bapak Agung Handoyo..President Direktur AH Group..mencari celah untuk memperkenalkan putri mereka kepada Bram.


Seperti saat ini..Bram tengah beramah tamah seusainya bersantap siang di depan empat pasang orang tua bersama putri mereka masing-masing. Keempat gadis muda dan cantik itu berusaha menarik perhatian Bram dengan berdandan secantik mungkin. Kalau perlu mereka berdandan dengan seksi


"Pak Bram?.." panggil seorang pria paruh baya yang datang bergabung dengan membawa istrinya


"Iya pak?.." jawab Bram


"Kenalkan..saya Idris..Direktur Fajar Utama..ini Istri saya..Desi.." kata pak Idris memperkenalkan dirinya dan istrinya kepada Bram


"Halo bu..salam kenal.."


"Selamat ya pak Bram.." kata bu Desi


"Iya bu..terima kasih.." sahut Bram


"Oh iya pak Bram..kenalkan ini putri saya..Fanya.." kata pak Idris memperkenalkan putrinya yang berdiri di belakang dirinya


Bram menyambut uluran tangan Fanya dan memperkenalkan dirinya


"Saya Fanya pak Bram.."


"Saya Bram.." jawab Bram


"Fanya baru pulang dari London lho pak Bram..dia baru selesai kuliah di sana.." kata bu Desi membanggakan Fanya yang lulusan sebuah Universitas di London


Fanya hanya tersipu malu dan menyelipkan anak rambutnya ke belakang telinganya..menatap malu-malu ke arah Bram. Bram hanya tersenyum mendengar promosi bu Desi untuk putrinya. Keempat gadis cantik yang terlebih dahulu dikenalkan ke Bram oleh orangtuanya masing-masing..segera menghampiri Bram untuk mengakrabkan diri mereka ke Bram. Mereka tidak mau melihat Fanya mulai mendekati Bram yang sudah menjadi incaran mereka sejak tadi


Pak Agung yang melihat Bram yang tengah di kerumuni oleh lima orang gadis cantik..timbul niat isengnya. Dengan diam-diam..pak Agung memfoto Bram dan mengirimnya ke istrinya


"Anakmu langsung jadi primadona mah.."


"Hahahahahaha.."


Kirim pak Agung ke bu Yuli melalui pesan singkatnya


Tluing


"Papaaaaaah!!...awas yaaah!..kalau Bram sampai kecantol sama cewek-cewek itu..mamah nggak rela Bram dikelilingi sama perempuan yang pakai baju kekurangan bahan.."


Pak Agung menahan senyumnya melihat kiriman pesan balasan istrinya


Tluing


"Papah jangan kirim ke nomor teteh.." pesan bu Yuli ke pak Agung


Pak Agung hanya bisa tersenyum geli

__ADS_1


.


.


__ADS_2