
Setelah selesai urusannya dengan Mala..Aisyah mengajak Bram untuk kembali ke Dago
"Dedek mau makan?.." tanya Aisyah pada Bima yang sudah bangun
"Mau teh..McD ya teh?.." jawab Bima
"Jangan McD terus aah..yang lainnya yaah?" usul Aisyah
"Ya udah deh.." jawab Bima
"Mau makan apa Yaang?.." tanya Bram
"Aisyah lagi mau ramen nih mas..ramen mau nggak dek?.." tanya Aisyah ke Bima
Bima yang sedang sibuk bermain dengan tabletnya..hanya menganggukan kepalanya
"Iya mas..ramen ajah.." pinta Aisyah
"Okeee.." jawab Bram
.
***
.
Bram membelokkan mobilnya ke Paris Van Java..karena disana ada sebuah resto yang menjual ramen..mie khas dari negara Jepang. Setelah memarkirkan mobilnya..Bram lalu mengajak Aisyah dan Bima menuju ke resto yang akan mereka datangi
"Teh..ada bubble tea teh.." tunjuk Bima ke sebuah stand penjual bubble tea
"Dedek mau?.." tanya Aisyah
Bima menganggukan kepalanya. Aisyah lalu mengajak Bram untuk membelikan bubble tea untuk Bima. Setelah mendapatkan apa yang Bima mau..mereka melanjutkan niat awal mereka yang mau makan mie ramen. Bram merasakan handphonenya bergetar..dia ambil dan dia melihat Doni menelponnya
"Halo Don?..gua dah di Dago..iya..lu ama anak-anak naik bis Big Bird..gua udah booking semuanya..dua bis..iya..ntar lu atur yaak?..oke Don..thankyou.."
"Siapa mas?.." tanya Aisyah begitu Bram selesai menerima telponnya
"Doni.." jawab Bram
Sesampainya di restoran..mereka mengikuti seorang pelayan restoran ke meja yang masih kosong
"Saya pesan ramen specialnya tiga ya mbak.." pinta Aisyah ke pelayan restoran
"Baik mbak..minumnya?.."
"Teh Maccha hangat dua..yang satu dingin..dedek mau teh dingin kan?.." tanya Aisyah ke Bima
"Iya teh..mau.." jawab Bima
"Itu aja mbak.." kata Aisyah ke pelayan restoran yang tengah mencatat pesanannya
Setelah selesai mencatat pesanan Aisyah..pelayan restoran itu meninggalkan meja Aisyah dan Bram
"Nanti mas tidur di vila?.." tanya Aisyah
"Iya..sama mamah..kalau papah baru nanti sore datang ke vila.." jawab Bram
"Bapak memangnya lagi kemana mas?.."
"Ke Singapura..ada ketemu orang disana.." jawab Bram
Bram melihat handphonenya yang bergetar karena ada notif pesan yang masuk
__ADS_1
"Papah panjang umur nih Yaang..baru juga di omongin..tahu-tahu ngirim WA ke mas.." kata Bram yang memperlihatkan layar handphonenya
Bram lalu membalas pesan yang dikirim pak Agung
"Yaang?.." panggil Bram
Aisyah yang tengah mengelus rambut Bima..menoleh ke Bram
"Apa mas?.." jawab Aisyah
"Papah nyuruh kamu untuk mulai ngurus perusahaan papah yang baru nih..mulai bulan depan.." kata Bram
"Ngurus perusahaan?..perusaha.."
Omongan Aisyah terhenti karena dia mendengar handphonenya berdering
"Bapak mas.." kata Aisyah yang melihat pak Agung menelponnya
"Ya udah..jawab ajah.." usul Bram
"Halo pak?..assallamuallaikum..iya pak..Aisyah di Dago..hu'uh..iya pak..mulainya kapan pak?..bulan depan?..tapi..Aisyah nggak bisa pak..iya pak..Hanscon?..baik pak..Insya Alloh Aisyah bisa pak..iya pak..waallaikumsallam.."
Bram melihat raut muka Aisyah yang bingung
"Kenapa Yaang?.." tanya Bram
"Iya mas..bapak nyuruh Aisyah megang perusahaan bapak yang baru.." jawab Aisyah
"Terus?..kamu kok kayaknya bingung gitu?.." tanya Bram
"Aisyah takut ngecewain bapak mas.." jawab Aisyah denga raut wajahnya yang cemas
"Nggak..mas yakin..kalau kamu nanti pasti bisa jalanin perusahaan punya papah..apa namanya Yaang?.."
"Nama perusahaan papah yang diserahin ke kamu?.."
"Hanscon mas.." jawab Aisyah
Datanglah pelayan restoran ke meja Aisyah dan Bram dengan membawa pesanan mereka
"Silahkan dinikmati mbak..mas.." pinta pelayan itu setelah menyajikan pesanan Bram dan Aisyah di meja
"Iya mbak..terima kasih.." jawab Aisyah
"Dek?..makan mienya dulu nih..baru nanti diterusin lagi main gamenya.." pinta Aisyah ke Bima agar menghentikan permainan gamenya
"Baik teh.." jawab Bima sambil meletakan tabletnya di meja
.
***
.
Sekitar jam 8 malam..Bram sampai di depan rumah pak Mahmud. Bram melihat kesibukan para tetangga yang tengah menyiapkan acara buat akad nikah esok hari
"Mas nggak masuk?.." tanya Aisyah yang melihat Bram yang keluar dari mobilnya
Bram sengaja tidak memasukan mobil Aisyah sampai di depan pekarangan rumah ayahnya
"Nggak Yaang..mas langsung ke vila yaah?..udah malam soalnya.." jawab Bram
"Mas naik apa ke vila?..bawa mobil Aisyah aja nih mas.." usul Aisyah
__ADS_1
"Nggak usah..mas minta jemput Doni ajah.."
"Mas Doni?..memangnya dia sudah disini mas?.."
"Sudah..tadi sebelum Magrib nyampenya..sama Ryan.." jawab Bram yang menyerahkan kunci mobil ke Aisyah
Tak berapa lama kemudian sebuah mobil bergerak pelan menghampiri tempat Aisyah dan Bram berdiri
"Tuh Doni.." kata Bram sambil menunjuk ke arah mobil Doni
"Halo calon nganteeenn..." goda Doni ke Aisyah begitu mobilnya berhenti di depan Aisyah
"Halo mas.." jawab Aisyah sambil melambaikan tangannya
"Daah ya Yaang?..mas balik.."
Bram lalu mencium kening Aisyah dengan lembut..Aisyah pun tersipu malu karena Bram mencium keningnya di depan Doni dan Ryan. Sontak Doni menggoda keduanya dengan siulannya yang nyaring
"Mas iiih..malu kan.." kesal Aisyah sambil mencubit pinggang Bram
"Biarin aja Yaang..anggap aja mereka obat nyamuk.." kilah Bram
Doni dan Ryan saling memandang sambil menghela nafasnya
"Derita jomblo mate!!.." ucap Doni sambil mengadahkan kedua tangannya
"Sudah yaah?..kamu masuk gih.."
"Iya mas.."
"Salam buat tante Rini sama kakek dan nenek ya Yaaang.." pinta Bram
"Iya mas.."
Bram lalu masuk ke dalam mobil Doni..Aisyah melambaikan tangannya dan mobil Doni pun berputar balik ke arah vila. Aisyah lalu memasukan mobilnya ke dalam pekarangan rumah ayahnya
.
"Anak-anak udah pada sampe kan Don?.." tanya Bram pada Doni
"Udah..mereka pada istirahat di vila..tadi gua lihat bokap lu juga udah nyampe Bram.." jawab Doni
"Iya..bokap gua langsung dari Singapura.."
Bram lalu menyalakan rokoknya dan menurunkan jendela mobil Doni. Kening Bram berkerut heran karena mobil yang dibawa Doni melewati vila papahnya
"Kita mau kemana men?.." tanya Bram heran
"Anak-anak udah pada nunggu di Cihampelas.." jawab Ryan
"Ngapain.." tanya Bram lagi
"Bachelor party Braaaam!!...malam ini kita party ngelepas keperjakaan lu.." sahut Ryan sambil tersenyum smirk
"Lu jangan macem-macem yaah?..besok gua mau maried men.." kata Bram
"Tenang aja lu Bram..kita cuma karaokean doang kok..sama nyewa LC lima orang.." ucap Ryan yang berusaha menenangkan Bram
"Terserah..mau ngapain kalian nanti..pokoknya gua nggak ikutan minum.." wanti-wanti Bram sambil membuang puntung rokoknya
"Tenang ajah lu.." bujuk Ryan sambil menepuk pundak Bram
.
__ADS_1
.