
Acara telah di mulai, dan segala rangkaian susunan acara telah di lewati ada juga sambutan dari Daddy Albert untuk menghormati tamu yang datang malam ini, Daddy Albert menjelaskan jika malam ini akan mengadakan pertunangan putra tunggalnya yang tak lain adalah Kelvin, semua tamu undangan pada penasaran perempuan manakah yang beruntung bisa menjadi menantu dari keluarga Osmond.
Daddy Albert menjelaskan jika calon menantunya adalah anak dari sahabat istrinya yang memang dari anak anak masih kecil istrinya dan calon besannya itu sudah sepakat untuk menjodohkan putra putri mereka, banyak pengusaha yang kecewa jika sekarang Kelvin sudah mempunyai pasangan karena sebelumnya para pengusaha itu akan mencoba menjodohkan Kelvin dengan putri putri mereka agar bisa berbesanan dengan keluarga Pengusaha asal Jerman tersebut.
Setelah sambutan dari Daddy Albert, kini acara inti akan di mulai yaitu bertukar cincin antara Kelvin dan juga Nisa, pembawa acara meminta untuk Kelvin dan juga kedua orang tuanya untuk maju ke depan panggung lalu setelah itu pembawa acara memanggil Nisa hanya dengan menggunakan nama depannya saja dan Kelvin tidak sadar kalau itu nama depan Nisa karena pikiran dia sekarang sedang kacau.
“Kita sambut ini dia calon menantu dari keluarga Osmond, Nona Arisha silahkan memasuki ballroom” ucap pembawa Acara
Pintu ballroom pun terbuka semua para undangan langsung mengalihkan perhatiannya ke arah pintu ballroom karena mereka penasaran secantik apakah calon menantu dari keluarga Osmond tersebut.
Semua menatap Nisa dengan heran kenapa Nisa memakai masker apakah pasangan perempuannya sedang sakit padahal ini sudah tidak ada musim covid. Nisa memang menggunakan masker dan juga kaca mata agar Kelvin tidak mengenali dirinya nanti setelah kejutan ulang tahun selesai baru Nisa akan membuka semua penyamarannya.
Nisa terus berjalan dengan di iringi orang yang memang Mommy safa siapkan utnuk pura pura menjadi orang tua Nisa. Dengan rasa gugup Nisa terus mendekat ke arah Kelvin dan juga kedua orangtuanya. Sesampainya Nisa di depan panggung, Kelvin langsung menatap tajam Nisa dengan aura dinginnya dia perhatikan wanita yang di sampingnya itu dari ujung kepala sampai ujung kaki.
“Kenapa ada wangi parfum Nisa ya, gak mungkin kan Nisa ada disini” batin Kelvin ketika dia mencium wangi parfum yang sama seperti Nisa pakai semabri menengok kanan kiri siapa tahu memang ada Nisa di sekitarnya.
Kelvin sibuk dengan pikirannya sendiri sampai pembawa acara meminta Kelvin memasangkan cincin dijari Nisa pun Kelvin tidak mendengarnya sampai ucapan Mommy safa menyadarkan Kelvin.
“Sayang kamu cari apa?” Tanya Mommy safa ketika melihat Kelvin seperti sedang mencari sesuatu.
“Em.., gak papa mom” jawab Kelvin
“Ya sudah cepetan itu kamu sudah si suruh pasang cincinnya” ucap Mommy safa, lalu Kelvin pun mulai memasangkan cincin di jari Nisa, langsung dapat tepuk tangan dari para tamu begitu pun sebaliknya Nisa memasangkan cincin di jari Kelvin.
Setelah pemasangan cincin telah selesai kini selanjutnya adalah kejutan ulang tahun untuk Kelvin, ketika Pembawa acara meminta Kelvin untuk mengucapkan kata sambutan kepada para tamu, Mommy safa dengan ditemani Daddy Albert turun dari panggung untuk mengambil Birthday Cake yang sudah di siapakan oleh panitia, sedangkan Kelvin dan Nisa masih stay di panggung.
__ADS_1
Ketika Kelvin sudah selesai mengucapkan sepatah kata kepada para tamu undangan tiba tiba terdengar lagu selamat ulang tahun dari jamrud, di lihat Mommy safa dan Daddy Albert datang menghampiri Kelvin dan Nisa sembari Daddy Albert membawa Kue ulang tahun dengan lilin yang sudah menyala.
Semua para tamu ikut bertepuk tangan dan juga ada yang mengikuti lagunya, Kelvin sendiri dia lupa kalau hari ini adalah hari ulang tahunnya sendiri.
“Ayo tiup lilinya boy, Daddy capek nih pegang kue nya” ucap Daddy Albert
“Jangan lupa make a wish dulu sayang” sambung Mommy safa
Kelvin pun mengikuti perintah kedua orang tuanya sebelum meniup lilin dia berdoa dalam hati sembari memejamkan matanya, entah doa apa yang dia panjatkan oleh Kelvin hanya Kelvin yang tahu yang pasti mungkin dia akan berdoa untuk di satukan dengan wanita yang dicintainya yang tak lain adalah Nisa.
Setelah berdoa Kelvin pun langsung meniup lili dan langsung dapat sahutan tepuk tangan dari semua seisi ballroom.
“Selamat ulang tahun ya sayang, semoga panjang umur dan sehat selalu dan selalu di berkahi sama Allah, aminn” ucap Mommy safa sembari memeluk putranya dan tak lupa mommy safa memberi ciuman di pipi Kelvin.
“Happy Birthday Boy, wish you all the best ya” ucap Daddy Albert sembari memeluk kelvin.
“Thank you dad” sahut Kelvin lalu melerai pelukan dari Daddy Albert.
“Nah sekarang mommy dan Daddy punya hadiah ulang tahun buat kamu sayang” ucap Mommy safa.
“Mommy kaya Kelvin anak kecil saja dikasih hadiah segala” sahut Kelvin
“Jangan salah boy, pasti kamu akan berterimakasih sama kita jika sudah tahu hadiahnya apa iya gak mom” sambung Daddy Albert sembari menepuk pundak Kelvin.
“Ok sekarang kita akan menyaksikan kekutan selanjutnya dari Tuan dan Nyonya Osmond” ucap pembawa acara.
__ADS_1
“Ayo sayang tunjukan diri kamu” ucap Mommy safa, Nisa pun langsung mengikuti perintah mommy safa dia memiringkan kepalanya untuk membuka masker dan juga kacamatanya setelah itu Nisa langsung menatap Kelvin dan para tamu undangan.
Kelvin seketika terdiam menatap wanita cantik di hadapannya, bahkan dia berpikir apa karena dia terlalu banyak memikirkan Nisa samapai melihat wanita di hadapannya sekarang menjadi Nisa, sampai beberapa kali dia mengusap-usap matanya tetap saja yang dia lihat wajah Nisa.
“Dad, coba cubit aku” ucap Kelvin membuat Daddy Albert pun langsung mencubit lengan Kelvin.
“Aw, sakit dad” sahut Kelvin sembari mengelus lengan yang di cubit oleh Daddynya.
“Ya kata kamu daddy di suruh cubit gimana sih” ucap Daddy Albert.
“Happy Biryhday mas” ucap Nisa membuat Kelvin langsung memeluknya.
“Ini beneran kamu kan sayang, mas gak mimpi kan” ucap Kelvin yang masih memeluk Nisa.
“Gak mas, ini beneran aku” jawab Nisa membuat Kelvin seketika memejamkan matanya dan tidak terasa sampai dia mengeluarkan air matanya.
Lalu mereka melerai pelukannya dan Kelvin langsung menggenggam kedua tangan Nisa dan menatap wajah cantik Nisa dengan lekat.
“Ya allah mas kamu nangis” ucap Nisa sembari mengelap air mata yang keluar dari sudut mata Kelvin.
“Gimana kejutan mommy sukses kan?” Tanya Mommy safa
“Banget, pokoknya Mommy dan kamu sayang harus jelaskan ke aku nanti” ucap Kelvin menatap wajah Nisa dan Mommy nya secara bergantian.
Kejutan telah usai, kini saat waktunya para tamu menikmati hiburan dan makan makan. Betapa bahagianya Kelvin malam ini ketika dia mengetahui siapa yang menjadi calon istrinnya, sedari tadi dia mengobrol kesana kemari dengan para tamu menggenggam pada tangan Nisa tidak terlepas sedikit pun sampai Nisa ke toilet pun dia mengikutinya dan menunggu di depan toilet wanita, mungkin orang jika melihatnya bilang itu lebay yah tapi menurut Kelvin itu tidak.
__ADS_1