
Sore hari dimana Doni asisten Kelvin akan menyerahkan berkas yang di minta bosnya, yaitu data lengkap tentang Nisa.
Tok tok tok
“masuk” sahutan dari dalam Ruangan
Cecklek (suara pintu terbuka)
“gima Don apa kamu sudah menemukan informasinya tentang nona baik hati itu?” tanya Kelvin ketika melihat asistenya memasuki ruangnnya.
“sudah tuan, ini semuanya yang anda minta ada disini” jawab Doni sembari menyerahkan berkas tentang Nisa kepada bosnya.
“kamu bacaain saja” pintah Kelvin
“baik tuan” sahut Doni.
“Nama Arisha Alfatunisa biasa di panggil Nisa, dia adalah anak yatim piatu dan setatus di negara kalau dia masih bersetatus sebagai istri dari pengusaha Niko Pratama tetapi menurut informasi yang saya dapat nona Nisa sudah menggugat cerai suaminya di pegadilan jadi mereka sedang proses bercerai” jelas Doni
“tunggu, siapa tadi kamu bilang suaminya?” tanya Kelvin
“Niko Pratama tuan” jawab Doni
“berarti orang yang tadi meeting dengaan kita itu suaminya Nona baik?” ucap Kelvin
“iya Tuan” sahut Doni dan Kelvin hanya mengagukkan kepalanya.
“lanjut” pintah Kelvin.
“mereka bercerai karena Nona Nisa di anggap mandul oleh ibu mertuanya karena sudah lima tahun menikah belum juga mempunyai anak, tetapi setelah anak buah saya selidiki yang bermasalah itu adalah suaminya, dan Nona Nisa menyembunyikan itu semua dari suami dan juga Ibu Mertuanya kalau suaminya lah yang bermasalah, dan sekitar 6 bulan yang lalu tuan Niko menikah lagi dengan teman kuliahnya yang berprofesi sebagai model, dan sudah 7 bulan terakhir ini Nona Nisa bekerja di restoran sahabatnya menjabat sebagai Chef di restoran yang tadi kita datangi, hanya itu informasi yang saya dapat tuan” jelas Doni
“baik, don tolong kamu suruh anak buah kamu menyelidiki tentang istri kedua tuan Niko dan juga Ibunya tuan Niko, siapa tahu ada tindakan mereka yang bisa membantu proses persidangan cerai nona baik” pintah Kelvin
“Baik tuan” ucap Doni
“Dan satu lagi, untuk setiap harinya kamu pesankan makan siang buat saya harus dari resto tempat nona cantik bekerja, dan setiap ada meeting dengan klien si luar kantor, saya minta meetingnya di adakan di resto itu lagi” pintah Kelvin
“baik tuan, kalau begitu saya permisi dulu tuan” ucap Doni
“hemm” sahut Kelvin.
***
Sedangkan di Pratama Group, Miko setelah mendapat laporan tentang kakaknya akhir akhir ini tidak bisa fokus dalam bekerja, dia pun akhirnya memutuskan untuk menemui kakaknya di ruangannya.
Tok tok tok
“masuk” sahut Niko dar dalam ruangannya.
Ceckleck (pintu terbuka)
Miko pun memasuki ruangan kakaknya dan langsung mendudukan pantanya di kursi tepat di hadapan Niko, di lihatnya benar apa kata asisten kakaknya, kalau kakaknya seperti sedang tidak baik baik saja.
“lo kenapa ka, gua dapat laporan dari Ali dan dengar dari para kariyawan katanya lo akhir akhir ini seperti tidak fokus kerjanya?” tanya Miko mentap wajah sang kakak yang terlihat sangat kusut.
“Nisa Mik, Nisa mengugat cerai gua ke pengadilan” jawab Niko sembari menupangkan kedua tangannya ke kepalanya.
“ko bisa?” tanya Miko, Miko memang tidak tahu apa apa, karena semenjak dari usia kandungan istrinya sudah mulai membesar tidak pernah main lagi ke rumah pratama apalagi sekarang istrinya sudah melahirkan dan mereka baru saja menikmati menjadi orangtua baru, hanya mama Erina yang sering berkunjung ke apartemennya.
Mendengar pertanyaan adikya, Niko pun akhirnya menceritakan awal mula kejadiannya seperti apa, terus menceritakan keadaan rumah bagaimana selama adiknya tidak pernah berkunjung ke rumahnya, dan bercerita tentang kejadian satu minggu yang lalu yang membuat dia marah kepada Nisa dan secara tidak sengaja dirinya mengucapkan kata talak kepada istrinya.
“menurut gua sih ya ka, harusnya lo tuh jangan emosi dulu, lo dengar dulu penjelasa mba Nisa gimana, kalau sudah kaya gini kan ya mau gimana lagi, gua yakin sih mbak Nisa tidak mugkin ngelakuin itu sama mba Misya” ucap Miko semakin membuat Niko semakin merasa bersalah benar kata adiknya kenapa dia tidak berusaha mendengar penjelasa dari istrinya dulu gimana kejadian sebenernya.
“lo sudah bicara berdua sama mba Nisanya?” tanya Miko dan Niko pun menggelengkan kepalanya.
“gua sudah cari dia kemana kemana tetapi tidak ketemu mik, gua gak tahu dia dimana” jawab Niko
“dan gua sebagai seorang suami merasa tak berguna mik, gua baru tahu ketika Nisa pergi bahwa mama sudah satu tahun ini menahan kartu yang gua kasih buat dia, dan maka dari itu Nisa sudah 7 bulan terakhir ini bekerja di restoran sahabatnya tapi gua tidak thau sma sekali Mik” jelas Niko
“ya sudah lah ka, mungkin lo sama mba Nisa jodohnya cukup sampai disini, kalau lo memag benar benar sayang dan cinta sama dia, mendingan lo ikhlas in dan lepasin mba Nisa, gua lihat juga mba Nisa seperti tertekan oleh tekanan mama, maka dari itu aku setelah menikah memilih untuk tinggal di apartemen dari pada tinggal di rumah, gua takut Amel akan tertekan seperti yang di alami mbak Nisa” ucap Miko membuat Niko terdiam.
“maaf sayang, kalau selam kamu menikah sama mas kamu selalu tertekan akan sikap mama kepada kamu” batin Niko sembari menyenderkan badannya di kursi kebesarannya.
“gini saja, selam lo belum kelar gurusin urusan lo sama mbak Nisa, untuk sementara meeting dan yang lainnya mending di gantiin gua dulu” ucap Miko
__ADS_1
“hemm, thanks Mik” sahut Niko
“ya sudah gua pulang dulu, lo jangan pulang malam malam” ucap Miko beranjak dari duduknya dan berjalan menuju pintu untuk keluar dari ruangan Niko.
“hemm” sahut Niko
Semenjak Nisa pergi dari Rumahnya, Niko sering pulang kerja malam, karena apa karena untuk menghindar dari mamanya dia masih belum terima yang masalah tentang mamanya menyita kartu yang ia kasih untuk Nisa selama setahun terkhir ini.
***
Sedangkan Nisa sepulang dari resto dia terus terbayang dengan wajah lelaki berjas yang tadi siang menolong dia ketika akan jatuh di tangga.
Nisa setiap pulang dari resto sekitar pukul jam 9 malam ketika resto sudah akan tutup, dia pulang pergi dari rumah ke resto selalu menggunakan taksi.
Dan disini kesempatan Kelvin, setelah mengetahui apa saja kegiatan yang di lakukan Nisa dari pergi bekerja sampai pulang kerja selalau menggunakan taksi, Kelvin meminta kepada asistenya untuk menyewakan 1 taksi untuk dirinya setiap hari menyamar sebagai driver taksi untuk mengantar jemput Nisa ke Resto selama Nisa belum resmi bercerai dari mantan suaminya, karena dia tidak mau di anggap sebagai pembinor dan yang akan membuat timbul masalah baru untuk Nisa.
“Kenapa aku selalu terbayang bayang wajahnya terus sih, cukup Nisa ngapain kamu mikirin laki laki itu”gumam Nisa ketika sedang menunggu taksi di depan Restoran.
Tidak menunggu lama, ada taksi berhenti di hadapannya padahal Nisa sendiri belum memberhentikan taksi tersebut.
“Taksi nona” tanya driver taksi dengan memakai seragam lengkap dan juga topi di kepalanya.
“Oh iya pak” ucap Nisa, bergegas memasuki taksi yang ada di hadapannya karena takut sampai rumah semakin malam.
“Ke jalan mawar ya pak” ucap Nisa
“Baik nona” sahut driver taksi yang tak lain adalah Kelvin.
Taksi melaju dengan kecepatan sedang, memang jarak antara rumah Nisa ke resto itu lumayan jauh hingga memakan waktu lama untuk sampai rumah Nisa, sampai sampai terkadang Nisa di Mobil sembari melamun.
“Maaf Nona sudah samapai” ucap driver taksi
“Oh iya pak” seketika Nisa tersadat dari lamunannya dan bener kata driver taksinya kalau dia sudah samapi tepat di hadapan rumahnya.
Lalu Nisa melirik ke layar argo di depan, habis berapa ongkosnya dan dia pun langsung membayarnya.
“Nih pak ongkosnya, kembaliannya buat bapak saja” ucap Nisa menyerahkan uang itu ke driver taksi
“Maksih nona”ucap supir taksi.
Tapi Nisa baru sadar kenapa supir taksinya bisa tahu kalau rumah ini adalah rumahannya, padahal tadi dia hanya memberi tahu supirnya hanya nama jalannya saja.
Setelah melihat Nisa memasuki rumahnya Kelvin langsung mengedarai taksinya menuju sang asisten dan juga driver taksi yang asli yang sudah menunggu tidak jauh dari rumah Nisa.
Setelah Kelvin sudah menyerahkan kunci taksinya dan menyerahkan uang yang tadi di beri Nisa kepada drievrnya, lalu Kelvin berjalan menuju mobil miliknya lalu, melajukan mobilnya menuju mansion osmond.
Sesampainya di mansion osmond dia langsung memasuki mansion, dan sudah di sabut langsung oleh sang mommy yang memang sengaja menunggu anaknya pulang.
“Mom, ko belum tidur?” Yanay Kelvin ketika melihat mommynya berjalan ke arahnya.
“Ya mommy nungguin kamu pulang, kenapa makin kesini kamu makain malam pulangnya vin” ucap Mommy safa
“Lagi banyak kerjaan mom di kantor” ucap Kelvin
“Kamu sudah makan?” Tanya Mommy safa
“Sudah mom, mendingan mommy istirahat gih, pasti bentar lagi bayi besar mommy nyariin” ucap Kelvin, belum lama dia bicara seperti itu sang daddy muncul dari arah tangga.
“Anak bandel Mommy sudah pulang mom?” Tanya Daddy Albert Osmond
“Tuh kan baru saja Kelvin bilang, mommy pasti di cariin sama bayi besaranya” sindir Kelvin
“Huss kaya gitu juga daddy kamu boy” ucap Mommy membela suaminya.
“Kamu sibuk apa sih boy di kantor sampai pulang malam terus?” Tanay Deddy albert
“Aku lagi ngerjain proyek baru dad yang kerja sama SJ Group” jelas Kelvin
“Terus kapan kamu ada waktu ketemu sama anak teman mommy sayang?” Tanya Mommy safa
“Mom, ceme on Kelvin bisa cari pasangan sendiri mom, aku gak mau di jodoh jodohin apalagi sama anak teman mommy yang kebanyakan anak manja semua” tolak Kelvin
“Ya sudah buktikan makanya sama mommy, bawa pasangan kamu di hadapan mommy secepetnya” ucap Mommy
__ADS_1
“Iya mom nanti juga kalau waktunya sudah tepat aku bakalan kenalin ke mommy dan daddy, tapi janji ya mommy akan terima apapau keadaan pasangan aku tidak memandang sosial ya atau apapun itu” ucap Kelvin
“Iya yang pasti baik kan?” Tanya mommy
“Ya iya lah mom baik, masa orang jahat aku jadisin buat pasanagn aku” ucap Kelvin
“Ya sudah sana mandi bau keringat” pintah mommy
“Ok mom, Kelvin ke atas dulu ya, cup” ucap Kelvin dan mencium pipi mommynya sebelum naik ke lantai atas.
“Boy di bilang gak boleh cium cium istri daddy” ucap daddy alber melihat putranya mencium pipi istrinya.
“Dasar posesif, itu juga mommy aku dad, sudah mom cepetan tuh kelonin bayi besarnya nanti nagis lagi” sindir Kelvin.
“Dasar anak nakal” sahut Daddy albert
“Uda deh dad, kalian tuh kalau bertemu selalu aja berdebat” omel Mommy safa.
“Kamu sudah selesaikan ngurusin anak nakal itu, dan sekarang tinggal ngurusin aku” ucap daddy alber yang tiba tiba menggendong istrinya ala bridal style.
“Dad, turunin gak, nanti kamu encok lagi pinggangnya” ucap mommy safa ketika di gendong oleh suaminya.
“Kamu ngeremehin daddy, mom, daddy kaya gini juga masih kuat buat kamu mendesah samapi 5 ronde” ucap Daddy Albert, mendengar perkataan suaminya mommy safa menelan ludahnya sendiri.
***
Kesokan Harinya Kelvin selalu berangkat pagi pagi untuk mengantar Nisa pergi bekerja dengan menyamar jadi supir taksi lagi seperti semalam, sampai dia meninggalkan sarapannya, sang mommy tidak curiga akan perubahan jadwal waktu putranya, dikira mommy safa, Kelvin memang sedang ada proyek baru yang sedang di kerjakan.
Siang harinya Nisa sepeti biasa dia akan makan siang bersama Mita di rooftop, dan sesuai permintaan Nisa yang meminta Mita untuk menanyakan siapa selingkuhan suaminya dan meminta fotonya.
“Nih sesuai yang kamu minta” ucap Mita sembari memberikan sebuah map yang berisi informasi tentang data selingkuhannya Bagas suami dari Mita.
“Coba aku cek dulu ya” ucap Nisa
Nisa pun saking penasarannya dia langsung membuka map tersebut di bacanya dengan teliti dan di belakang kertas putih yang berukuran persegi panjang itu ada tersalip sebuah foto.
Nisa samapi kaget sembari menutup mulutnya setelah melihat foto tersebut ternyata sesuai dugaannya bahwa yang jadi selingkuhan suami sehabatnya itu adalah Misya.
“Kenapa Nis?” Tanya Mita yang melihat ekspresi sahabatnya yang terkejut setelah membaca isi map yang dia berikan.
“Thank you Mit, akhirnya aku punya bukti ini” ucap Nisa tiba tiba langsung memeluk sahabatnya
“Bukti apa Nis?” Tanya Mita masih bingung dengan sahabatnya.
“Kamu tahu ternyata dugaan aku kemarin benar bahwa yang jadi slingkuhan suami kamu itu adalah madu aku Mit” jelas Nisa sembari melarai pelukannya.
“Seriusly” ucap Mita
“Iya, dan data yang kamu kasih ke aku ini nanti buat bukti kejahatan dia akan aku kasih ke mas Niko” jelas Nisa
“Tapi buat apa lagi Nis, toh kaku sudah mau cerai dari dia, kenapa masih membutuhkan bukti ini” ucap Mita
“Ya supaya Mas Niko tahu aja kejahatan dan kebusukan istrinya, aku kasihan saja mas Niko terus di bodohin sama wanita ular itu” ucap Nisa.
Sedangkan mama Erina sekarang sedang mengadakan arisan di salah satu rumah temannya, dan kebetulan temannya mama Erina untuk menyiapkan Hidangannya order dari M&B Reston yang tidak lain adalah tempat Nisa bekerja.
Dan di karena kan di reato pelayan sedang pada sibuk dengan terpaksa Nisa yang mengantar cattring yang di pesan oleh teman mama Erina.
“Permisi pak saya dari M&B Resto mau memgantar pesanan atas nama ibu leni” ucap Nisa ke satpam depan rumah.
“Oh ya mba sudah di tunggu sama nyonya tuh dari tadi, masuk saja” ucap Satpam
“Assalamualaikum, permisi ibu saya mau mengantar pesanan atas nama ibu leni” vap Nisa
“Masuk aja masuk, tolong letakan di meja bundar itu, kenapa lama sekali sih mba datangnya kalau memang tidak sanggup buat nampung orderan saya bilang dari awal” omel ibu leni
“Iya maaf bu, restoran lagi rame banget soalnya” jelas Nisa
Mama Erina belum menyadari kalau disitu juga ada Nisa mantan menantunya, mama Erina bisa mengetahui disitu ada Nisa karena salah satu teman mama Erina ada yang kenalan dengan Nisa.
“Wah wah wah, jeng Erina bukannya setahu saya kalau wanita ini itu menantu kamu ya” ucap Salah satu teman mama Erina
“Maaf ya jeng jeng sekalian saya informasikan kalau perempuan ini bukan lah menantu saya lagi karena putra saya sudah menggugat cerai wanita mandul ini” ucap mama Erina bohong, padahal yang menggugat cerai kan Nisa bukan Niko.
__ADS_1
Nisa hanya bisa diam dan menunduk dia tidak mau melawan atau pun membalas ucapan mantan ibu mertuanya, satu di karenakan disitu mereka semua adalah para orang tua, dan satu lagi dia tidak mau memperpanjang masalah, yang penting dia sudah melakukan tugasnya sudah selesai.
“Maaf bu, terimakasih atas pesanan ibu semoga suka dengan makanannya saya permisi” ucap Nisa lalu meninggalkan rumah temannya mama Erina dan melajukan mobilnya kembali ke restoran.