Aku (Bukan) Wanita Mandul

Aku (Bukan) Wanita Mandul
BAB. 59


__ADS_3

Nisa terus menceritakan apa yang Mommy ceritakan dirinya, cerita yang Kelvin selama 3 hari gsk pulsng terbysta tidur fi kantor, terus cerita juga yang apartement akan di jual, sampai Kelvin malu di depan, "kenapa Mommy pake cerita segala sih sama Nisa" gumam Kelvin bikin malu saja.


“Terus yang kamu bilang, kamu pergi bersama keluarga calon suami kamu itu bohong, hanya alasan saja berarti?” Tanya Kelvin


“Gak bohong ko, orang aku perginya sama Mommy, Mommy siapanya kamu coba?” Tanya balik Nisa


“Mommy aku” jawab Kelvin


“Ya terus kamu siapanya aku?” Tanya Nisa lagi.


“Calon suami kamu” jawab Kelvin


“Ya berari aku gak bohong dong, benar yang aku bilang kalau aku pergi sama keluarga calon suami aku, mommy kan keluarga kamu” jelas Nisa membuat Kelvin menghela nafasnya, benar juga ya apa yang dikatakan sama Nisa batin Kelvin.


“Ini gua yang bodoh, apa memang Nisa sama Mommy yang terlalu pintar ngerjain gua sih” ucap Kelvin dalam hati


“Dan satu lagi, mas pasti gak tahu ya” ucap Nisa, membuat Kelvin semakin penasaran, apalagi yang di buat oleh Mommy dan calon istrinya itu, “pas mas ke singapore yang menwmani aku di rumah sakit itu bukan perawat tapi...” ucapan Nisa terhenti membuat Kelvin menjadi semakin penasaran.


“Siapa, mantan kamu itu ya” sambung Kelvin asal tebak.


“Mantan mantan, memangnya kamu mau sampai aku ditamani oleh mantan?” Tanya Nisa dan langsung dapat gelengan kepala dari Kelvin,”Orang aku di temani oleh Mommy sama Daddy di rumah sakit” jelas Nisa


“Pantesan Daddy minta aku suruh cepat pergi ke singapore pake ngancam ngancam segala lagi, pasti semuanya permintaan istrinya tuh” ucap Kelvin langsung dapat pukulan di lengannya dari Nisa.


“Kalau ngong itu loh, gak boleh begitu istrinya daddy juga Mommy kamu mas” sahut Nisa


“Iya iya maaf sayang” ucap Kelvin lirih menatap wajah cantik calon istrinya,” kamu kedinginan ya?” Tanya Kelvin ketika melihat Nisa menyilangkan tangannya di dada dengan mengosok gosokan tangannya ke lengannya.


“Gak papa ko mas” jawab Nisa, tanpa mempedulikan jawaban Nisa, Kelvin langsung melepas jasnya dan memakaikannya kepada Nisa, “mas Nanti kamu kedinginan cuman pakai kemeja begitu” ucap Nisa ketika di pakaikan jas oleh Kelvin.


“Gak papa sayang mas kuat ko, ya g penting kamu tidak kedinginan” ucap Kelvin sembari menggosok gosok kan tangannya untuk menghangatkan tangan Nisa.

__ADS_1


“Kita masuk saja yuk, nanti kamu masuk angin, ini tangannya sudah dingin banget begini” ucap Kelvin dia langsung berdiri lalu mengulurkan tangannya dan langsung di sambut oleh Nisa, mereka pun berjalan memasuki gedung hotel kembali, ketika mereka melangkah ingin membuka pintu Nisa melihat ada sebuah topi yang terjatuh di lantai.


“Mas ko ada topi disini, memangnya dari tadi ada orang selain kita ya?” Ucap Nisa ketika melihat sebuah topi di hadapannya.


“Oh ini topi milik para pekerja kali yank, mungkin tadi mereka kesini tetapi karena melihat ada kita disini merek tidak jadi, sudah yuk biarin saja nanti juga di ambil sama mereka” ucap Kelvin langsung menggandeng Nisa untuk masuk ke dalam gedung hotel. Ketika Nisa di gandeng Kelvin memasuki gedung hotel dia terus menengok ke belakang dan memperhatikan topi yang masih tergeletak di lantai dia merasakan ada sesuatu yang aneh dengan topi itu.


Sedangkan di dalam ballroom Mita meminta ke Bagas suaminya untuk pulang sekarang karena takut Tasya nanti rewel jika di tinggal terlalu lama.


“Mas, kita pulang sekarang saja yuk, aku takut Tasya rewel terus Amel pasti kerepotan” ucap Mita kepada suaminya.


“ya sudah yuk, kita pamit ke Nisa dan calon suaminya dulu” ajak Bagas.


Mita dan Bagaspun berjalan menelusuri seiisi ballroom tapi tidak menemukan keberadaan Nisa dan juga Kelvin, akhirnya mereka langsung mendekati Mommy safa, dan juga Daddy Albert untuk berpamitan sekaligus menanyakan keberadaan Nisa dan juga Kelvin.


“Tante, aku pamit pulang dulu ya” pamit Mita


“Oh iya nak, kamu sahabatnya Nisa kan, ya kalau gak salah yang punya Resto tempat Nisa bekerja bukan?” Tanya Mommy safa memastikan benar tidak orangnya.


“Sama sama nak, orang makanan resto kamu juga enak enak ko” ucap mommy safa


“Iya lah tan, kan chefnya siapa dulu” Mita membanggakan sahabatnya, memang Nisa itu dari jamannya sekolah dulu sudah jago memasak dan mungkin memasak itu adalah salah satu hobi untuk Nisa karena dari SMP sia sudah dibiaskan ikut memasak bersama mama Risa.


“Menantu tante dong” sahut Mommy safa dengan sangat bangga.


“Nisa dan tuan Kelvin kemana ya tan, dari tadi aku cari gak ketemu aku ingin pamit pulang sama dia” ucap Mita


“Gak tahu tante, pasti di bawa kabur sama Kelvin” ucap Mommy safa


“Ya sudah gak papa tan, nanti sampaikan saja kalau aku pamit pulang dulu soalnya takutnya anak aku rewel kalau di tinggal terlalu lama” pamit Mita


“Oh ya sudah nanti tante sampaikan ke Nisa, terimakasih ya sudah hadir” ucap Mommy safa denagn nersalaman fan cipa cipiki.

__ADS_1


“Sama sama tante” sahut Mita, lalu di sambung dengan Bagas bergantian pamit kepada tuan dan Nyonya Osmond. Setelah berpamitan Mita sama juga Bagas langsung pergi meninggalkan ballroom hotel dan langsung bergegas untuk pulang, tapi sebelum ke rumah dia akan menjemput Tasya terlebih dahulu di rumah Niko.


Tidak lama Mita dan juga Bagas pamit pulang, kini giliran Niko juga pamit pulang kepada taun rumah yang punya acara, ketika sudah pamit Niko langsung meninggalkan hotel dan berjalan menuju mobilnya, ketika dia hendak keluar dari parkiran tiba tiba handphone nya berdering karena dia sedang dalam keadaan menyetir dia langsung mengangkat sambungan telefon tersebut tanpa melihat siapa yang menghubunginya.


“Hallo” sahut Niko


“Hallo, benar ini dengan Tuan Niko selaku wali dan juga suami dari noynya Misaya?”


“Iya, maaf ini dari mana ya?” Tanya Niko


“Kami dari SJ Hospital Jakarta mau menginformasikan jika istri tuan sudah siuman tetapi dia telah kabur dari Rumah sakit pak sudah dua hari ini”


Mendengar ucapan dari sambungan telfonnya yang memberi tahu kalau Misya kabur Niko langsung memberhentikan mobilnya secara tiba tiba, “apa, istri saya sudah siuman dan datinkemarin kabur dari rumah sakit?” Tanya Niko memastikan yang dia dengar tidak salah.


“Iya tuan, di lihat dari cctv sepertinya istri anda kabur dari rumah sakit sekitar dua hari yang lalu, kita sudah menghubungi tuan tetapi selama dua hari ini tuan susah di hubungi”


“Ya sudah mbak, setelah ini saya akan ke rumah sakit sekarang untuk mendengar kronologinya seperti apa” ucap Niko, setelah itu dia langsung mematikan sambungan telfonnya dan langsung menghubungi Bagas untuk menemani dia ke rumah sakit.


***


Acara telah usai, Mommy safa dan Daddy Albert memutuskan untuk menginap di hotel, mereka kan menempati kamar yang khusus biasa mereka tempati jika menginap, dimana letak kamarnya satu lantai dengan kamar yang di biasa di tempati Kelvin dan kamar yang akan di tempati Nisa sekarang.


Ketika Kelvin mengantar Nisa ke kamarnya dan hendak ikut masuk ke kamar yang di tempat Nisa, tiba tiba telinga Kelvin ada yang menarik dari belakang.


“Dasar anak nakal, kamu bawa kemana putri mommy” ucap Mommy safa sembari menarik telinga Kelvin.


“Aw aw aw..., Mom sakit ini telinga aku” ucap Kelvin ketika melihat siapa yang menarik telinganya.


Ketika Kelvin baru sampai di lantai yang sama dengan Nisa, selang berapa menit Mommy safa dan juga Daddy Albert baru keluar dari lift, mereka melihat Nisa dan juga Kelvin sedang berjalan dengan bergandengan tangan menuju kamar yang akan di tempati oleh Nisa.


“Aku gak bawa kemana mana ko, iya gak sayang, kita hanya ke rooftop mom” jawab Kelvin semabri mengusap telinganya yang memerah akibat tarik oleh mommy safa.

__ADS_1


“kalian berdua ikut kita ke kamar, sekarang juga” ucap Daddy Albert dengan wajah dinginnya. Melihat wajah dingin sang Daddy Nisa dan Kelvin pun langsung menurut mengikuti langkah mommy safa dan Daddy Albert ke kamaranya.


__ADS_2