Aku (Bukan) Wanita Mandul

Aku (Bukan) Wanita Mandul
BAB. 26


__ADS_3

Di dalam mobil setelah dia menjawab pertanyaan si ibunya kalau dia hendak menemui kliennya dan tiba tiba di tengah jalan ada 2 preman yang mengejarnya. Setelah bercerita ke ibunya Nisa meminta izin untuk menghubungi untuk memberi tahu orang resto kalau dirinya mengalami kecelakaan kecil dan memberi tahu juga kalau motor yang ia gunakan, ia titipkan ke orang yang tadi membantunya, dan Nisa meminta orang resto untuk memgambil motor yang tadi di naikinya, dan meminta mereka untuk menghubungi Mita juga kalau dirinya tidak bisa menemui kliennya.


“Hallo dengan M&B Resto ada yang bisa saya bantu?” Tanya kasir resto


“Mbak, ini aku Nisa” ucap Nisa


“Oh chef Nisa, iya kenapa chef?” Tanya si kasir


“Mba tolong minta salah satu orang resto untuk mengambil sepeda motor yang tadi saya pake, nanti saya kasih sharelocknya, dan tolong kamu kasih tahu bu Mita kalau saya tidak bisa menemui klien soalnya saya mengalami kecelakaan kecil di jalan tadi” jelas Nisa


“Apa chef, chef kecelakaan, tapi gimana keadaan chef Nisa sekarang?” Tanya si kasir


“Alhamdulillah saya tidak papa mba, ini alhamdulillahnya ada orang baik yang mau mengantar saya ke rumah sakit supaya luka lukanya bisa cepat di obati” ucap Nisa


“Syukur deh kalau chef tidak papa” ucap si kasir


“Ya sudah mba kalau gitu jangan lupa ya pesan saya tadi, nanti saya kasih sharelocknya untuk kalian mengambil motor” pesan Nisa


“Baik chef nanti saya langsung hubungin bu Mita soalnya beliau tidak ada di tempat” ucap si kasir


“Ok, kalau begitu terima kasih ya mbak” ucap Nisa sebelum mengakhiri panggilannya.


“Sama sama chef” sahut si kasir


Panggilan pun berakhir bertepatan mobil mereka memasuki halaman rumah sakit, SJ Hospital Jakarta, sesampainya mobil di Lobby rumah sakit, pak joko langsung memanggil perawat untuk membantu Nisa turun dari mobil dan mendudukannya di kursi roda, lalu kursi roda yang di naiki Nisa di dorong oleh suster berjalan menuju ruang IGD untuk di periksa oleh dokter, dan ternyata si ibu tadi yang menolong Nisa mengikutinya dari belakang dan setelah Nisa memasuki ruang IGD, si ibu menunggu di depan ruang IGD sampai keluarga Nisa ada yang datang.


Di resto setelah mba kasirnya tadi mendapat telfon dari Nisa, dia meminta salah satu teman waiter, pelayan resto laki laki untuk mengambil motor di lokasi yang sudah Nisa beri sharelocknya.


Setelah itu si mbaknya menghubungi bosnya yang tak lain adalah Mita, karena siang ini Mita sedang ada janji dengan suaminya, maka dari itu dia tidak ada di resto, si mbak kasir memberi tahu sesuai pesan yang beri tahu Nisa, kalau Nisa tidak bisa menemui kliennya sekarang karen di tengah jalan Nisa mengalami kecelakaan dan sekarang sedang di bawa ke rumah sakit.


“hallo, bu” ucap mbak kasir


“Iya mbak ada apa, apa ada masalah di resto?” Tanya Mita

__ADS_1


“Tidak bu, resto baik baik saja cuman saya hanya ingin memberi tahu kalau chef Nisa tidak bisa menemui kliennya katany bu” ucap si mbak kasir


“Loh ko begitu, tapi tadi dia ngiyain ko kalau dia akan menemui kliennya, kenapa di batalin mendadak?” Tanya Mita


“Itu bu, tadi chef Nisa memberi tahu kalau dia di tengah jalan mengalami kecelakaan ketika sedang menuju kw rumah klien dan sekarang sedang di bawa ke rumah sakit oleh orang” jelas mbak kasir


“Apa mbak, Nisa kecelakaan?” Tanya Mita memastikan dia salah dengar atau tidak.


“Iya bu” sahut mbak kasir


“Terus sekarang di bawa ke rumah sakit mana?” Tanya Mita


“Oh kalau itu saya yidak tahu bu, soalnya chef Nisa tidak menyebutkan nama rumah sakit nya” jawab Mbak kasir


“Ya sudah mbak, biar nanti saya sendiri yang menghubungi Nisa, dan kalau begitu biar saya yang akan menemui kliennya menggantikan Nisa” ucap Mita


“Baik bu” sahut mbak kasir


“Saya titip reato ya mbak kemungkinan nanti sore saya baru balik ke resto” ucap Mita


Selang bebrapa menit setelah mbak kasir menghubungi bosanya Mita, Kelvin datang dengan asistennya, niatnya ingin makan siang bersama dengan Mita, di malah dapat kabar kalau Nisa habis kecelakaan dan sedang di bawa ke rumah sakit.


“Selamat datang di M&B resto” ucap para waiterss ketika Kelvin dan Doni memasuki restoran.


“Ada yang bisa saya bantu tuan?” Tanya aalah satu waiters


“Mbak Nisanya ada mbak?” Tanya Kelvin, mbak kasir yang berdiri tidak jauh dari Kelvin pun mendengarkan kalau ada orang yang tengah menanyakan tentang Nisa.


“Maaf tuan, tuan mencari chef Nisa?” Tanya mbak kasir, membuat Kelvin menengokan kepalanya ke belakang karena posisi mbak kasirnya sudah di lewati oleh Kelvin.


“Iya mabk”sahut Kelvin


“Mbak Nisa tadi baru ngabarin kalu dirinya mengalami kecelakaan ketika hendak menemui klien resto dan sekarang sedang di bawa ke rumah sakit” jelas mba kasir

__ADS_1


“apa kecelakaan, sekarang di bawa ke rumah sakit mana mba, kalau saya boleh tahu?” tanya Kelvin


“Saya tidak taju tuan, tadi chef Nisa tidak memberi tahu dia di bawa ke rumah sakit mana, sia hanya mengirimkan sharelock kepada saya untuk meminta salah satu orang dari sini di untuk mengambil motor di tempat ke jadian” jelas mbak kasir


“boleh saya lihat sharelocknya mbak?” tanya Kelvin


“oh ya boleh tuan, silahkan” ucap mbak kasir sembari memberikan handphone yang ada sharelock dari Nisa, lalu Kelvin menerima handphone itu dan ia tunjukan kepada asistennya.


“Nih don kamu lihat sharelocknya di mana, pasti Nisa di bawa ke rumah sakit yang dekat dengan tempat kejadian” pintah Kelvin


Lalu Doni mengikuti perintah bosnya, ia tekan tanda sharelock di dalam handphone tersebut dan Doni pun lnagsung mengetahui dimana tempat kejadiannya.


“gimana Don sudah ketemu?” tanya Kelvin


“sudah tuan, rumah sakit terdekat dengan lokasi kejadian yaitu SJ Hospital bos” jawabDoni sang asisten


“baik kalau begitu kita kesana sekarang” ucap Kelvin langsung bergegas kelur dari resto meninggalkan asistennya.


“bos tunggu, maaf dan terima kasih mbak” ucap Doni sebelum mengejar bosny dengan memberi kan handphone nya kembali kepada mbak kasir.


“sama sam tuan” sahut mbak kasir, lalu Doni bergegas keluar dari resto da mengikuti bosnya menuju mobil, lalu mereka mengendarai mobilnya menuju SJ Hospital jakarta.


Sedangkan Nisa di rumah skt setelah di periksa oleh dokter, dan dokter sudah selesai mengobati luka Nisa tetapi dokter meminta untuk Nisa menunggu untuk pemeriksaan selanjutnya yaitu rontgen di pergelangan kakinya yang tadi tertiban motor, setelah menjelaskan seperti itu kepada Nisa lalu dokter keluar dari ruang IGD dan langsung di sambut pertanyaan oleh ibu tadi yang menolong Nisa.


“dok gimana kabar mbaknya tadi di dalam?” tanya ibunya


“oh luka di kening tidak begitu parah hanya setelah ini mau ada pemeriksaan lanjut yaitu akan rontgen takutnya ada patah tulang di bagian pergelangan kakunya soalnya kata pasien ketika di gerakan seperti kaku dan juga sakit” jelas dokter.


“apa boleh saya melihat pasiennya dok?” tanya si ibunya


“iya silakan, boleh ko, kalau begitu saya permisi dulu ya bu” pamit dokter


“baik dok” sahut si ibunya.

__ADS_1


“lalu si ibunya memasuki ruang IGD dan berjalan menuju tempat Nisa istirahat, Nisa kaget di kira dia ibunya sudah pergi dan ternyata si ibunya masih menunggu dirinya sampai sekarang.


__ADS_2