Aku (Bukan) Wanita Mandul

Aku (Bukan) Wanita Mandul
BAB. 43


__ADS_3

Nisa berjalan sembari membawa nampan yang berisi minuman menuju Ruang VIP, ketika memasuki Ruangan VIP Nisa meliahat disana ada orang yang sangat ia kenal, orang yang akhir akhir ini selalu mengganggu pikirannya, orang yang sangat ia rindukan sedang berdua dengan seorang perempuan dengan bepakaian sangat sexy karena perempuan itu mengenakan pakaian yang belahan dadanya sedikit terbuka hingga terlihat buah dadanya dan bawahannya menggunakan rok yang hanya sebatas atas lutut.


Kenapa di ruangan itu mereka hanya berdua, karena Doni sedang menerima telfon di luar sedangkan sekretaris si Klien sedang izin ke toilet, baru satu langkah masuk ke ruangan itu seketika Nisa terdiam melihat Kelvin dan Si Klien tengah berduaan dengan posisi si Klien terjatuh menimpa Kelvin yang tengah duduk di kursi tepat di sampingnya, tapi sebenarnya itu hanya akal akalan si Klien untuk menggoda Kelvin, dan ini lah hal yang tidak suka dari Kelvin kalau meeting bersama Klien perempuan banyak drama menggoda seperti ini.


"Khem khem" Nisa berdeham untuk menetral kan perasaannya, dia tidak tahu kenapa melihat pemandangan di dapannya, kenapa hatinya seperti tercubit.


"Ganggu aja tuh orang, hampir berhasil gua merayu tuan muda osmond" ucap si Klien dalam hati lalu bangun dari badan Kelvin dan kembali duduk ke tempat semula. Sedangkan Kelvin hanya biasa saja dia masih tetap dengan wajah dinginnya padahal sebenarnya jantungnya sudah tidak di kendalikan lagi ketika melihat Nisa masuk.


"Maaf tuan, Nona saya mengganggu, saya hanya ingin mengantarkan pesanan kalian" ucap Nisa langsung melangkah mendekati Kelvin untuk meletakan minumnya dengan pandangan yang tidak luput dari wajah Kelvin.


Nisa merasa ada yang aneh, apa Kelvin marah dengan dirinya karena selama ini sudah mengabaikan pesan dan telfonnya, tapi kenapa Nisa melihat Kelvin beraura wajah dingin dan hanya diam saja seakan akan tak mengenali dirinya, Nisa juga berfikir kalau Kelvin sudah memiliki kekasih ya itu wanita yang kini di hadapannya hingga dia terlihat berubah.


"Sadar Nisa kamu itu siapa dan dia itu siapa, kamu tidak pantas buat dia, apa wanita ini kekasihnya mas Kelvin ya, tadi mereka berdua terlihat mesra sekali, syukur deh kalau mas Kelvin sudah mempunyai wanita yang tepat, tapi kenapa rasanya sesakit ini ya Allah" ucap Nisa dalam hati dia sibuk dengan pikirannya sendiri sembari mentap wajah Kelvin sampai ketika meletakan minum untuk Kelvin tidak sengaja cangkirnya tersenggol pinggir meja hingga minumannya tumpah mengenai celana Kelvin.


"Eh.., maaf tuan maaf saya tidak sengaja" ucap Nisa ketika menumpahkan minumannya dan mengenakan celana Kelvin, dan Kelvin otomatis langsung bersiri ketika celana bagian pahanya tersiram minuman yang di bawa Nisa.


"Mba gimana sih, lain kali kerjanya hati hati dong kalau gak becus kerja gak usah kerja" ucap Si Klien langsung mengambil tissue untuk membersihkan celana Kelvin sedangkan Nisa yang tadinya mau membersihkan celana Kelvin di urungkan niatnya karena sudah melihat wanita di hadapannya sudah terlebih dahulu menghampiri Kelvin. Sedangkan Kelvin dia hanya diam saja, mungkin kalau pelayan lain sudah kena marah oleh Kelvin, tapi ketika melihat wajah Nisa dia merasa tidak tega untuk memarahi Nisa.


"Maaf kan saya tuan, Nona, saya tidak sengaja" ucap Nisa lirih sembari menundukkan kepalanya.

__ADS_1


"Sudah sudah, awas minggir" ucap Kelvin meminta semuanya untuk menyingkir dari hadapannya, lalu dia berjalan keluar dari ruang VIP menuju toilet.


Nisa yang ingin menyampaikan sesuatu kepada Kelvin dia ikut keluar mengikuti kemana Kelvin pergi, dan Kelvin tidak tahu kalau Nisa mengikutinya dan mnuggu di depan toilet sampai Kelvin keluar dari tolilet.


Kelvin Kaget ketika keluar dari toilet ada Nisa, Kelvin berusaha tidak mempedulikan Nisa dan melanjutkan langkahnya menuju ruangn VIP tetapi baru beberapa langkah langkahnya terhenti ketika Nisa memanggilnya.


"Mas Kelvin, tunggu" panggil Nisa ketika melihat Kelvin berjalan melewati dirinya dari arah toilet. Kelvin hanya berhenti tanpa menyapa Nisa, lalau Nisa melihat Kelvin memberhentikah langkahnya di langsung menghampiri Kelvin.


"Mas, bisa kita bicara sebentar akau mau ngomong sesuatu sama mas Kelvin" ucap Nisa menatap wajah Kelvin yang dingin.


"Maaf nona Nisa, saya gak punya waktu karena saya masih ada meeting sekarang" jawab Kelvin dan langsung berjalan meninggalkan Nisa, dan Nisa hanya bisa memandang punggung Kelvin sampai hilang dari penglihatannya.


Nisa berfikir apa dia sudah mulai mencintai Kelvin, kenapa rasanya sesakit ini melihat sikap dingin Kelvin kepadanya, apa memang bener orang tuanya melarang untuk berhububgan dengannya, hingga Kelvin bersikap seperti tadi, mendengar biasanya Kelvin memanggilnya dengan kata sayang kini berubah dengan panggilan ketika mereka baru kenal.


Keluar dari restoran Kelvin langsung meminta untuk pulang ke mansion, karena percuma dia lanjut kerja di kantor kalau pikirannya sedang kacau tidak akan fokus. Sepanjang jalan Kelvin hanya diam di dalam mobil tidak ada obrolan dengan sang asisten. Doni sudah menebak pasti bosnya tadi habis bertemu dengan Nisa, makanya jadi seperti ini di tambah lagi si bosanya kesal karena menghadapai Klien tadi.


Sesampainya di Mansion keluar dari mobil dia langsung memasuki mansion tanpa mengucap salam dan langsung melangkah menuju lantai dua ke kamarnya, Momny safa yang melihat putranya memasuki mansion tanpa menyapa dirinya, mommy safa merasa ada sesuatu yang telah terjadi dengan putranya.


Ketika melihat Doni asisten Kelvin memasuki mansion, Momny safa langsung menghampiri Doni dan menanyakan apa yang sedang terjadi dengan putranya.

__ADS_1


"Don" panggil Mommy safa.


"Eh Nyonya, selamat siang Nyonya" sapa Doni sembari menundukkan badannya.


"Itu Kelvin kenapa ko tumben siang siang sudah pulang apa ada yang ketinggalan?" Tanya Mommy safa


"Tidak Nyonya, si bos memang minta pulang, sepertinya suasana hatinya lagi kacau karena tadi pas meeting si bos bertemu sama nona Nisa di tambah lagi si bos kesal karena Kliennya Perempuan" jawab Doni


Mommy safa hanya mengangguk-anggukan kepalanya, "punya anak baru jatuh cinta begini nih, sekali patah hati ya langsung galau kaya anak gadis" ucap Mommy safa dalam hati sembari tersenyum sendiri melihat kelaukan putranya.


"Maaf Nyonya, ini Handphone si bos ketinggalan, saya mau balik ke kantor dulu" ucap Doni sembari menyerahkan benda pipih milik Kelvin


"Oh iya terimaksih don" ucap Mommy safa


"Sama2 Nyonya, saya permisi dulu" pamit Doni


"Oh ya don, tolong kiriman alamat rumah Nisa ya ke saya ya" pintah Mommy safa


"Baik nyonya" sahut Doni, setelah itu dia langsung meninggalkan kediaman mansion Osmond.

__ADS_1


Rencananya Mommy safa sore nanti akan mendatangi rumah Nisa, sepertinya keduanya sama sama salah paham dan Mommy safa mesti meluruskan dengan cara mencoba berbicara dengan Nisa terlebih dahulu.



__ADS_2